Tanya :

Dear moms, Aku butuh informasi. Sudah ada yg punya pengalaman ngurus/ambil uang Jamsosteknya belum ya? Aku mau ambil nih jamsostekku. Sharing donk moms (Ti)

Jawab

Pengalamanku gampang banget, asal syaratnya lengkap 2-3 hari uangnya langsung ditransfer. Syaratnya : isi formulir + ktp + kartu jamsostek + surat pemutusan kerja + surat keterangan tdk bekerja. kepesertaan minimal 5 th. (Ma)
Satu lagi mbak, siapa tau dulu mbak pernah kerja ditempat lain, biasanya diminta amalgamasi dulu (penggabungan saldo) dari tempat lama ke tempat yang terakhir bekerja. nanti disediakan form-nya sama orang jamsostek. (Sa)

Kalau udah lebih dari 5 tahun tapi belum berhenti kerja bisa diambil ngak mbak ? (jm)

Ngga bisa.. syaratnya memang begitu. (Ma)

Kalau udah lebih dari 5 tahun tapi belum berhenti kerja bisa ngak mbak? Tidak bisa mbak, karena untuk klaim, harus memenuhi 1 syarat dibawah ini :

1. telah mencapai usia 55 tahun / pension

2. Meninggal Dunia

3. Cacat total tetap

4. Berhenti bekerja dengan masa kepesertaan telah mencapai sekurang kurangnya 5 tahun (Mi)

Kalau pengalamanku, gampang kok, tapi agak lama, kira² 2 minggu, soalnya kebetulan aku sebelumnya kerja di beberapa perusahaan, dan salah satunya base di medan, jadi semua saldo digabung dulu baru bisa diambil, dan memang harus dilampirkan syarat² yang disebutkan mbak ma. Kalau semua persyaratan lengkap, dan saldo sudah terkumpul, langsung cair ke rekening kita dalam 2 atau 3 hari (Ne)

Ngambil Jamsostek ngga susah kok. Cuman karena sistemnya belom canggih jadi emang cukup makan waktu. Pengalamanku ambil Jamsostek nggak ada kesulitan yang berarti, tinggal kesana ambil formulir, isi dan lengkapi persyaratan dan dalam waktu dua minggu maksimal dana udah keluar. Paling lama di ngantrinya, bisa setengah hari sendiri soale rame banget. Waktu itu aku ambil di Jamsostek Gatot Subroto. Selama data beres nggak akan ada masalah kok, orang² di kantor Jamsostek juga cukup baik. (Mi)

Ada yang bisa kasih masukan, problemnya orangtua tetanggaku sudah meninggal sejak tahun 1998, cuman sampai sekarang masih belum diurus jamsosteknya. Persyaratan apa yang musti dilampirkan supaya ngurusnya bisa cepat dan mudah. Takutnya mereka sampai disana dipersulit. Karena memang sudah lama dan moms, kalau kartu jamsosteknya hilang/ terselip bisa dicek engga yach disana. Karena lumayan juga jumlahnya buat keluarga yang ditinggalkan. (Hi)

Bisa minta tolong diuruskan oleh personalia dimana ybs terakhir bekerja. (Ma)

Mbak, Ini aku punya syarat² pengurusan klaim Jamsostek. Semoga membantu.

SYARAT – SYARAT MENGAJUKAN KLAIM JAMSOSTEK

(Jaminan Hari Tua)

1. Masa kepesertaan Jamsostek harus sudah lebih 5 tahun (karyawan didaftarkan untuk kepesertaan Jamsostek sejak diterima sebagai karyawan percobaan/kontrak/tetap). Contoh:

a. Karyawan mengundurkan diri bulan Desember 2000 dengan masa kepesertaan Jamsostek 3 tahun, maka ybs dapat melakukan klaim Jamsostek pada bulan Januari 2003.

b. Karyawan mengundurkan diri bulan Februari 2001 dengan masa kepesertaan Jamsostek 7 tahun, maka ybs dapat langsung melakukan klaim Jamsostek pada bulan tsb.

2. Membawa Surat Keterangan pernah bekerja asli dan fotocopy 2 lembar

3. Membawa Kartu Jamsostek asli dan fotocopy 2 lembar

4. Membawa KTP asli dan fotocopy 2 lembar

5. Membawa Kartu Keluarga asli dan fotocopy 2 lembar

6. Karyawan bisa datang langsung dan membawa seluruh dokumen tsb ke Kantor Jamsostek dimana ybs terdaftar (Menghubungi Bagian Klaim)

7. Apabila diwakilkan (keadaan terpaksa):

a. Wakil membawa seluruh dokumen yang dibutuhkan dan surat kuasa pengurusan Jamsostek, untuk mengambil formulir di kantor Jamsostek.

b. Formulir harus diisi oleh karyawan ybs (pengisian formulir tidak bisa diwakilkan)

c. Formulir diserahkan kembali ke Jamsostek, menunggu + ½ hari untuk mengetahui saldo Jamsostek. Kemudian dana tersebut akan ditransfer ke rekening karyawan ybs (tidak bisa diambil tunai). (Wi)

Coba kamu cek ke beberapa nomor telp astek dibawah ini :

Astek Cilandak 7884 7212-15

Astek Setiabudi – kuningan 5279318-23

Astek Pusat – 3908573 (Ne)

Katanya kalo Jamsostek kita lebih dari 9 juta kena pajak ngga?? (Mi)

Gampang kok mba, ngurusnya kita ngga akan dipersulit. Bahkan dulu aku pernah ambilin jamsostek temenku kebetulan sih engga diminta fotokopi KTP asli dan pada saat itu aku engga bawa surat kuasa, cuma nunggu kurang lebih 1/2 jam langsung aku dapat uangnya (krn pada saat itu temenku minta cash). padahal waktu itu aku nekat aja. (Si)

Waktu Divisiku dari dari Astra International di transfer ke Astragraphia, semua karyawan divisiku yang masa kerjanya lebih dari 5 tahun jamsosteknya boleh diambil, pengalamnku waktu ngambil enggak susah, asal semua syarat lengkap enggak akan dipersulit, cuma nunggu antriannya itu cukup lama juga, aku datang jam 9, baru kelar jam 2-an deh (It)

Kesimpulan Akhir :

Akhirnya pagi ini aku ke JAMSOSTEK, karena dulu aku didaftarin di JAMSOSTEK Bogor, jadilah aku ke sana, gak jauh sih cuma di Jl. Raya Bogor Km. 33. Sampe disana aku diminta:

Kartu kepesertaan (asli)

KTP (foto copy)

Surat keterangan berhenti kerja (foto copy)

Slip Saldo terakhir

foto copy buku tabungan (untuk mereka transfer duit kita)

materai 6000

Lalu kita disuruh isi form dari mereka setelah itu uang akan di transfer minggu depan.

Tadi aku dateng jam 8.30 jam 9.30 sudah selesai (Ti)

Dikutip dari : sini

About these ads
Komentar
  1. ade koko sutarli mengatakan:

    tolong berapa saldo jamsostek saya dengan kepesertaan lebih dari 5 tahun masa kerja 2 tahun.nomor. JJ051137000100531.bantu jawab.via emailkan saya…..!!!!!!

  2. mapays mengatakan:

    Bapak ade yang terhormat,
    mohon anda datang langsung ke kantor Jamsostek terdekat dengan membawa kartu KPJ.
    atau melalui link berikut ini :

    http://www.jamsostek.co.id/members/signup.php?tipeuser=K

    Terima kasih.

