Cuplikan Cerita Lucu

Posted: 24 Maret 2010 in Kutipan
Tag:, , , , , , , , ,

Bertengkar Yok!
Di sebuah kota tinggallah dua orang bijak yang sudah hidup bersama selama 30 tahun. Selama itu mereka belum pernah sekalipun bertengkar. Suatu hari seorang dari mereka berkata, ”Tidakkah kau berpikir bahwa inilah saatnya kita bertengkar, paling tidak sekali saja? Bosan juga rukun terus ”
Kawannya menyahut, ”Bagus kalau begitu! Mari kita mulai bertengkar. Apa yang harus kita pertengkarkan?” Orang bijak pertama menjawab, ”Bagaimana kalau sepotong roti ini?”
”Baiklah, marilah kita bertengkar karena roti ini. Tapi, bagaimana kita melakukannya?” tanya orang bijak kedua. Orang bijak pertama lalu berkata dengan nada keras, ”Roti ini punyaku. Ini milikku semua, kamu tidak boleh ambil!” Orang bijak kedua menjawab dengan lembut, ”Kamu menginginkan roti itu semua? kalau begitu, ambil saja semua.”
Kira-kira jadi berantem gak ya? he…he..he…
(Cerita ini saya dapat dari peserta training for trainer (TFT angkatan 2) di Bogor, namanya mas Wahyu, terima kasih semoga bermanfaat. Salam SuksesMulia)

Bertengkar Yok!

Di sebuah kota tinggallah dua orang bijak yang sudah hidup bersama selama 30 tahun. Selama itu mereka belum pernah sekalipun bertengkar. Suatu hari seorang dari mereka berkata, ”Tidakkah kau berpikir bahwa inilah saatnya kita bertengkar, paling tidak sekali saja? Bosan juga rukun terus ”

Kawannya menyahut, ”Bagus kalau begitu! Mari kita mulai bertengkar. Apa yang harus kita pertengkarkan?” Orang bijak pertama menjawab, ”Bagaimana kalau sepotong roti ini?”

”Baiklah, marilah kita bertengkar karena roti ini. Tapi, bagaimana kita melakukannya?” tanya orang bijak kedua. Orang bijak pertama lalu berkata dengan nada keras, ”Roti ini punyaku. Ini milikku semua, kamu tidak boleh ambil!” Orang bijak kedua menjawab dengan lembut, ”Kamu menginginkan roti itu semua? kalau begitu, ambil saja semua.”

Kira-kira jadi berantem gak ya? he…he..he…

(Cerita ini saya dapat dari peserta training for trainer (TFT angkatan 2) di Bogor, namanya mas Wahyu, terima kasih semoga bermanfaat. Salam SuksesMulia)

Pilih Cao Cao atau Zhou Yu?

Dalam film Red Cliff, dikisahkan pasukan Cao Cao sedang mengepung pasukan Zhou Yu di sebuah teluk dengan tebing di sekitarnya yang berwarna merah. Pada saat keduanya mempersiapkan diri untuk berperang, ternyata pasukan Cao Cao terkena wabah.

Para Jenderal Zhou Yu menyarankan agar Zhou Yu melakukan serangan terlebih dahulu. Namun Zhou Yu menolak dengan alasan kemanusiaan.  Sebaliknya, Cao Cao justeru mengirimkan mayat pasukannya yang terkena wabah penyakit itu dengan rakit ke ke markas Zhou Yu dengan maksud agar penyakit itu menulari pasukan Zhou Yu.

Nah, menurut Anda siapa yang benar? Apa alasannya? Hayo, jawaban yang cerdas dapat CD Audio “Pit Stop Kehidupan” buah karya saya.

Salam SuksesMulia, Jamil Azzaini (JA)

Play Boy Bernyanyi

Seorang Play Boy ingin cepat terkenal seperti mbak Surip. Maka ia kemudian menciptakan lagu yang dipersembahkan untuk istrinya. Berbunga-bungalah perasaan sang istri mengetahui bahwa suaminya menciptakan lagu spesial untuk dirinya. Dengan setia sang istri menunggu suaminya menyelesaikan syairnya. Setelah 7 hari 7 malam tuntaslah syair lagu yang ditulis oleh Play Boy tersebut.

Sebelum berangkat ke studio untuk rekaman ia ingin sang isteri mendengarkan syair lagunya terlebih dahulu. Dengan perasaan penuh cinta sang istri mendengarkan nyanyian sang suami. “satu-satu aku cinta kamu, dua-dua aku rindu kamu, tiga-tiga aku hanya milikmu. satu-dua-tiga bohong semuanya”

(Maaf kalau ada yang tersinggung, sekedar mengurangi kepenatan, lagu ini terilhami dari seseorang di facebook yang saya sudah lupa namanya, salam SuksesMulia)

Michael Jackson Didoakan?

Pagi ini, Jumat 17 Juli 2009, saya dan anak saya Hana (kelas 4 SD) dan Izul (kelas 1 SD) sholat Subuh berjamaah di Masjid. Imam sholat yang biasanya memimpin sholat tidak hadir sehingga diganti dengan imam yang lain. Sholah Subuh di masjid kami lebih sering tidak memakai doa qunut.

Nah kebetulan imam subuh pagi ini memakai doa qunut. Setelah sholat subuh usai, Hana berlari ke saya. “Pak koq rakaat kedua tadi berdoa, siapa yang didoakan? tanya Hana. Saya jawab itu “doa qunut nak.”  Hana segera bertanya lagi, “doa qunut itu mendoakan siapa? belum sempat saya menjawab, Hana yang lugu sudah berkata “mendoakan Michael Jackson ya pak” Saya terkekeh…saya peluk dia…saya cium dia….Hana anakku memang lucu.

Inspirator Belajar Bahasa Inggris

Ada seorang Inspirator bernama Marijan. Inspirator muda ini sedang naik daun sehingga sering mendapat undangan dari perusahaan besar.  Bahkan akhir-akhir ini, dia sudah mulai merambah negara tetangga Malaysia dan Brunai Darusalam.  Karena kemampuan trainingnya meningkat maka mas Marijan ini akhirnya mendapat undangan ke Amerika Serikat.

Karena merasa kemampuan bahasa Inggrisnya terbatas maka dia kemudian berkonsultasi ke sahabatnya yang bernama Pinot. “Mas Pinot, aku dapat undangan memberikan training di negeri Paman Sam 4 bulan lagi, saya ambil nggak ya?” tanya mas Marijan. “Kesempatan jarang datang dua kali lho mas,” jawab mas Pinot ini. “Terus bagaimana dong, bahasa Inggris saya khan belum lancar.” sergah mas Marijan.