  3. yelni mengatakan:

    mba nanya dunk? kalo ngurus kartu jamsostek yang hilang gimana ya, dan lama ga? makasih

  4. mapays mengatakan:

    @yelni : bu yelni, kartu KPJ tidak akan hangus, jadi semakin lama justru ibu semakin untung. karena bunga yg di tetapkan oleh jamsostek selalu lebih tinggi dari suku bunga bank deposito.
    sangatlah mungkin bisa di urus,
    ibu datang saja ke kantor cabang terdekat dengan membawa identitas diri.

    tanyakan saja semua pertanyaan adna kepada cso jamsostek.
    terima kasih,
    semoga membantu.
    salam,

    Mardi Kurnianto

  5. zii mengatakan:

    pagi…
    mapays

    saya mw tanya, saya mengikuti program jamsostek JHT n skrg saya sdh pengsiun. tapi JHT saya belum diambil…..kl saya belum berniat untuk mengambil JHT apakah bisa karna saya belum memerlukanya saat ini n apakah JHT saya akan bertambah ?

    thx

  6. MAPAYS mengatakan:

    Terima kasih atas atensinya Pak / Ibu zii.

    Ibu tidak usah kuatir, pastinya saldo yang ada di Jamsostek tidak akan hilang, sampai kapanpun. bahkan bisa di ahli wariskan. selama ada kartu kpj, dan identitas pemilik, serta keterangan yang dibutuhkan, pastilah bisa di proses.

    Apalagi Program JHT,
    semakin lama pastinya akan semakin bertambah banyak.
    karena Program JHT tidak ada yang namanya potongan / beban / pajak tiap bulan seperti di bank, juga bunga JHT nya selalu lebih tinggi dari suku bunga deposito bank.

    semoga info ini membantu saudara,

  7. toyib mengatakan:

    sy bekerja di salah satu rs swasta di bekasi & sy sdh ikut jamsostek yg jht krn utk jpk sdh di tggung rs, yg ingin sy tanyakan bisa ga sy ikut prog jpk krn anak sy berada di kampung,, ada ga kerjasama sm bank mandiri…?? makasih

  8. mapays mengatakan:

    terima kasih pak Toyib atas atensinya,
    jadi gini,
    Sesuai dengan UU no. 3 Tahun 1992 (pasal 6 ayat 1) Program jamsostek meliputi : JHT, JKK, JKM, dan JPK.

    dalam Peraturan pelaksanaan (PP No 14 tahun 1993 pasal 2 ayat 3) bahwa perusahaan yang telah menyelenggarakan sendiri program jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) bagi tenaga kerjanya dengan manfaat yg lebih baik dari JPK dasar.
    Menurut PP ini, tidak wajib ikut dalam JPK yg di selenggarakan oleh Badan Penyelenggara (PT Jamsostek) artinya dapat menyelenggarakan JPK sendiri.

    Berdasarkan ketentuan diatas, Bapak baru mengikuti Progam JKK, JHT, JKM.
    Berkaitan dengan keinginan utk menjadi peserta JPK Jamsostek, dapat di lakukan dimana perusahaan tempat bapak bekerja mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya dalam program JPK jamsostek.

    utnuk lebih jelasnya silakan bapak menghubungi kantor cabang Jamsotek terdekat.

    Kantor Cabang Bekasi
    Jl. Pramuka No. 29

    Bekasi 17141
    Tel. (021) 8843909

    Fax. (021) 8845438, 88957687
    Status Kantor: Cabang I

  9. Irwan mengatakan:

    Sy blm mengrti cr mempergunakan JPK.mhn penjelasan nya. Trims

  10. Irwan mengatakan:

    Mohon penjelasan bgmn cr menggunakan kartu JPK.trims

    • mapays mengatakan:

      terima kasih atas atensinya pak Irwan,
      sebenernya bapak bisa minta brosur JPK yg tersedia di Kantor cabang Jamsostek terdekat tempat bapak tinggal.
      tapi saya akan kasih catatan yg sama tentang JPK jamsostek.

      bapak bisa klik atau copy paste alamat URL di bawah ini :
      ini penjelasan mengenai JPK jamsostek : Klik Disini
      ini penjelasan mengenai rawat jalan tingkat pertama JPK jamsostek : Klik Disini
      ini penjelasan mengenai rawat jalan tingkat lanjut JPK jamsostek : Klik Disini
      ini penjelasan mengenai prosedur farmasi JPK Jamsostek : Klik disini
      ini penjelasan mengenai Rawat Inap, Rumah sakit JPK Jamsostek : KLik Disini

      Terima kasih atas pertanyaan bapak,
      jika penjelasan saya kurang di pahami, Bapak Irwan bisa langsung datang konsultasi ke bidang JPK Jamsostek Kantor Cabang terdekat.
      salam hormat,
      Mardi Kurnianto

  11. mapays mengatakan:

    ini catatan ringkas saya pak Irwan :

    kartu jpk itu di gunakan untuk pelayanan kesehatan peserta ( TK,ISTRI N 3 org anak):

    adapun pelayanan kesehatan meliputi :
    yaitu pd PPK I, PPK II, Pelayanan khusus n emergensi…
    1.PPK I (PUSKESMA,KLINIK, DR UMUM/GIGI PRAKTEK SOLO YG D TUNJUK)
    2.PPK II (rumah sakit umum pemerintah pusat/daerah, n swasta)
    3.PELAYANAN KHUSUS (rmh sakit yg ditunjuk,optik yg ditunjuk, perusahaan alat kesehatan)
    4.dlm keadaan emergensi dpt langsung meminta pertolongan pd PPK yg ditunjuk JAMSOSTEK atupun tidak.

    terima kasih, semoga membantu.

  12. zii mengatakan:

    .mapys…..semagad.
    .n thx atas informasinya…..

  13. Azka mengatakan:

    Saya mau tanya.Apa jumlah dana jamsostek yg diterima sama dgn slip tabungan jamsostek yg diberi perusahaan tiap tahun?
    Kira2 kalo bekerja 3 tahun berapa dana yg bakal saya terima dengan asumsi potongan 20 rb per bulan dan saya ambil tepat di tahun ke 5.Trims

  14. mapays mengatakan:

    terima kasih atas atensi pak/ibu Azka.
    biasanya perusahaan meminta daftar RSJHT kepada jamsostek utk di beritahukan kepada TK nya.
    jadi daftar Rincian Saldo JHT yang di berikan Jamsostek pasti sama dengan saldo yang ada.

    mengenai jumlah saldo berjumlah berapa, saya tidak tahu persis.
    itu ada hitunganya masing2.
    misalnya dari jenis perusahaan, paket yang di ikutkan, apakah program khusus/setengah paket.
    jadi saya sarankan kepada saudara utk dtang langsung ke kantor jamsostek terdekat.
    bawa kartu KPJ anda,
    utk di hitungkan kepada AO Pembina perusahaan tempat anda bekerja.
    atau coba copy paste link berikut ini :

    http://www.jamsostek.co.id/members/signup.php?tipeuser=K

    terima kasih banyak.
    salam

  15. apni saktiyanto mengatakan:

    berapa uang yang dapat diterima setelah kerja satu tahun di PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing? dan dapat diambil kapan? saya keluar tanggal 12 Februari 2007.

    • mapays mengatakan:

      Yth. Pak Apni,
      Mohon maaf, untuk masalah saldo JHT anda bisa datang langsung ke kantor Jamsostek terdekat dengan membawa Kartu KPJ.
      besar kecilnya saldo di tentukan oleh upah yang di laporkan oleh perusahaan anda.
      yang pasti perhitungan iuran yang di bayarkan adalah :
      Tenaga Kerja : 2% x Upah + dari Perusahaan: 3,7% x upah.

      syarat2 pengambilan JHT sudah saya jelaskan di atas.
      Jaminan Hari Tua akan dikembalikan/dibayarkan sebesar iuran yang terkumpul ditambah dengan hasil pengembangannya, apabila tenaga kerja :
      1. Mencapai umur 55 tahun atau meninggal dunia, atau cacat total tetap;
      2. Mengalami PHK setelah menjadi peserta sekurang-kurangnya 5 tahun 1 bulan (61 bulan) dengan masa tunggu 1 bulan (sejak dinyatakan non aktif dari perusahaan);
      3. Menjadi warganegara asing, atau menjadi PNS/POLRI/ABRI.

      jadi saldo JHT anda bisa di ambil 12 Februari 2012 dengan masa tunggu 1 bulan.
      tenang saja pak Apni, semakin lama semakin banyak saldo JHT anda.

      Ok,
      terima kasih atas apresiasinya.
      salam.

  16. Eko mengatakan:

    Maaf saya mau tanya, saya terdaftar peserta jamsostek th 2001 kemudian saya mengundurkan diri dari perusahaan mei 2004.
    Karna th 2008 daerah kami dilanda musibah banjir/longsor dadakan(baru pertama kali) maka berkas2 semua hilang,seperti IJAZAH,KPJ,PRINTOUT SALDO JAMSOSTEK TERAKHIR,SURAT PENGALAMAN KERJA dll.. ditelan banjir yg mencapai 150cm.jadi saya gak tau gimana cara mulainya untuk mengurus mencairkan saldo jamsostek krn semua syarat Ludes,kecuali Nomer SK karyawan tetap yg masih ingat diluar kepala swaktu bekerja di perusahaan dulu.apa harus dimulai dari mendatangi perusahaan dulu untuk minta SuratPengalamanKerja, atau gimana ya mas ? Krn nmr peserta jamsosteku yg hilang aku gak inget sama sekali,mohon bantuan & saran nya.. Terimakasih banyak..

  17. yusuf mengatakan:

    saya korban kecelakaan kerja tp gak dapat santunan,kecelakaan sy brupa , kulit kepala kena batu sampai robek , mata kena pecahan kaca,sy mau nanya kecelakaan yg mana dpat santunan? Mohon penjelasannya

  18. Mardi Kurnianto mengatakan:

    Yth. Bapak Eko,
    Terima kasih atas apresiasinya.
    intinya, saldo yang ada di jamsostek, selama belum klaim, saldo tersebut tidak akan hilang/hangus/habis.
    justru sebaliknya, semakin lama semakin bertambah saldo.

    mengenai kehilangan dokumen serta kartu, dan anda hendak untuk mencairkanya.
    yang pertama anda harus membuat surat kehilangan kartu KPJ di Kapolres.
    yang kedua, setelah syarat2 pengambilan JHT terpenuhi, anda bisa melampirkan surat kehilangan tersebut dalam satu dokumen.

    syarat pengambilan JHT :
    1. mengisi form Jamsostek 5 (tersedia di kantor Jamsostek) dengan melampirkan Kartu KPJ asli, jika hilang (membawa bukti surat kehilangan kapolres), kartu identitas KTP (photocopy).
    2. permintaan pembayaran (kalim) JHT bagi tenaga kerja sebelum usia 55 tahun telah memenuhi minimal masa kepesertaan 5 tahun, dengan masa tunggu 1 bulan dari tanggal terhitung pemberhentian bekerja dengan di lampiri :
    a. surat keterangan berhenti bekerja dari perusahaan.(jika surat hilang dan perusahaan masih aktif anda bisa meminta surat pengalaman kerja di perusahaan tersebut).
    b. surat pernyataan belum bekerja lagi.
    3.jika dokumen tersebut sudah lengkap, anda mengambil nomor antrian CSO utk pemrosesan dokumen.

    sekian penjelasan dari saya,
    jika bapak masih bingung mengenai penjelasan diatas, saya sarankan bapak datang langsung ke kantor jamsostek terdekat.

    Terima kasih,
    wassalam..

  19. Mardi Kurnianto mengatakan:

    Yth. Bapak yusuf

    mengenai Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sudah pernah saya ulas disini Pak :

    http://mapays.wordpress.com/2010/04/27/program-jaminan-kecelakaan-kerja-jamsostek/

    copy paste alamat tersebut di address URL web browser anda.

    secara singkat akan saya jelaskan disini :
    apabila terjadi kecelakaan kerja, pengusaha wajib mengisi form Jamsostek 3(laporan kecelakaan tahap 1) dan mengirimkan ke Depnakertrans/disnaker dan PT Jamsostek (Persero) TIDAK LEBIH DARI 2X24 jam terhitung sejak terjadinya kecelakaan kerja.

    terima kasih atas apresiasi Pak Yusuf,
    semoga Pak yusuf segera di beri kesembuhan.

  20. yusuf mengatakan:

    juga saya mo nanya lagi dgn jawaban bapak diatas untuk persyaratan santunan,semuanya udah sya lengkapi dr fihak perusahaan.Tapi apa memang benar dengan luka robek dikepala di tempat kerja dikatakan ” CACAT KOSMETIK” sehingga sy tdk mendapatkan hak-hak yang dikeluarkan dr JAMSOSTEK. Saya mohon dgn sangat penjelasan dr bapak sesudah dan sebelumnya saya ucapkan terima kasih………..wassalam

  21. Mardi Kurnianto mengatakan:

    LAMPIRANKEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIANOMOR 22 TAHUN 1993TANGGAL 27 Pebruari 1993

    PENYAKIT YANG TIMBUL KARENA HUBUNGAN KERJA

    ================================================================= NO. PENYAKIT—————————————————————–

    1. Pnemokoniosis yang disebabkan debu mineral pembentuk jaringan parut (silicosis, antrakosilikosis, *30146 asbestosis) dan silikotuberkolosis yang silikosisnya merupakan faktor utama penyebab cacat atau kematian.

    2. Penyakit paru dan saluran pernapasan (bronkhopulmoner) yang disebabkan oleh debu logam keras.

    3. Penyakit paru dan saluran pernapasan (bronkhopulmoner) yang disebabkan oleh debu kapas, vlas, henep dan sisal (bissinosis).

    4. Asma akibat kerja yang disebabkan oleh penyebab sensitisasi dan zat perangsang yang dikenal yang berada dalam proses pekerjaan.