Mas Pinot diam sejenak kemudian mengatakan, “kalau bahasa Inggrismu ingin lancar mulai hari ini kamu harus makan keju, saya yakin selama 3 bulan kamu akan lancar berbahasa Inggris.” Dengan penuh semangat mas Marijan bertanya, “benar mas hanya dengan makan keju selama tiga bulan bahasa Inggris saya lancar?” Tanpa ragu mas Pinot menjawab, “Dijamin mas. Syaratnya hanya satu, kamu makan kejunya harus di London, Manchester, atau di Liverpool. ”

Trainer Bertarif 2 M

“Wuih…hebat amat tuch orang” begitu komentar saya ketika mendengar tarifnya mas Izul (Zulfikar). Dia seorang trainer.  Saya yakin sebagian besar Anda belum mengenal dia. Saya merasa lebih terkenal dibandingkan dia. Setidaknya saya sudah sering muncul di televisi, radio, dan media massa. Bahkan koran Kompas, koran Tempo, Koran Jawa Pos, Majalah Intisari, dan Majalah Gatra juga pernah memuat saya.

Tapi urusan tarif, teman saya ini jauh lebih mahal dibandingkan saya. Tidak tanggung-tanggung tarifnya 2 M untuk satu hari training. Jangankan dibandingkan saya, Hermawan Kertajaya, Antony Robin, dan Steven Coveypun kalah sama mas Izul ini.  Pasti mas Izul ini hidupnya bahagia. Dikaruniai banyak kelebihan, keberlimpahan dan bertabur kekayaan.

Coba Anda bayangkan, apabila dalam satu bulan dia memberikan training 5 hari saja. Anda tinggal kalikan 2 M dengan 5. Pastilah mas Izul ini, hidupnya lebih bahagia, kaya, dan mulia dibandingkan kita.  Walaupun kalau Anda cari daftar nama milyarder di Indonesia namanya tidak akan muncul karena bayaran 2 M itu bukan dalam bentuk rupiah tapi dalam bentuk ucapan “Makasih Mas” (2 M).

Ibu “Ngiler”

Istri pak Raharja terkenal orang yang sangat iri,  namanya ibu Srei.  Setiap tetangganya membeli sesuatu pasti dia minta dibelikan hal yang sama.  Orang-orang di komplek menjulukinya Ibu “Ngiler”. Sebab setiap orang punya sesuatu, dia “ngiler” ingin punya dan berbagai upaya dilakukan untuk  mewujudkannya.

Ketenaran Ibu “Ngiler” ini terdengar salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia.  Maka diutuslah tim untuk mewancarai ibu “Ngiler” ini.  Ketika tahu bahwa dia ingin diwawancarai televisi, berdandanlah dia dengan busana terbaiknya.  Wawancarapun dimulai, Ibu “Ngiler” mampu menjawab semua pertanyaan dengan sangat baik.

Sampailah pada penghujung wawancara, sang reporter dengan agak sungkan bertanya, “maaf ibu, kenapa Anda selalu “ngiler” bila melihat tetangga membeli sesuatu?” Dengan sedikit terkejut Ibu “Ngiler” menjawab, “saya tidak ngiler lihat orang punya rumah mewah, saya gak ngiler lihat orang punya mobil mewah, saya gak ngiler lihat orang depositonya milyaran rupiah, saya hanya ngiler kalau tidurnya miring.” Sang reporterpun tersenyum seperti Anda.

Catatan : ngiler adalah keluarnya cairan dari mulut dengan tidak sengaja ketika Anda sedang tidur, terutama tidur miring

Menampar Speilberg

Suatu malam di Amerika, seorang pria China masuk ke sebuah bar dan melihat sutradara kondang Steven Spielberg.  Dengan hati gembira, dia bergegas menghampiri menghampiri untuk minta tanda tangan.

Sayang, bukan tanda tangan yang didapat, Speilberg malah menamparnya dan berkata, “kalian orang Chinese, mengebom Pearl Harbour, enyah dari sini.” Spontan pria itu menjawab, “Bukan Chinese yang mengebom Pearl Harbour, tapi Japanese”.

“Chinese, Japanese, Taiwanese, kalian sama saja” ujar Speilberg.  Merasa dongkol atas perlakuan tadi, dia balas menampar Speilberg dan berseru, “Kamu yang menenggelamkan Titanic, kakek moyang saya ada di kapal itu!”

Terkejut, speilberg menjawab, “Iceberg (gunung es) yang menenggelamkan kapal itu, bukan saya!” Pria China itu lalu berkata dengan kalem, “Iceberg, Speilberg, Carlsberg, kalian semua sama saja…”

(Humor ini memenangkan award sebagai “the best joke” dalam sebuah kompetisi di Inggris)

Nakhoda & Pelaut Terbaik

Pada suatu malam yang berkabut tebal di Selat Sunda, seorang nakhoda kapal terbaik Indonesia melihat sesuatu yang mirip dengan lampu sebuah kapal lain yang menuju ke arah kapalnya.  Sang nakhoda memerintahkan anak buahnya menghubungi kapal itu dengan memberikan sinyal berupa cahaya: “Ubahlah haluanmu sepuluh derajat ke selatan.”

Jawabannya: “Ubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan.”

Lalu, sang nagkhoda yang cerdas itu menjawab: “Aku nakhoda terbaik di sini, jadi kamulah yang harus mengubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan>”

Jawabannya: “Aku juga pelaut kelas satu di negeri ini – ubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan.”

Jawaban itu benar-benar membuat sang nakhoda terbaik itu murka, sehingga dia membalas sinyal itu kembali: “Aku kapal perang – ubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan.”

Jawabannya: “Dan aku mercu suar.  Ubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan segera!”

(Terinspirasi dari Dan Bell, Reader’s Digest edisi Desember 1983, Semoga bermanfaat.  Salam SuksesMulia, Jamil Azzaini)

Pelajaran Berharga: Jangan pernah meminta orang lain berubah agar tujuan Anda tercapai.  Andalah yang harus berubah terlebih dahulu karena itu justeru lebih mudah Anda mencapai tujuan Anda)

Kenapa Kambing Bau?

Sabtu-Ahad kemaren saya diundang untuk memberikan materi pencerahan di acara Silaturahmi keluarga besar PT Holcim Indonesia Tbk di Cilacap.  Merasa sering meninggalkan anak-istri maka istri dan kedua anak saya yang paling kecil saya bawa serta.  Namanya Hana (8) dan Izul (5).  Selain istri dan dua anak say, saya juga didampingi tiga orang tim pendukung, Dayat, Rudi dan Edi.

Untuk menghidupkan suasana dalam perjalanan kami main tebak-tebakkan. Tebakan yang tak akan terlupakan ketika istri saya bertanya “mengapa kambing bau?” semua orang berlomba menjawab dan tidak ada yang benar. Setelah kami semua menyerah, maka dijawab oleh istri saya “sebab kambing keteknya ada empat, kita yang dua saja bau apalagi yang empat”.  He…he…he…makanya pakai Rexona…

Ryan Bertaubat?