    5. Alveolitis allergika yang disebabkan oleh faktor dari luar sebagai akibat penghirupan debu organik.

    6. Penyakit yang disebabkan oleh berilium atau persenyawaannya yang beracun.

    7. Penyakit yang disebabkan oleh kadmium atau persenyawaannya yang beracun.

    8. Penyakit yang disebabkan fosfor atau persenyawaannya yang beracun.

    9. Penyakit yang disebabkan oleh krom atau persenyawaannya yang beracun.

    10. Penyakit yang disebabkan oleh mangan atau persenyawaan-nya yang beracun.

    11. Penyakit yang disebabkan oleh arsen atau persenyawaan-nya yang beracun.

    12. Penyakit yang disebabkan oleh raksa atau persenyawaan-nya yang beracun.

    13. Penyakit yang disebabkan oleh timbal atau persenyawaan-nya yang beracun.

    14. Penyakit yang disebabkan oleh fluor atau persenyawaan-nya yang beracun.

    15. Penyakit yang disebabkan oleh karbon disulfida. beracun.

    16. Penyakit yang disebabkan oleh derivat halogen dari persenyawaan hidrokarbon alifatik atau aromatik yang beracun.

    17. Penyakit yang disebabkan oleh benzena atau homolognya yang beracun.

    18. Penyakit yang disebabkan oleh derivat *30147 nitro dan amina dari benzena atau homolognya yang beracun.

    19. Penyakit yang disebabkan oleh nitrogliserin atau ester asam nitrat lainnya.

    20. Penyakit yang disebabkan oleh alkohol, glikol atau keton.

    21. Penyakit yang disebabkan oleh gas atau uap penyebab asfiksia atau keracunan seperti karbon monoksida, hidrogensianida, hidrogen sulfida, atau derivatnya yang beracun, amoniak seng, braso dan nikel.

    22. Kelainan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan.

    23. Penyakit yang disebabkan oleh getaran mekanik (kelainan-kelainan otot, urat, tulang persendian, pembuluh darah tepi atau syaraf tepi.

    24. Penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dalam udara yang berkenaan lebih.

    25. Penyakit yang disebabkan oleh radiasi elektro magnetik dan radiasi yang mengion.

    26. Penyakit kulit (dermatosis) yang disebabkan oleh penyebab fisik, kimiawi atau biologik.

    27. Kanker kulit epitelioma primer yang disebabkan oleh ter, pic, bitumen, minyak mineral, antrasena atau persenyawaan, produk atau residu dari zat tersebut.

    28. Kanker paru atau mesotelioma yang disebabkan oleh asbes.

    29. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit yang didapat dalam suatu pekerjaan yang memiliki risiko kontaminasi khusus.

    30. Penyakit yang disebabkan oleh suhu tinggi atau rendah atau radiasi atau kelembaban udara tinggi.

    31. Penyakit yang disebabkan bahan kimia lainnya termasuk bahan obat.

  22. Mardi Kurnianto mengatakan:

    mohon maaf Pak Yusuf, saya tidak bisa menyatakan secara pasti. saya sarankan bapak datang langsung ke Kantor Jamsostek terdekat utk mendapatkan informasi.

    terima kasih telah menghubungi kembali.

  23. yusuf mengatakan:

    terima kasih atas penjelasannya..tp pak dlm hal ini udah pernah sy tanyakan pada yang berwenang JAMSOSTEK tentunya.dengan kecelakaan sy ditempat kerja,stlh sembuh mereka mengatakan Bapak CACAT KOSMETIK seningga bapak tidak dapat ganti rugi hanya bapak dapat santunan berupa ganti rugi pengobatan dari jamsostek tanpa ada ganti rugi yang lain.Apa benar demikian pak….dan apa arti cacat kosmetik dari kaca mata jamsostek….Saya minta tlong bantuannya sebelum dan sesuda saya ucapkan terimakasih…wassalam

  24. Mardi Kurnianto mengatakan:

    Yth Bapak Yusuf.
    saya bukan tidak mau menolong,
    akan tetapi semua itu ada prosedurnya, ada aturanya, dan setelah itu ada verifikasinya.
    kalo semua itu sudah memenuhi utk klaim JKK, mustahil kalo jamsostek tidak membayarkan kwajiban yg menjadi hak peserta.
    silakan bapak berkonsultasi terlebih dahulu kepada pengurus Jamsostek di perusahaan bapak bekerja, anda berhak utk bertanya knp Kecelakan Kerja ini di katakan sebagai CACAT KOSMETIK.

    tks

  25. yusuf mengatakan:

    ITULAH P’ saya juga heran………..tp saya minta tolong sekali lagi untuk melengkapi data2 saya yg diajukan atau ditanyakan kepihak2 JAMSOSTEK…Apa sih sebenarnya arti dari cacat kosmetik versi jamsostek tsb sehingga sya tidak dpt ganti rugi tsb selain biaya angkutan dan pengobatan yang telah dipenuhinya………..sekali saya minta tolong dan bantuannya saya ucapkan terima kasih….wassalam…..please deh karena kejadian ini udah 5 bulan yang lalu lho Pak karena saya benar2 bingung menyelesaikan masalah ini………

  26. Mardi Kurnianto mengatakan:

    maaf Pak Yusuf, saya hanya bisa memberikan informasi yang sekiranya dapat membantu peserta.
    saya sudah sarankan agar anda berkonsultasi dengan pengurus Jamsostek Tempat anda bekerja. nanti beliau yang akan meneruskan pesan anda ke pembina jamsostek perusahan agar mendapat jawaban kepastian masalah anda.

    terima kasih Pask Yusuf telah menghubungi kembali.
    salam,

  27. Eko mengatakan:

    Oke, makasih banyak atas penjelasan nya pak.

  28. Eko mengatakan:

    Baik, terimakasih banyak atas informasi nya pak kurnianto.

  29. Mardi Kurnianto mengatakan:

    Terima Kasih kembali Pak Eko Yang Terhormat.

  30. yusuf mengatakan:

    trima ksh atas sumbang saran yg bpak berikan…wassalam

  31. arif budiman mengatakan:

    nama saya arif budiman,saya sudah berhenti dari pt norwest inds.t awal kepesertaan jamsostek saya pada bulan desember 2005 kalau jht saya saya ambil desember 2010 tahun ini bisa nggak?

  32. Mardi Kurnianto mengatakan:

    To : Pak Arif Budiman,

    permintaan pembayaran (kalim) JHT bagi tenaga kerja sebelum usia 55 tahun telah memenuhi minimal masa kepesertaan 5 tahun, dengan masa tunggu 1 bulan dari tanggal terhitung pemberhentian bekerja dengan di lampiri :
    a. surat keterangan berhenti bekerja dari perusahaan.(jika surat hilang dan perusahaan masih aktif anda bisa meminta surat pengalaman kerja di perusahaan tersebut).
    b. surat pernyataan belum bekerja lagi.

    semoga informasi ini bermanfaat.

    terima kasih.

  33. Catoer mengatakan:

    Salam hormat,
    Saya peserta jamsostek dan ikut dlm jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK). Pada pertengahan agustus 2010 saat berada di luar kota saya mengalami sakit “types” dan dirawat selama 5 hari di klinik swasta. Setelah kembali ke kota asal, saya datang ke kantor jamsostek dgn membawa kelengkapan berkas utk mengklaim biaya perawatan emergensi. Namun pihak jamsostek menolak klaim saya dgn alasan klinik tdk diperbolehkan melakukan rawat inap.
    Mohon penjelasan.

  34. Mardi mengatakan:

    Pak Catoer Yang terhormat,
    berikut saya sampaikan prosedur Emergency:

    KASUS GAWAT DARURAT ATAU EMERGENCY.

    Pengertian “ Emergency “.

    Emergency atau keadaan darurat adalah suatu keadaan pada pasien apabila tidak dengan segera diberikan pertolongan, maka akan membahayakan jiwa / nyawa pasien tersebut ( Berakibat fatal).