Ryan dikenal sebagai pembunuh berdarah dingin.  Namun berkat didikan di Lembaga Pemasyarakatan Nusa Kambangan secara intensif, Ryan kini telah bertaubat.  Dalam kehidupan rumah tanggapun ia ingin menjalaninya dengan normal.  Akhirnya, Ryanpun menikah.

Tapi ternyata, untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis bukanlah pekerjaan mudah. Tiga kali menikah, semua istrinya meninggal dengan mengenaskan.  Karena stress, Ryan datang ke psikolog yang memiliki reputasi hebat, Tika Budiman. “Ibu mengapa rumah tangga saya kacau begini?. Tiga kali menikah istrinya saya semuanya meninggal” keluh Ryan.

“Istri pertama kamu meninggal karena apa?” selidik psikolog.  Ryan segera menjawab, “dia meninggal karena makan jamur beracun. “Terus istri kedua meninggal karena apa?” tanya psikolog lagi. Dengan tangkas Ryan kembali menjawab, “dia meninggal karena makan jamur beracun juga”

“Jadi keduanya meninggal karena makan jamur beracun?  Lantas, istri kamu ketiga meninggal karena apa?” tanya psikolog sambil merinding.  Sambil tertunduk sedih Ryanpun menjawab, “istri saya yang ketiga meninggal karena dia menolak perintah saya untuk makan jamur beracun”

Tidak Ada Lowongan

Seseorang mendatangi kantor Pak Urip Karwo yang berbisnis berlian dengan merek Artalyta. Tamu yang bernama Rio itu diterima bagian SDM, Bapak Nursalim. “Pak saya mau melamar kerja di sini” ucap Rio. “Mau melamar di bagian apa” tanya pak Nursalim. “Saya ingin bekerja di bagian personalia” mohon Rio. Seketika pak Nursalim menjawab “wah kalau bagian itu sudah terisi penuh”.

“Kalau begitu saya melamar di bagian marketing saja” pinta Rio. “Bagian itupun sudah lengkap orangnya,” jawab pak Nursalim. “Bagaimana kalau bagian keuangan? tawar Rio.  Pak Nursalim menggeleng.  “Saya juga pernah jadi sekretaris pak, apa bisa saya jadi sekretaris di sini? pinta Rio. Dengan agak jengkel pak Nursalimpun menggelengkan kepala lagi.

“Kalau begitu yang kosong bagian apa pak? saya bersedia mengisinya dan bekerja apapun” suara memohon Rio kembali terucap.  Dengan nada agak tinggi karena kesal segera pak Nursalim menjawab, “sejujurnya semua posisi di kantor kami sudah terisi, jadi kami tidak menerima karyawan baru, silahkan Anda cari di tempat lain”

Dengan agak malu, Rio mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya sambil mengatakan “kalau begitu bapak perlu memasang papan bertuliskan ini : “Tidak Ada Lowongan” agar tidak merepotkan dan membuang waktu bapak. Harganya cuma Rp 250 000,00. Bapak mau beli berapa?”

“Dasar Salesman” gerutu pak Nursalim sambil membeli satu papan itu.

Salesman Sayang Istri

Dua orang bertemu di salah satu cafe di Jakarta. Mereka saling berkenalan, satunya bernama Yusuf seorang salesman handal dan orang yang satunya bernama Faishal. “Saya baru saja mencapai target penjualan lima kali lipat” kata Yusuf. “Karena keberhasilan saya itu, saya ingin memberikan hadiah yang sangat berarti buat istri saya,” lanjut Yusuf.

Faishal menjawab, “wah mas Yusuf termasuk yang sangat cinta istri ya. Karena itu mas Yusuf harus memberikan hadiah yang spesial buat istri tercinta. Wanita biasanya akan senang bila dibelikan sesuatu yang bisa dilihat orang lain. Belikan saja dia pakaian yang sangat bagus dan berkelas. Dengan pakaian itu dia akan tampak cantik dan secara tidak langsung itu berarti pujian bagi dirinya bahwa dia sangat cantik dan layak memakai baju bagus dan berkelas itu. Dan perlu mas Yusuf ketahui, tidak ada yang membuat seorang istri sangat bahagia daripada sesuatu yang baru untuk dipakai”.

“Anda luar biasa, anda bisa memberikan makna dari sebuah hadiah. Saya tidak terpikirkan hal itu sebelumnya, sergah Faishal berbinar-binar. Dengan senyum puas, Faishal berkata lagi, “terima kasih mas Yusuf. Nasehat Anda akan meningkatkan romantisme dan kenangan lama kami, Anda benar-benar hebat. Ngomong-ngomong, apakah anda seorang psikolog?”

“Bukan, Profesi saya salesman pakaian jadi”, jawab Yusuf sambil mengeluarkan beberapa brosur bergambar pakaian wanita dari tasnya.

Cinta Istri Sampai Mati

Thoriq termasuk orang yang sangat mencintai istrinya. Selain itu, ia juga amat takut sama istrinya. Para tetangganya sudah sangat paham akan kecintaan Thoriq kepada istrinya. Sebab sepasang suami istri ini sering menunjukkan kemesraan di depan umum. Namun, kemesraan yang sudah menjadi buah bibir warga perumahan itu akhirnya berakhir. Sang istri di panggil oleh Yang Maha Kuasa di usia yang masih sangat muda.

Thoriq menangis tersedu tiada henti. Bahkan ketika sang istri hendak dimakamkan, Thoriq meminta izin untuk membacakan puisi cintanya kepada sang belahan jiwa. Semua yang hadir terkagum-kagum dengan kecintaan Thoriq kepada istrinya. Kekaguman masyarakat semakin membuncah beberapa bulan setelah sang istri meninggal. Mengapa? karena walau sudah tiga bulan istri meninggal, Thoriq setiap pagi Thoriq masih terus menyiram makam istri dengan air bunga.

Karena penasaran, sahabat Thoriq yang bernama Riza bertanya, “Mas Thoriq, semua orang sudah tahu bahwa kamu sangat mencintai istrimu. Kamu tidak perlu menyiram air bunga lagi setiap pagi untuk membuktikan cintamu. Kenapa sich kamu harus menyiram air bunga setiap pagi ke makam istrimu? Orang sudah tahu, kamu nggak mungkin berpaling dengan yang lain, kecintaanmu kepada istrimu tiada tandingannya”.

Dengan menarik napas panjang, Thoriq menjawab, “dulu istriku pernah berwasiat; nanti bila aku meninggal jangan buru-buru kawin lagi. Mas boleh kawin lagi apabila rumput di makamku sudah setinggi lutut”. Maka agar aku bisa menunaikan amanah istriku itu, setiap pagi makamnya aku siram air agar rumput di makam istriku bisa tumbuh dengan cepat.

Hati-hati Maniak Bola

Euro 2008 sudah berakhir. Spanyol berhasil menjadi juara dengan mengalahkan Jerman 1-0. Ballack akhirnya menjadi spesialis runner-up. Gus Hiddink tetap fenomenal, karena mengantarkan kuda hitam Rusia hingga semifinal.