    KRITERIA EMERGENCY

    Yang termasuk dalam criteria Emergency adalah :

    1. Kecelekaan.
    2. Serangan Jantung
    3. Serangan atsma berat
    4. Kejang demam (minimum 39 derajat celcius)
    5. Pendarahan hebat
    6. Muntah berak disertai dehidrasi
    7. Kehilangan kesadarn
    8. Ayan/ Epilepsy
    9. Colic renal dan colic abnominal

    PROSEDUR EMERGENCY

    Apabila peserta menderita penyakit yang harus segera ditangani oleh dokter , maka dapat dilakukan :

    1. Datang ke rumah sakit yang ditunjuk dengan membawa kartu JPK, atau langsung ke dokter /rumah sakit terdekat dengan tempat tinggal peserta.

    2. Apabila peserta harus rawat inap, makadapat secara langsung dirawat inap di rumah sakit yang ditunjuk atau rumah sakit terdekat dengan pekerja.

    3. Mintalah resume medical / diagnosa dri dokter yang menangani dan diserahkan ke kantor Klinik Perusahaan.selambat- lambatnya 2 X 24 jam setelah dilakukan tindakan medis.

    4. Apabila peserta dirawat pada rumah sakit yang tidak ditunjuk maka keluarga paien / peserta membayar terlebih dahulu seluruh biaya perawatan dan pengobatan tersebut.

    5. Kemudian membawa kwitansi asli bukti pembayaran dan membawa surat resume medik ke kantor Klinik Perusahaan untuk mendapatkan penggantian sesuai dengan standar JPK pemerintah ( Jamsotek)

    6. Batas waktu rawat inap untuk kasus emergency dirumah sakit yang tidak ditunjuk yaitu maksimal 7 (tujuh) hari, dan apabila pasien tersebut masih memerlukan untuk dilakukan rawat inap maka pesrta / keluarga diharuskan meminta surat rujukan dari rujukan dari dokter PPK I untuk dilakukan rawat inap selanjutnya. Ke rumah sakit yang ditunjuk.

    Catatan:
    Khusus untuk kasus emergency dengan rawat jalan, pemberian obat –obatan maksimal untuk pemkaian 1 (satu) hari, selanjutnya pesrta harus berobat kembali ke PPK I.

    semoga membantu.
    salam hormat,

  35. catoer76 mengatakan:

    Mas Mapays yth,
    Terima kasih penjelasannya, tapi yg menjadi substansi permasalahannya adalah pihak jamsostek menolak klaim saya karena saya dirawat inap di klinik. Mereka menyatakan bahwa jamsostek tdk melayani klaim peserta yg dirawat inap di klinik walau dlm keadaan emergensi.
    Sebagai catatan saat saya dirawat inap tsb
    saya berada diluar kota (sekitar 200 km dr tempat tinggal saya) dan yg menentukan saya harus rawat inap adalah dokter karena saat itu saya mengalami demam tinggi, mual/muntah2, dan kondisi fisik yg sangat lemah.

    • mapays mengatakan:

      terima kasih Pak Catoer76 telah menghubungi kembali.
      maaf lahir batin sebelumnya.

      jadi seperti ini pak,
      hasil analisa saya, kasus yang di alami oleh pak catur memang sudah tergolong emergeny. karena termasuk dalam cakupan pelayanan emergency, yaitu : kejang demam/panas minimal 39 derajad celcius.
      tapi kenapa hal seperti itu tidak bisa di ajukan klaim?
      usul saya, bawa surat keterangan dari klinik tersebut. bahwa anda telah di rawat dalam keadaan emergency.
      kemudian lampirkan pula kelengkapan seluruh berkas klaim JPK.
      untuk kemudian di ajukan kembali ke kantor PT Jamsostek di tempat adan.

      terima kasih,
      semoga membantu.

      • mapays mengatakan:

        perlu di garis bawahi,
        yang membuat pernyataan / keterangan pasien dalam keadaan emergency di klinik harus seorang Dokter, bukan manteri / tabib.

        terima kasih.

  36. liaema mengatakan:

    mba mo tnya donk….minimum peserta untuk daftar jd anggota jamsostek brp ya??? trz kl perusahaan saya tidak mencapai jumlah minimum tersebut gimana cara agar bisa ikut jamsostek…program yg akan diikuti adalah JPK

    thnx

    • mapays mengatakan:

      selamat malam,
      salam kenal bu Liaema.

      saya mapays / Bpk/mas. Mardi Kurnianto.

      persyaratan utk mengikuti program jamsostek adalah,
      perusahaan yang mempekerjakan TK lebih dari atau sama dengan 10 orang atau membayar SELURUH upah per bulan paling sedikit 1.000.000 atau lebih.

      untuk mengikuti program JPK, perusahaan harus mengikuti program Wajibnya terlebih dahulu.
      antara lain : JHT, JKK, JKM.

      terima kasih, semoga membantu.

  37. catoer76 mengatakan:

    Mas Mapays Yth,
    terima kasih jawabannya, saya juga menghaturkan maaf lahir bathin.

    Semua persyaratan untuk klaim perawatan emergensi sudah saya lengkapi berupa: photocopy KTP & KPK, surat keterangan masih aktif bekerja, kronologis, resume dokter, rincian biaya, rincian obat, kwitansi bermaterai, hasil pemeriksaan laboratorium.

    Jamsostek hanya bersedia membayar Rp 80ribu sebagai biaya pengganti tindakan emergensi. Jamsostek mengatakan bahwa seharusnya setelah mendapat tindakan emergensi saya harus pindah ke rumah sakit bila akan dirawat inap karena “klinik tidak diperbolehkan melakukan rawat inap”.

    Sebagai catatan, klinik tempat saya dirawat memiliki fasilitas rawat inap dan ditangani beberapa dokter dengan keahlian masing-masing.

    Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah ada peraturan yang menyatakan klinik dilarang melakukan rawat inap.

    Atas jawaban mas Mapays saya ucapkan terima kasih.

  38. msrny mengatakan:

    Siang mas mapay,

    Saya coba cek saldo via Online tp kog keluar hasilnya transaksi 0 ya?
    Sekitar 2 bulan sebelumnya saya coba cek masih bs, selain via OL saya mau coba cek via sms cuma tidak tau caranya bagaimana.
    Karena kadang kalo cek lwt telepon juga kurang efektif

    Terima Kasih sebelumnya

    • mapays mengatakan:

      saya baru cek bisa pak,,,
      nanti akan keluar:
      SAL Saldo Awal
      IUR Jumlah Iuran
      BGI Bunga Iuran
      KBI Penyesuaian hasil pengembangan Iuran

      coba bapak cek lagi?

  39. mapays mengatakan:

    selamat siang juga Pak/Bu msrny,
    salam kenal.

    memang, sekarang AO sudah tidak bisa melayani cek saldo lewat telp. jadi peserta harus datang langsung ke Kantor Jamsostek terdekat utk minta posisi saldo terakhir JHT, dengan cukup membawa Kartu KPJ asli.

    kalo masalah tidak bisa akses ke web, itu wewenang kantor Pusat pak msrny.
    mungkin webnya lagi maintenance, karena perlu update data&securitynya.
    pak msrny tenang saja, saldo anda tidak akan hilang, hangus, atau berkurang selama anda belum klaim JHT.

    mungkin seperti itu penjelasan dari saya,
    semoga membantu.
    regards

  40. msrny mengatakan:

    Pagi mas mapays,

    Kenalkan saya Erny.
    terima kasih atas tanggapan-nya.
    per pagi ini saya coba lagi via Online ternyata bisa, soalnya 2hari lalu berturut-turut tidak bisa keluar saldonya.
    apa karena mkn ada error yah? krn waktu tmn saya cek bs.
    sempat kawathir apa JHT saya hangus.
    Jika mau cek lwt sms bagaimana caranya ya?