Kejuaraan sepakbola Eropa itu selain membahagiakan juga menyisakan duka di sebuah keluarga. Sang suami maniak bola, sang istri alergi bola. Kejadian ini terjadi pada awal Euro 2008. Suami menonton pertandingan yang disiarkan RCTI, TPI dan Global pada pukul 23.00 WIB.

Tatkala sedang asyik menonoton tiba-tiba sang istri bilang, “mas kran di kamar mandi rusak, tolong dong dibenerin.” “Emang aku tukang ledeng“, jawab suami enteng. Tak berapa lama kemudian, istri datang memohon lagi, “mas aku mau buatin kopi buat mas tapi gasnya rusak, tolong dong dibenerin.” Dengan tetap menonton pertandingan sang suami menjawab “emang aku tukang gas”.

Ketika sedang seru-serunya pertandingan, si istri datang lagi memohon, “mas itu lampu di taman mati, tolong dong dibenerin.” Tanpa memperdulikan perasaan istrinya, suami manik bola itu menjawab, “emang aku tukang listrik”. Kesel bolak-balik diganguin istri, akhirnya di pertandingan kedua yang disiarkan langsung oleh stasiun TV yang sama pukul 01.00 dini hari, suami nonton di tetangga.

Sepulang nonton bareng tetangga, sang suami bingung sebab lampu di depan rumah sudah nyala. Dia kemudain periksa kran kamar mandi, airpun sudah bisa mengalir dengan lancar. Langsung dia ke dapur, kompor gasnyapun sudah bisa menyala. Dia segera menemui istrinya di kamar tidur.

“Istriku yang cantik, kog semuanya sudah beres, siapa yang mengerjakan?” Sambil terkantuk-kantuk istrinya menjawab, “tadi waktu mas pergi ke tetangga nonton bola, aku nangis di depan rumah, ketika saya sedang menangis lewat pak satpam, terus aku ceritakan kejadiannya. Akhirnya pak satpam itu menawarkan bantuan mbenerin listrik, kran dan kompor gas. Tapi dia minta imbalan, buatin roti bakar atau selingkuh”

Merasa yakin, istrinya memilih membuatkan roti, dengan tidak sabar sang suami bertanya, “terus kamu buatin roti berapa biji tuh pak satpam?” Secara spontan sang istri menjawab, “emang aku tukang roti”

Not Me, Boss

Ini cerita dari seorang teman yang bertahun silam pergi ke Papua New Guinea untuk urusan bisnis. Ia ditemani oleh dua orang temannya dan tinggal di sebuah rumah di pedalaman. Rumah ini dirawat oleh seorang lokal, yang tugasnya hanya dua yakni merawat rumah dan memasak.

Sejauh ini semuanya berjalan oke-oke saja, kecuali satu hal: mereka punya satu botol anggur yang mahal yang disimpan di ruang makan, yang setiap harinya sepertinya terus berkurang padahal mereka tidak pernah meminumnya. Anggur ini mahal dan mereka ingin menyimpannya untuk acara spesial. Yang mereka temukan adalah setiap hari jumlahnya sedikit demi sedikit berkurang.

Mereka pun memutuskan untuk mengukur kekurangannya dengan membuat garis kecil pada botol, sehingga apabila memang berkurang lagi mereka bisa tahu dengan jelas. Dan setelah membuat garis tersebut, mereka menemukan memang jumlah anggur dalam botol tersebut berkurang terus setiap hari, walau sedikit demi sedikit. Mereka tidak punya tertuduh lain lagi selain sang penunggu rumah lugu tersebut, sebab ketiganya memang jarang di rumah.

Suatu kali ketiganya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan mereka merencanakan memberi pelajaran si penunggu rumah. Mereka mengambil botol anggur dan mengganti isinya dengan air seni mereka. Setelah itu mereka letakan kembali seperti biasa. Dan yang mereka temukan, setiap hari jumlah air seni ini pun berkurang seperti halnya anggur.

Suatu hari mereka tidak tega lagi membayangkan bahwa si penunggu rumah yang baik hati ini sampai meneguk air seni mereka. Mereka memutuskan untuk memanggil si penunggu rumah dan menanyakan perihal anggur. Dan dengan gaya yang tidak menuduh langsung, mereka mengatakan bahwa mereka perhatikan persediaan anggur mereka di satu-satunya botol di rumah itu selalu menipis, dan pasti ada seorang di rumah ini yang meminumnya!

Serta merta si penunggu rumah polos ini menyahut “Not me, Boss! Selama ini saya tidak meminumnya dan juga tidak memakainya Boss, kecuali memasak untuk para Boss!”

Resep Jitu Mencari Jodoh

Seorang pemuda yang usianya hampir 40 tahun, gelisah bukan kepalang. Orang tuanya sudah merindukan cucu namun pemuda ini malah belum mendapatkan pendamping. Banyak wanita yang sudah ditaksir tapi selalu saja cintanya kandas. Sebagai langkah terakhir, datanglah ia ke Aa’ Gym untuk meminta nasehat. “Aa, sebenarnya saya malu datang ke Aa’ tapi karena orang tua saya sudah memaksa saya untuk cari jodoh saya minta nasehat ke Aa’, kata pemuda.

Dengan nada lembut Aa’ menjawab; “jodoh seperti apa yang kamu harapkan”. Sang pemdua langsung menjawab, “cantik, kaya raya, punya pekerjaan, gesit, langsing, dan agamanya bagus”. Aa’ Gym yang biasa menjawab atau menjelaskan sesuatu dengan kiat-kiat ringkas, misalnya 3M (mulailah dari diri sendiri, mulailah dari sekarang, dan mulailah dari yang kecil) kali ini juga menjawab, “kalau kamu ingin punya jodoh seperti itu mah gampang, kamu harus melakukan 3B.”

“B yang pertama, Berdoa, kata Aa’”. Sang pemuda menjawab. “hampir setiap hari saya sudah berdoa untuk mendapatkan jodoh yang seperti itu Aa’. “Kalau gitu lakukan B yang kedua, Berusaha“, tambah Aa Gym. Dengan sigap sang pemuda itu menjawab, “Itu mah setiap hari sudah saya lakukan Aa”, tapi nggak juga berhasil. Gagal melulu. “Ya udah, kalau gitu lakukan B yang ketiga”, kata Aa Gym.

Aa” Gym diam sejenak. Sang pemuda tak sabar mendengar penjelasan Aa Gym. Karena kehilangan kesabaran sang pemuda itu bertanya, “Apa B yang ketiga Aa’. Dengan menghela napas panjang Aa’ Gym menjawab, “Bercermin”.

Kecerdikan Abu Nawas

Pada suatu hari Sultan merasa sungguh “boring n bete
abis”, jadi dia Tanya Bendahara, “Bendahara, siapa orang
yang paling pandai saat ini?”
“Abunawas” jawab Bendahara. Sultan pun manggil
Abunawas n baginda bertitah : “Kalau kamu pandai,
cobabuat satu cerita seratus kata tapi setiap kata mesti
dimulai dengan huruf ‘J’.

Terperanjat Abunawas, tapi setelah berfikir, diapun
mulai bercerita:

Jeng Juminten janda judes, jelek jerawatan, jari
jempolnya jorok. Jeng juminten jajal jualan jamu
jarak jauh Jogya-Jakarta. Jamu jagoannya: jamu jahe.
“Jamu-jamuuu. .., jamu jahe-jamu jaheee…!”
Juminten jerit-jerit jajakan jamunya, jelajahi jalanan.

Jariknya jatuh, Juminten jatuh jumpalitan. Jeng
Juminten jerit-jerit: “Jarikku jatuh, jarikku
jatuh…”. Juminten jengkel, jualan jamunya
jungkir-jungkiran, jadi jemu juga.

Juminten jumpa Jack, jejaka Jawa jomblo, juragan
jengkol, jantan, juara judo. Jantungnya Jeng
Juminten janda judes jadi jedag-jedug. Juminten janji jera
jualan jamu, jadi julietnya Jack.

*Jeringatan : Jangan joba-joba jikin jerita jayak
jini jagi ja…!!! JUSAH…!!!*


Dalam film Red Cliff, dikisahkan pasukan Cao Cao sedang mengepung pasukan Zhou Yu di sebuah teluk dengan tebing di sekitarnya yang berwarna merah. Pada saat keduanya mempersiapkan diri untuk berperang, ternyata pasukan Cao Cao terkena wabah.
Para Jenderal Zhou Yu menyarankan agar Zhou Yu melakukan serangan terlebih dahulu. Namun Zhou Yu menolak dengan alasan kemanusiaan. Sebaliknya, Cao Cao justeru mengirimkan mayat pasukannya yang terkena wabah penyakit itu dengan rakit ke ke markas Zhou Yu dengan maksud agar penyakit itu menulari pasukan Zhou Yu.
Nah, menurut Anda siapa yang benar? Apa alasannya? Hayo, jawaban yang cerdas dapat CD Audio “Pit Stop Kehidupan” buah karya saya.
Salam SuksesMulia, Jamil Azzaini (JA)
Play Boy Bernyanyi
Seorang Play Boy ingin cepat terkenal seperti mbak Surip. Maka ia kemudian menciptakan lagu yang dipersembahkan untuk istrinya. Berbunga-bungalah perasaan sang istri mengetahui bahwa suaminya menciptakan lagu spesial untuk dirinya. Dengan setia sang istri menunggu suaminya menyelesaikan syairnya. Setelah 7 hari 7 malam tuntaslah syair lagu yang ditulis oleh Play Boy tersebut.
Sebelum berangkat ke studio untuk rekaman ia ingin sang isteri mendengarkan syair lagunya terlebih dahulu. Dengan perasaan penuh cinta sang istri mendengarkan nyanyian sang suami. “satu-satu aku cinta kamu, dua-dua aku rindu kamu, tiga-tiga aku hanya milikmu. satu-dua-tiga bohong semuanya”
(Maaf kalau ada yang tersinggung, sekedar mengurangi kepenatan, lagu ini terilhami dari seseorang di facebook yang saya sudah lupa namanya, salam SuksesMulia)

Michael Jackson Didoakan?
Pagi ini, Jumat 17 Juli 2009, saya dan anak saya Hana (kelas 4 SD) dan Izul (kelas 1 SD) sholat Subuh berjamaah di Masjid. Imam sholat yang biasanya memimpin sholat tidak hadir sehingga diganti dengan imam yang lain. Sholah Subuh di masjid kami lebih sering tidak memakai doa qunut.
Nah kebetulan imam subuh pagi ini memakai doa qunut. Setelah sholat subuh usai, Hana berlari ke saya. “Pak koq rakaat kedua tadi berdoa, siapa yang didoakan? tanya Hana. Saya jawab itu “doa qunut nak.” Hana segera bertanya lagi, “doa qunut itu mendoakan siapa? belum sempat saya menjawab, Hana yang lugu sudah berkata “mendoakan Michael Jackson ya pak” Saya terkekeh…saya peluk dia…saya cium dia….Hana anakku memang lucu.

Inspirator Belajar Bahasa Inggris
Ada seorang Inspirator bernama Marijan. Inspirator muda ini sedang naik daun sehingga sering mendapat undangan dari perusahaan besar. Bahkan akhir-akhir ini, dia sudah mulai merambah negara tetangga Malaysia dan Brunai Darusalam. Karena kemampuan trainingnya meningkat maka mas Marijan ini akhirnya mendapat undangan ke Amerika Serikat.
Karena merasa kemampuan bahasa Inggrisnya terbatas maka dia kemudian berkonsultasi ke sahabatnya yang bernama Pinot. “Mas Pinot, aku dapat undangan memberikan training di negeri Paman Sam 4 bulan lagi, saya ambil nggak ya?” tanya mas Marijan. “Kesempatan jarang datang dua kali lho mas,” jawab mas Pinot ini. “Terus bagaimana dong, bahasa Inggris saya khan belum lancar.” sergah mas Marijan.
Mas Pinot diam sejenak kemudian mengatakan, “kalau bahasa Inggrismu ingin lancar mulai hari ini kamu harus makan keju, saya yakin selama 3 bulan kamu akan lancar berbahasa Inggris.” Dengan penuh semangat mas Marijan bertanya, “benar mas hanya dengan makan keju selama tiga bulan bahasa Inggris saya lancar?” Tanpa ragu mas Pinot menjawab, “Dijamin mas. Syaratnya hanya satu, kamu makan kejunya harus di London, Manchester, atau di Liverpool. ”
Trainer Bertarif 2 M
“Wuih…hebat amat tuch orang” begitu komentar saya ketika mendengar tarifnya mas Izul (Zulfikar). Dia seorang trainer. Saya yakin sebagian besar Anda belum mengenal dia. Saya merasa lebih terkenal dibandingkan dia. Setidaknya saya sudah sering muncul di televisi, radio, dan media massa. Bahkan koran Kompas, koran Tempo, Koran Jawa Pos, Majalah Intisari, dan Majalah Gatra juga pernah memuat saya.
Tapi urusan tarif, teman saya ini jauh lebih mahal dibandingkan saya. Tidak tanggung-tanggung tarifnya 2 M untuk satu hari training. Jangankan dibandingkan saya, Hermawan Kertajaya, Antony Robin, dan Steven Coveypun kalah sama mas Izul ini. Pasti mas Izul ini hidupnya bahagia. Dikaruniai banyak kelebihan, keberlimpahan dan bertabur kekayaan.
Coba Anda bayangkan, apabila dalam satu bulan dia memberikan training 5 hari saja. Anda tinggal kalikan 2 M dengan 5. Pastilah mas Izul ini, hidupnya lebih bahagia, kaya, dan mulia dibandingkan kita. Walaupun kalau Anda cari daftar nama milyarder di Indonesia namanya tidak akan muncul karena bayaran 2 M itu bukan dalam bentuk rupiah tapi dalam bentuk ucapan “Makasih Mas” (2 M).