    Kalau mau ambil JHT saya setelah masa peserta 5thn 1bln jg harus di lampirkan keterangan tidak bekerja ?

    trims sebelumnya

  41. mapays mengatakan:

    Terima kasih atas apresiasinya,
    JHT yang belum di kalim tidak akan hangus, berkurang, mati, kosong, dll.
    mungkin ada error system karena sedang dalam maintenance.
    karena di JHT tidak ada administrasi bulanan seperti tabungan di bank, pengembangan bunga JHT saat ini mencapai 9% / tahun (belum termasuk insentif) sangat berbeda dengan bunga deposito bank yg hanya -+ 6%/tahun. bunga JHT akan selalu lebih tinggi dari bunga deposito bank.

    syarat pengambilan JHT salah satunya adalah surat keterangan berhenti bekerja/pengalaman bekerja.
    kalo perusahaanya sudah tutup, buat surat ket berhenti bekerja di kantor disnaker dengan dilampirkan surat keterangan kelurahan setempat(perusahaan berada) bahwa perusahaan telah tutup.
    oleh karena itu, jika anda berhenti bekerja, mintalah surat keterangan bekerja dari perusahaan anda.

    mungkin itu penjelasan dari saya,
    semoga membantu dan bermanfaat.

    salam

  42. msrny mengatakan:

    Siang mas mapays,

    bila pada saat saya mau klaim JHT dalam keadaan mmg sudah resign dr perusahaan yg bersangkutan dan memiliki pekerjaan yg baru apa jg harus menyertakan ket tdk bekerja? kl surat referensi sudah diberikan oleh kantor saya ?

    trims

  43. mapays mengatakan:

    selamat sore bu erny,
    jadi seperti ini,
    syarat pengambilan JHT adalah:
    1. kepesertaan Jamsostek 5 tahun (dan masa tunggu selambatnya 1 bulan), meninggal dunia, menjadi PNS/TNI/POLRI, pergi ke luar negeri dan tdk kembali.
    2. copy KTP
    3. Copy KK
    4. Surat keterangan berhenti bekerja/pengalaman kerja dari perusahaan bersangkutan,
    5 Mengisi Form 5 yang bisa ibu ambil di Jamsostek.

    Kenapa harus memakai surat keterangan pengalaman kerja dari perusahaan yg bersangkutan? karena pada saat pembuatan KPJ ibu terdaftar aktif sebagai TK di perusahaan tersebut dan jamsostek haru melakukan konfirmasi kepada pengurus perusahaan,
    kemudian yang namanya JHT kan “Jaminan Hari Tua” kalo misal ibu masih aktif bekerja di perusahaan lain, kenapa tidak di sambung saja saldonya?jadi tidak perlu membuat kartu KPJ lagi.
    jadi lengkapilah syarat2 diatas sesuai dengan prosedurnya, saya YAKIN pasti Jamsostek tidak akan susah2 mencairkan uang JHT Ibu.

    terima kasih, semoga membantu.

  44. msrny mengatakan:

    Pagi Pak Mapays,

    Saya ucapkan banyak terima kasih atas penjelasan-nya yang sangat jelas dan amat membantu.

  45. mapays mengatakan:

    Terima kasih atas apresiasinya dan memberi pertanyaan,
    Regards,

    Mardi Kurnianto

  46. vicitta mengatakan:

    sore pak. sy mau tanya dong…..
    sy berhenti kerja dari awal januari 2010. tp ktr sy msh membayar jamsostek sy smpai bulan juni 2010. apakah nanti jika sy cairkan uang jamsosteknya akan bermasalah? mengingat disurat ktrgn kerja sy keterangannya berhenti januari. mohon penjelasannya,tq

  47. mapays mengatakan:

    selamat sore juga Ibu Vicitta,
    pertanyaan saudara “apakah nanti jika sy cairkan uang jamsosteknya akan bermasalah? ”
    jawabanya adalah : TIDAK,

    pengurus Jamsostek perusahaan yang cermat, akan memberikan Formulir 1B (tenaga kerja keluar) kepada jamsostek jika memang ada TK yang keluar.
    karena jika tidak di laporkan ada TK keluar, akan mempengaruhi terhadap jumlah iuran yang di storkan.
    tetapi jika anda keluar tetapi tidak di laporkan, hal ini cenderung menguntungkan bagi anda, kalo anda keluar bulan Januari tetapi perusahaan membayarkan iuran saudara sampai dengan bulan Juni,
    Berarti anda di untungkan selama 6 Bulan bukan?

    di jamsostek itu tidak ada yang susah bu, asal prosedurnya di lengkapi.
    pencairah JHT kan sudah jelas,
    kalo JHT sudah memenuhi syart utk di cairkan, Jamsostek hanya butuh:
    KPJ asli, copy KTP, copy KK, surat keterangan berhenti kerja, mengisi form 5(pencairan JHT).

    sudah jelas kah bu?
    terima kasih atas atensi anda,
    semoga membantu.

    rgd

  48. vicitta mengatakan:

    sudah jelas pak. terimakasih byk atas penjelasannya.

  49. acach mengatakan:

    Pak, saya kurang jelas cara cek saldo jamsostek via sms ?

    • mapays mengatakan:

      utk cek saldo JHT, saya sarankan bapak datang langsung ke PT Jamsostek (Persero) terdekat dengan membawa kartu KPJ. minta di printkan saldo akhirnya.
      cek saldo tidak di pungut biaya.

      utk cek saldo menggunakan sms/web saldo JHT tidak up to date, karena tidak terhubung langsung dengan sistem.

      tks semoga membantu..

  50. ari mengatakan:

    klo blum 5 tahun apa sudah bisa di ambil???
    soalnya saya sudah tidak bekerja lagi…

    • mapays mengatakan:

      saldo JHT jamsostek bisa di ambil sebelum 5 tahun jika :
      1. meninggal dunia,
      2. terdaftar sebagai pns/TNI/Polri
      3. terkena narapidana/di penjara

      jadi kalo belum 5 tahun tidak bisa di ambil kecuali alasan tersebut di atas.
      tunggulah sampai pada saatnya, saldo JHT Anda tidak akan hilang/susut/berkurang selama blm di klaim.
      bahkan semakin lama semakin bertambah meskipun anda sudah tidak di bekerja/saldo anda tidak di storkan lagi oleh perusahaan.