Ibu “Ngiler”
Istri pak Raharja terkenal orang yang sangat iri, namanya ibu Srei. Setiap tetangganya membeli sesuatu pasti dia minta dibelikan hal yang sama. Orang-orang di komplek menjulukinya Ibu “Ngiler”. Sebab setiap orang punya sesuatu, dia “ngiler” ingin punya dan berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkannya.
Ketenaran Ibu “Ngiler” ini terdengar salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia. Maka diutuslah tim untuk mewancarai ibu “Ngiler” ini. Ketika tahu bahwa dia ingin diwawancarai televisi, berdandanlah dia dengan busana terbaiknya. Wawancarapun dimulai, Ibu “Ngiler” mampu menjawab semua pertanyaan dengan sangat baik.
Sampailah pada penghujung wawancara, sang reporter dengan agak sungkan bertanya, “maaf ibu, kenapa Anda selalu “ngiler” bila melihat tetangga membeli sesuatu?” Dengan sedikit terkejut Ibu “Ngiler” menjawab, “saya tidak ngiler lihat orang punya rumah mewah, saya gak ngiler lihat orang punya mobil mewah, saya gak ngiler lihat orang depositonya milyaran rupiah, saya hanya ngiler kalau tidurnya miring.” Sang reporterpun tersenyum seperti Anda.
Catatan : ngiler adalah keluarnya cairan dari mulut dengan tidak sengaja ketika Anda sedang tidur, terutama tidur miring

Menampar Speilberg
Suatu malam di Amerika, seorang pria China masuk ke sebuah bar dan melihat sutradara kondang Steven Spielberg. Dengan hati gembira, dia bergegas menghampiri menghampiri untuk minta tanda tangan.
Sayang, bukan tanda tangan yang didapat, Speilberg malah menamparnya dan berkata, “kalian orang Chinese, mengebom Pearl Harbour, enyah dari sini.” Spontan pria itu menjawab, “Bukan Chinese yang mengebom Pearl Harbour, tapi Japanese”.
“Chinese, Japanese, Taiwanese, kalian sama saja” ujar Speilberg. Merasa dongkol atas perlakuan tadi, dia balas menampar Speilberg dan berseru, “Kamu yang menenggelamkan Titanic, kakek moyang saya ada di kapal itu!”
Terkejut, speilberg menjawab, “Iceberg (gunung es) yang menenggelamkan kapal itu, bukan saya!” Pria China itu lalu berkata dengan kalem, “Iceberg, Speilberg, Carlsberg, kalian semua sama saja…”
(Humor ini memenangkan award sebagai “the best joke” dalam sebuah kompetisi di Inggris)

Nakhoda & Pelaut Terbaik
Pada suatu malam yang berkabut tebal di Selat Sunda, seorang nakhoda kapal terbaik Indonesia melihat sesuatu yang mirip dengan lampu sebuah kapal lain yang menuju ke arah kapalnya. Sang nakhoda memerintahkan anak buahnya menghubungi kapal itu dengan memberikan sinyal berupa cahaya: “Ubahlah haluanmu sepuluh derajat ke selatan.”
Jawabannya: “Ubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan.”
Lalu, sang nagkhoda yang cerdas itu menjawab: “Aku nakhoda terbaik di sini, jadi kamulah yang harus mengubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan>”
Jawabannya: “Aku juga pelaut kelas satu di negeri ini – ubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan.”
Jawaban itu benar-benar membuat sang nakhoda terbaik itu murka, sehingga dia membalas sinyal itu kembali: “Aku kapal perang – ubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan.”
Jawabannya: “Dan aku mercu suar. Ubah haluanmu sepuluh derajat ke selatan segera!”
(Terinspirasi dari Dan Bell, Reader’s Digest edisi Desember 1983, Semoga bermanfaat. Salam SuksesMulia, Jamil Azzaini)
Pelajaran Berharga: Jangan pernah meminta orang lain berubah agar tujuan Anda tercapai. Andalah yang harus berubah terlebih dahulu karena itu justeru lebih mudah Anda mencapai tujuan Anda)

Kenapa Kambing Bau?
Sabtu-Ahad kemaren saya diundang untuk memberikan materi pencerahan di acara Silaturahmi keluarga besar PT Holcim Indonesia Tbk di Cilacap. Merasa sering meninggalkan anak-istri maka istri dan kedua anak saya yang paling kecil saya bawa serta. Namanya Hana (8) dan Izul (5). Selain istri dan dua anak say, saya juga didampingi tiga orang tim pendukung, Dayat, Rudi dan Edi.
Untuk menghidupkan suasana dalam perjalanan kami main tebak-tebakkan. Tebakan yang tak akan terlupakan ketika istri saya bertanya “mengapa kambing bau?” semua orang berlomba menjawab dan tidak ada yang benar. Setelah kami semua menyerah, maka dijawab oleh istri saya “sebab kambing keteknya ada empat, kita yang dua saja bau apalagi yang empat”. He…he…he…makanya pakai Rexona…

Ryan Bertaubat?
Ryan dikenal sebagai pembunuh berdarah dingin. Namun berkat didikan di Lembaga Pemasyarakatan Nusa Kambangan secara intensif, Ryan kini telah bertaubat. Dalam kehidupan rumah tanggapun ia ingin menjalaninya dengan normal. Akhirnya, Ryanpun menikah.
Tapi ternyata, untuk menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis bukanlah pekerjaan mudah. Tiga kali menikah, semua istrinya meninggal dengan mengenaskan. Karena stress, Ryan datang ke psikolog yang memiliki reputasi hebat, Tika Budiman. “Ibu mengapa rumah tangga saya kacau begini?. Tiga kali menikah istrinya saya semuanya meninggal” keluh Ryan.
“Istri pertama kamu meninggal karena apa?” selidik psikolog. Ryan segera menjawab, “dia meninggal karena makan jamur beracun. “Terus istri kedua meninggal karena apa?” tanya psikolog lagi. Dengan tangkas Ryan kembali menjawab, “dia meninggal karena makan jamur beracun juga”
“Jadi keduanya meninggal karena makan jamur beracun? Lantas, istri kamu ketiga meninggal karena apa?” tanya psikolog sambil merinding. Sambil tertunduk sedih Ryanpun menjawab, “istri saya yang ketiga meninggal karena dia menolak perintah saya untuk makan jamur beracun”

Tidak Ada Lowongan
Seseorang mendatangi kantor Pak Urip Karwo yang berbisnis berlian dengan merek Artalyta. Tamu yang bernama Rio itu diterima bagian SDM, Bapak Nursalim. “Pak saya mau melamar kerja di sini” ucap Rio. “Mau melamar di bagian apa” tanya pak Nursalim. “Saya ingin bekerja di bagian personalia” mohon Rio. Seketika pak Nursalim menjawab “wah kalau bagian itu sudah terisi penuh”.
“Kalau begitu saya melamar di bagian marketing saja” pinta Rio. “Bagian itupun sudah lengkap orangnya,” jawab pak Nursalim. “Bagaimana kalau bagian keuangan? tawar Rio. Pak Nursalim menggeleng. “Saya juga pernah jadi sekretaris pak, apa bisa saya jadi sekretaris di sini? pinta Rio. Dengan agak jengkel pak Nursalimpun menggelengkan kepala lagi.
“Kalau begitu yang kosong bagian apa pak? saya bersedia mengisinya dan bekerja apapun” suara memohon Rio kembali terucap. Dengan nada agak tinggi karena kesal segera pak Nursalim menjawab, “sejujurnya semua posisi di kantor kami sudah terisi, jadi kami tidak menerima karyawan baru, silahkan Anda cari di tempat lain”
Dengan agak malu, Rio mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya sambil mengatakan “kalau begitu bapak perlu memasang papan bertuliskan ini : “Tidak Ada Lowongan” agar tidak merepotkan dan membuang waktu bapak. Harganya cuma Rp 250 000,00. Bapak mau beli berapa?”
“Dasar Salesman” gerutu pak Nursalim sambil membeli satu papan itu.

Salesman Sayang Istri
Dua orang bertemu di salah satu cafe di Jakarta. Mereka saling berkenalan, satunya bernama Yusuf seorang salesman handal dan orang yang satunya bernama Faishal. “Saya baru saja mencapai target penjualan lima kali lipat” kata Yusuf. “Karena keberhasilan saya itu, saya ingin memberikan hadiah yang sangat berarti buat istri saya,” lanjut Yusuf.
Faishal menjawab, “wah mas Yusuf termasuk yang sangat cinta istri ya. Karena itu mas Yusuf harus memberikan hadiah yang spesial buat istri tercinta. Wanita biasanya akan senang bila dibelikan sesuatu yang bisa dilihat orang lain. Belikan saja dia pakaian yang sangat bagus dan berkelas. Dengan pakaian itu dia akan tampak cantik dan secara tidak langsung itu berarti pujian bagi dirinya bahwa dia sangat cantik dan layak memakai baju bagus dan berkelas itu. Dan perlu mas Yusuf ketahui, tidak ada yang membuat seorang istri sangat bahagia daripada sesuatu yang baru untuk dipakai”.
“Anda luar biasa, anda bisa memberikan makna dari sebuah hadiah. Saya tidak terpikirkan hal itu sebelumnya, sergah Faishal berbinar-binar. Dengan senyum puas, Faishal berkata lagi, “terima kasih mas Yusuf. Nasehat Anda akan meningkatkan romantisme dan kenangan lama kami, Anda benar-benar hebat. Ngomong-ngomong, apakah anda seorang psikolog?”
“Bukan, Profesi saya salesman pakaian jadi”, jawab Yusuf sambil mengeluarkan beberapa brosur bergambar pakaian wanita dari tasnya.

Cinta Istri Sampai Mati
Thoriq termasuk orang yang sangat mencintai istrinya. Selain itu, ia juga amat takut sama istrinya. Para tetangganya sudah sangat paham akan kecintaan Thoriq kepada istrinya. Sebab sepasang suami istri ini sering menunjukkan kemesraan di depan umum. Namun, kemesraan yang sudah menjadi buah bibir warga perumahan itu akhirnya berakhir. Sang istri di panggil oleh Yang Maha Kuasa di usia yang masih sangat muda.
Thoriq menangis tersedu tiada henti. Bahkan ketika sang istri hendak dimakamkan, Thoriq meminta izin untuk membacakan puisi cintanya kepada sang belahan jiwa. Semua yang hadir terkagum-kagum dengan kecintaan Thoriq kepada istrinya. Kekaguman masyarakat semakin membuncah beberapa bulan setelah sang istri meninggal. Mengapa? karena walau sudah tiga bulan istri meninggal, Thoriq setiap pagi Thoriq masih terus menyiram makam istri dengan air bunga.
Karena penasaran, sahabat Thoriq yang bernama Riza bertanya, “Mas Thoriq, semua orang sudah tahu bahwa kamu sangat mencintai istrimu. Kamu tidak perlu menyiram air bunga lagi setiap pagi untuk membuktikan cintamu. Kenapa sich kamu harus menyiram air bunga setiap pagi ke makam istrimu? Orang sudah tahu, kamu nggak mungkin berpaling dengan yang lain, kecintaanmu kepada istrimu tiada tandingannya”.
Dengan menarik napas panjang, Thoriq menjawab, “dulu istriku pernah berwasiat; nanti bila aku meninggal jangan buru-buru kawin lagi. Mas boleh kawin lagi apabila rumput di makamku sudah setinggi lutut”. Maka agar aku bisa menunaikan amanah istriku itu, setiap pagi makamnya aku siram air agar rumput di makam istriku bisa tumbuh dengan cepat.

Hati-hati Maniak Bola
Euro 2008 sudah berakhir. Spanyol berhasil menjadi juara dengan mengalahkan Jerman 1-0. Ballack akhirnya menjadi spesialis runner-up. Gus Hiddink tetap fenomenal, karena mengantarkan kuda hitam Rusia hingga semifinal.
Kejuaraan sepakbola Eropa itu selain membahagiakan juga menyisakan duka di sebuah keluarga. Sang suami maniak bola, sang istri alergi bola. Kejadian ini terjadi pada awal Euro 2008. Suami menonton pertandingan yang disiarkan RCTI, TPI dan Global pada pukul 23.00 WIB.
Tatkala sedang asyik menonoton tiba-tiba sang istri bilang, “mas kran di kamar mandi rusak, tolong dong dibenerin.” “Emang aku tukang ledeng“, jawab suami enteng. Tak berapa lama kemudian, istri datang memohon lagi, “mas aku mau buatin kopi buat mas tapi gasnya rusak, tolong dong dibenerin.” Dengan tetap menonton pertandingan sang suami menjawab “emang aku tukang gas”.
Ketika sedang seru-serunya pertandingan, si istri datang lagi memohon, “mas itu lampu di taman mati, tolong dong dibenerin.” Tanpa memperdulikan perasaan istrinya, suami manik bola itu menjawab, “emang aku tukang listrik”. Kesel bolak-balik diganguin istri, akhirnya di pertandingan kedua yang disiarkan langsung oleh stasiun TV yang sama pukul 01.00 dini hari, suami nonton di tetangga.
Sepulang nonton bareng tetangga, sang suami bingung sebab lampu di depan rumah sudah nyala. Dia kemudain periksa kran kamar mandi, airpun sudah bisa mengalir dengan lancar. Langsung dia ke dapur, kompor gasnyapun sudah bisa menyala. Dia segera menemui istrinya di kamar tidur.
“Istriku yang cantik, kog semuanya sudah beres, siapa yang mengerjakan?” Sambil terkantuk-kantuk istrinya menjawab, “tadi waktu mas pergi ke tetangga nonton bola, aku nangis di depan rumah, ketika saya sedang menangis lewat pak satpam, terus aku ceritakan kejadiannya. Akhirnya pak satpam itu menawarkan bantuan mbenerin listrik, kran dan kompor gas. Tapi dia minta imbalan, buatin roti bakar atau selingkuh”
Merasa yakin, istrinya memilih membuatkan roti, dengan tidak sabar sang suami bertanya, “terus kamu buatin roti berapa biji tuh pak satpam?” Secara spontan sang istri menjawab, “emang aku tukang roti”