  51. riopom mengatakan:

    februari 2005 masuk jamsostek juli 2005 berhenti kerja . sekarang 2011 apa saya masih punya saldo di jamsostek . trimakasih atas jawabannya ? rio

    • mapays mengatakan:

      terima kasih atas pertanyaan Pak Rio,
      jadi saldo Jamsostek baru bisa di ambil setelah 5 tahun, maksudnya adalah umur kepesertaan TK menjadi peserta Jamsostek, bukan lamanya anda bekerja.
      misal ada terdaftar sebagai peserta pada Februari 2005, jadi umur kepesertaaan Jamsotek Pak Rio sudah 6 tahun tahun tentunya (Februari 2011).
      sehingga saldo tersebut sudah bisa di ambil.

      saldo JHT Tidak akan hilang, hangus, atau berkurang, selama belum melakukan klaim JHT. bahkan semakin lama semakin berkembang.
      berbeda dengan anda menabung di bank yg tiap bulan di kenai biaya administrasi bulanan. di Jamsostek tidak ada administrasi.

      utk syarat2 pengambilan JHT tentunya sudah saya jelaskan di tulisan2 diatas, silakan di baca dan di lengkapi.
      kemudian ajukan klaim di PT jamsostek terdekat di kota anda.

      semoga informasi ini membantu.
      tks

  52. Yaya mengatakan:

    malam Mapays:
    untuk mencairkan dana jamsostek apa Perlu KK yang ASLI..???
    soalnya KK yang ASLI ada di MAKASAR di pegang sama Orang tua, Sedangkan saya posisi Di JAKARTA..!!!!
    sekali lagi apa perlu banget ga pak KK yang ASLI,, apalagikan saya belum Nikah jadi KK masih ikut sama orang tua,,
    terima kasih…

  53. mapays mengatakan:

    malam yaya,
    BOS yaya,
    Kalo mau bertanya di baca dulu kutipan diatas, pertanyaan anda sudah di jawab dengan jelas sekali….
    (lain kali gak usah pake tanda “!!!!!!!”)

    syarat pengambilan JHT adalah:
    1. kepesertaan Jamsostek 5 tahun……….
    2. copy KTP
    3. Copy KK
    4. Surat keterangan berhenti bekerja……..
    5 Mengisi Form 5..

    jadi kalo KK nya jauh, minta di copykan saja, kemudian di pos kan atau di fax.
    itu dah cukup.
    trims.

    • Yaya mengatakan:

      Terima kasih Mapays,, Maaf klo pertanyaan saya kemarin pakai tanda *!!!!!*
      Soalnya teman saya pernah mengurus ke jamsostek juga, tapi dari pihak jamsosteknya diharuskan untuk memperlihatkan KK asli nya,,sedangkan yg ada cuma FC nya aja,, dengan sangat terpaksa harus menunggu kiriman KK aslinya dulu…
      sekali lagi Terima kasih Mapays atas jawabannya..
      Sukses Selalu

  54. mapays mengatakan:

    ini blog saya pribadi, tidak ada hubunganya dengan internal maupun eksternal Jamsostek, saya hanya membantu memberi solusi saja mas Yaya.

    utk pengambilan JHT, pake copy KK nya saja, sesuai dengan syarat pengambilan JHT.

    thanks telah menghubungi.

    • moestakim mengatakan:

      Salam hormat, tolong jawab sesjujur-jujunya apa tiap ansuransi pemerintah Jamsostek : KEMNAKERTRANS, Jasaraharja : KEMHUB , Askes : KEMKES semua kalau klaim : 1.harus pakai kwitansi yang asli, Pemebayaran pengobatan dan perawatan apa digabung, padahal : 1 Jasaraharja tanpa Iuran, JAMSOSTEK dan ASKES bayar iuran tiap bulan sesuai dengan peraturan kami masuk asuransi ingin dapat santunan sesui dengan peraturan yang berlaku mohon dijelaskan terima kasih.

  55. mapays mengatakan:

    terima kasih,

    bapak baca di sini pak,

    http://www.jamsostek.co.id/content/news.php?id=1317

    penjelasanya lebih lengkap..

    salam

  56. souvenir pernikahan mengatakan:

    Makasih infonya, saya baru mau urus ke jamsostek. Mudah-mudahan ga ribet….

  57. mapays mengatakan:

    terima kasih,
    tidak ada yang ribet pak,
    asal semua prosedur sudah memenuhi utk klaim.

    silakan komplain, agar jamsostek bisa menjelaskan alasanya.

    tks telah berkunjung.

    • Johannes mengatakan:

      Sore P Kurnianto, saya ingin bertanya:
      1. Mengapa santunan JK nominalnya tetap (10 juta), padahal iurannya berdasarkan % gaji? Bukankah artinya yang gajinya besar manfaatnya kecil, dan yang gajinya kecil manfaatnya besar, berbanding terbalik dengan prinsip asuransi?
      2. Mengapa santunan kematian di JKK nominalnya (48 * gaji) sangat jauh di atas santunan JK? Apa yang menyebabkan perbedaan yang begitu besar? Artinya kalau gaji seseorang 5 juta, lalu meninggal karena dengue, santunannya 10 juta; tapi kalau meninggal naik motor dalam rangka dinas, santunan 240 juta (+JK). Kalau gajinya lebih besar, perbedaannya otomatis makin lebih besar lagi.
      Trims.

  58. mapays mengatakan:

    selamat pagi,
    tks atas pertanyaan pak Jo.
    jawaban pertanyaan pertama : presentase jaminan kematian adalah 0,3% * upah.
    besar kecilnya gaji tidak mempengaruhi santunan kematian, karena Jaminan sosial tersebut diperoleh sebagai hak dan bukan dari belas kasihan orang lain,
    Agar pembiayaan dan kemanfaatannya bisa optimal, maka pelaksanaannya dilakukan dengan system gotong royong, yakni
    Yang muda membantu yang tua,yang sehat membantu yang sakit yang mempunyai penghasilan tinggi membantu yang berpenghasilan rendah.

    jawaban petanyaan kedua:
    program jamsostek yg berhubungan dengan santunan kematian adalah :
    jaminan kematian dan kematian karena kecelakaan kerja.

    kalau jaminan kematian: syaratnya adalah meninggal dunia, meninggal krn sakit, bencana, kecelakaan, di bunuh, dll yg penting ada keterangan meninggal dari instansi terkait dan meninggal BUKAN KARENA KERJA / DALAM RANGKA/BERKAITAN DENGAN KERJA. jaminan kematian masih berfungsi meskipun TK sudah tidak aktif bekerja di perusahaan, maksimal 6 bulan dari masa berhenti bekerja.

    kalau kematian krn kerja: lebih byk syaratnya, ada saks2i, surat kematian, BAP kepolisian(kalo laka lantas), ada keterangan dari perusahaan, absensi, surat dinas, ket lurah, dll. dan telah di nyatakan syah dengan cek kasus bahwa kematian tersebut adalah kematian kecelakaan kerja.
    jaminan kecelakaan kerja akan off/tdk berfungsi terhitung jika TK sudah di laporkan keluar dari perusahaan.

    jadi tinggal masuk kedalam kategori yg mana?
    meninggal biasa atau meninggal karena KK? tidak bisa dapat dua2 Pak JO.

    kenapa santunan kematian KK kerja lebih besar?
    ilustrasi : Pak Jo kalo menggaji karyawan. lebih besar yg bekerja atau yg tidak bekerja?

    terima kasih.
    salam

  59. Johannes mengatakan:

    Terima kasih P Kurnianto.
    Dapat saya simpulkan bahwa JK menganut prinsip perpajakan, di mana terjadi subsidi silang antara yang berpenghasilan tinggi dan rendah. Padanannya, membayar pajak besar atau kecil, tetap melalui jalan raya yang sama, menikmati penerangan jalan yang sama, memperoleh layanan yang sama dari petugas Imigrasi, dan sebagainya. Tidak ada pembedaan perlakuan atau manfaat yang diterima dan sudah sewajarnya yang berlebih membantu yang berkekurangan, yang tidak bekerja ditolong oleh yang bekerja.
    JKK menganut prinsip asuransi: manfaat berbanding lurus dengan iuran, dan mungkin ada subsidi silang antara perusahaan yang “berisiko” tinggi dan rendah.
    Salam.