Not Me, Boss
Ini cerita dari seorang teman yang bertahun silam pergi ke Papua New Guinea untuk urusan bisnis. Ia ditemani oleh dua orang temannya dan tinggal di sebuah rumah di pedalaman. Rumah ini dirawat oleh seorang lokal, yang tugasnya hanya dua yakni merawat rumah dan memasak.
Sejauh ini semuanya berjalan oke-oke saja, kecuali satu hal: mereka punya satu botol anggur yang mahal yang disimpan di ruang makan, yang setiap harinya sepertinya terus berkurang padahal mereka tidak pernah meminumnya. Anggur ini mahal dan mereka ingin menyimpannya untuk acara spesial. Yang mereka temukan adalah setiap hari jumlahnya sedikit demi sedikit berkurang.
Mereka pun memutuskan untuk mengukur kekurangannya dengan membuat garis kecil pada botol, sehingga apabila memang berkurang lagi mereka bisa tahu dengan jelas. Dan setelah membuat garis tersebut, mereka menemukan memang jumlah anggur dalam botol tersebut berkurang terus setiap hari, walau sedikit demi sedikit. Mereka tidak punya tertuduh lain lagi selain sang penunggu rumah lugu tersebut, sebab ketiganya memang jarang di rumah.
Suatu kali ketiganya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan mereka merencanakan memberi pelajaran si penunggu rumah. Mereka mengambil botol anggur dan mengganti isinya dengan air seni mereka. Setelah itu mereka letakan kembali seperti biasa. Dan yang mereka temukan, setiap hari jumlah air seni ini pun berkurang seperti halnya anggur.
Suatu hari mereka tidak tega lagi membayangkan bahwa si penunggu rumah yang baik hati ini sampai meneguk air seni mereka. Mereka memutuskan untuk memanggil si penunggu rumah dan menanyakan perihal anggur. Dan dengan gaya yang tidak menuduh langsung, mereka mengatakan bahwa mereka perhatikan persediaan anggur mereka di satu-satunya botol di rumah itu selalu menipis, dan pasti ada seorang di rumah ini yang meminumnya!
Serta merta si penunggu rumah polos ini menyahut “Not me, Boss! Selama ini saya tidak meminumnya dan juga tidak memakainya Boss, kecuali memasak untuk para Boss!”

Resep Jitu Mencari Jodoh
Seorang pemuda yang usianya hampir 40 tahun, gelisah bukan kepalang. Orang tuanya sudah merindukan cucu namun pemuda ini malah belum mendapatkan pendamping. Banyak wanita yang sudah ditaksir tapi selalu saja cintanya kandas. Sebagai langkah terakhir, datanglah ia ke Aa’ Gym untuk meminta nasehat. “Aa, sebenarnya saya malu datang ke Aa’ tapi karena orang tua saya sudah memaksa saya untuk cari jodoh saya minta nasehat ke Aa’, kata pemuda.
Dengan nada lembut Aa’ menjawab; “jodoh seperti apa yang kamu harapkan”. Sang pemdua langsung menjawab, “cantik, kaya raya, punya pekerjaan, gesit, langsing, dan agamanya bagus”. Aa’ Gym yang biasa menjawab atau menjelaskan sesuatu dengan kiat-kiat ringkas, misalnya 3M (mulailah dari diri sendiri, mulailah dari sekarang, dan mulailah dari yang kecil) kali ini juga menjawab, “kalau kamu ingin punya jodoh seperti itu mah gampang, kamu harus melakukan 3B.”
“B yang pertama, Berdoa, kata Aa’”. Sang pemuda menjawab. “hampir setiap hari saya sudah berdoa untuk mendapatkan jodoh yang seperti itu Aa’. “Kalau gitu lakukan B yang kedua, Berusaha“, tambah Aa Gym. Dengan sigap sang pemuda itu menjawab, “Itu mah setiap hari sudah saya lakukan Aa”, tapi nggak juga berhasil. Gagal melulu. “Ya udah, kalau gitu lakukan B yang ketiga”, kata Aa Gym.
Aa” Gym diam sejenak. Sang pemuda tak sabar mendengar penjelasan Aa Gym. Karena kehilangan kesabaran sang pemuda itu bertanya, “Apa B yang ketiga Aa’. Dengan menghela napas panjang Aa’ Gym menjawab, “Bercermin”.

Kecerdikan Abu Nawas
Pada suatu hari Sultan merasa sungguh “boring n bete
abis”, jadi dia Tanya Bendahara, “Bendahara, siapa orang
yang paling pandai saat ini?”
“Abunawas” jawab Bendahara. Sultan pun manggil
Abunawas n baginda bertitah : “Kalau kamu pandai,
cobabuat satu cerita seratus kata tapi setiap kata mesti
dimulai dengan huruf ‘J’.
Terperanjat Abunawas, tapi setelah berfikir, diapun
mulai bercerita:
Jeng Juminten janda judes, jelek jerawatan, jari
jempolnya jorok. Jeng juminten jajal jualan jamu
jarak jauh Jogya-Jakarta. Jamu jagoannya: jamu jahe.
“Jamu-jamuuu. .., jamu jahe-jamu jaheee…!”
Juminten jerit-jerit jajakan jamunya, jelajahi jalanan.
Jariknya jatuh, Juminten jatuh jumpalitan. Jeng
Juminten jerit-jerit: “Jarikku jatuh, jarikku
jatuh…”. Juminten jengkel, jualan jamunya
jungkir-jungkiran, jadi jemu juga.
Juminten jumpa Jack, jejaka Jawa jomblo, juragan
jengkol, jantan, juara judo. Jantungnya Jeng
Juminten janda judes jadi jedag-jedug. Juminten janji jera
jualan jamu, jadi julietnya Jack.
*Jeringatan : Jangan joba-joba jikin jerita jayak
jini jagi ja…!!! JUSAH…!!!*

Sumber : http://jamil.niriah.com

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s