  60. mapays mengatakan:

    Terima kasih atas apresiasi Pak Johannes,

    Rgd

  61. safar mengatakan:

    siang pak, mau tanya..
    1. Untuk mengurus JHT, Saya pakai KK Fotocopy ( yang aslinya di kampung ) karena masih ikut sama orang tua alias masih Bujangan, nah waktu saya ke Jamsostek Cengkareng, petugasnya bilang harus ada surat keterangan RT/RW setempat, mohon jawabannya.
    2. ini kelengkapan waktu saya ke jamsostek daerah cengkareng :
    – Kartu peserta jamsostek ASLI & FC
    – KK cuma FC
    – Packlaring ASLI & FC
    – KTP ASLi & FC
    Nah pertanyaan saya yg ke 2 : Alamat kartu peserta jamsostek,KTP dan Packlariing beda, karena dulu sering di pindah tugas,, mohon jawabannya
    Trims , sukses Slalu…

    • mapays mengatakan:

      siang pak Safar.
      terima kasih atas pertanyaanya..
      kapungnya daerah mana pak?
      jangan2 kita ber tetangga..
      hehe..
      begini pak,
      harusnya bapak tadi langsung tanya kepada petugas CSO yg di depan, kenapa harus pakai surat ket RT RW setempat?
      pasti jawabanya akan sama dengan saya.
      ok, saya bantu menjawab.
      memang,
      utk pengklaiman saldo JHT adalah mutlak milik tenaga kerja yang bersangkutan.
      syarat2 yg harus di penuhi antara lain seperti yg saya jelaskan di atas :

      1. kepesertaan Jamsostek 5 tahun (dan masa tunggu selambatnya 1 bulan), meninggal dunia, menjadi PNS/TNI/POLRI, pergi ke luar negeri dan tdk kembali.
      2. copy KTP
      3. Copy KK
      4. Surat keterangan berhenti bekerja/pengalaman kerja dari perusahaan bersangkutan,
      5 Mengisi Form 5 yang bisa diambil di Jamsostek.

      jadi, KK asli hanya utk di lihatkan, apakah copyan KK sudah sesuai dengan yg asli?
      kalo anda memberikan alasan yg lain, CSO akan memberikan jawaban:
      minta surat pengantar dari RT RW setempat saja sebagai pengganti pak.
      saran saya :
      kalo bapak lagi pulang kampung, di ambil saja di kantor jamsostek terdekat dengan kampung bapak.

      ok, semoga membantu.
      salam

      • safar mengatakan:

        terima kasih pak,,
        Berarti kalo ada KK aslinya ga perlu buat surat pengantar RT/RW ya pak ?
        satu hal lagi,, klo KK saya sama KTP alamatnya beda, KK alamatnya Di Makasar, trus KTP nya beralamatkan Tangerang,,?
        maaf ya pak banyak nanya, takut tersesat dijalan hehe.
        trims, sukses selalu.

  62. mapays mengatakan:

    oh,,
    iya seperti itu.
    kalo bapak menggunakan KK asli gak usah pake pengantar. KK asli di liatkan saja, nanti di bawa pulang. dalam syarat pengambilan JHT tidak perlu menggunakan Pengantar RT RW.

    utk ktp dan kk yg berbeda alamat, tidak masalah pak. KTP utk menentukan identitas bapak, kalo KK utk memperkuat data dan di cocokan ibu kandungnya.
    semua syarat tersebut bertujuan baik utk TK, sehingga tidak di manfaatkan oleh orang yg tidak berhak.

    sekian, terima kasih

    • safar mengatakan:

      Alhamdullilah,, semua pertanyaanku sudah dijawab dengan jelas,
      terima kasih Pak, mudah2han Blog bapak ini selalu maju dan terus berJaya..AMIN.
      salam Sukses :)

  63. Johannes mengatakan:

    Sore Pak
    Ada pegawai kami yang berusia 58 (kontrak) yang meminta agar diikutsertakan dalam Jamsostek. Selama ini perlakuan di kami tidak mengikutsertakan pegawai di atas usia 55. Bagaimana sebenarnya ketentuan Jamsostek dalam hal ini? Apakah dipulangkan ke kebijakan masing-masing pemberi kerja?
    Trims.

  64. Elisa mengatakan:

    Sorek pak. Saya mohon bantuan pak dengan amat sangat. Saya sedang menghadapi masalah besar tentang jamsostek. Bulan februari awal tenaga kerja tempat saya bekerja mengalami kecelakaan kerja hingga tewas. Sayangnya saya melakukan kesalahan dengan mengeluarkan beliau dr kepesertaan jamsostek di bulan yang sama yaitu februari. Dan saya sudah rekon bulan februari juga. Tapi bulan maret belum. Saya mau rubah datanya karyawan yang meninggal tersebut supaya bisa dikeluarkannya menjadi bulan maret supaya keluarganya bisa mendapatkan hak2nya dari jamsostek. Kira2 bisa gak ya pak. Kalo misal bisa tolong beri penjelasan mengenai prosesnya apa saja yang harus saya lalui. Terima kasih banyak dan mohon sekali untuk bantuannya.

  65. mapays mengatakan:

    sore pak jo?
    wah, pak Jo betah nih blog saya, sampai balik lagi ..
    terima aksih kunjunganya.

    sebenarnya tidak ada batasan utk pendaftaran TK dalam usia.
    usia lebih dari 55 tahun boleh saja ikut dalam Kepesertaaan Jamsostek.
    Jamsostek adalah Pelindung Pekerja dan Mitra Pengusaha.
    berarti aturanya lebih wajib melindungi dari pada menolak Pak.

    sekian terima kasih.

  66. mapays mengatakan:

    Sore Bu elisa…..
    salam kenal.

    Hem…..
    saya paham pertanyaan ibu, yang sedang saya pikirkan, apakah TK tersebut sudah klaim JHT nya sebelum ybs meninggal?
    kalo sudah klaim JHT, berarti ya sudah tidak bisa di tolong lagi bu.

    kalo belum,
    saya sarankan ibu berkonsultasi dengan pembina perusahaan yg ibu urus.
    buat berita acara kesalahan pengeluaran TK tersebut, di tanda tangani oleh atasan ibu.
    semoga masih ada kebijakan mengenai hal ini.

    saya menyarankan ibu berhati2 dalam hal pelaporan DUMTK di cek terlebih dahulu,
    misal ada TK minta JHT keluar sedangkan TK masih aktif, jangan pernah mau mengeluarkan TK tersebut.
    karena bisa jadi akan menjadi kasus seperti ini.

    sekian, semoga membantu.
    salam

  67. mapays mengatakan:

    jadi,
    santunan Kematian di Jamsostek ada 2,
    kematian karena Kecelakaan kerja atau kematian biasa.
    tinggal masuk ke dalam golongan mana?
    tidak bisa dapat dua2nya.
    kalo kematian biasa yang di dapat hanya :sebesar : 10 jt + JHT + Uang makam 2jt + santunan berkala 200rb/bln selama 2thn.
    totalnya 16.800.000 + JHT.

    kalo kematian kecelakaan kerja = 48 x upah di laporkan + uang makam 2jt + JHT + santunan berkala 200rb/bln selama 2thn.

  68. Elisa mengatakan:

    Alhamdulillah JHT nya belum diambil pak. Berarti saya masih punya kesempatan untuk merubah data karyawan yang bersangkutan ya pak?kebetulan saya adalah hrd pt dit4 saya bekerja.apa bisa jika yg membuat surat Berita acara itu adalah saya? Karyawan tersebut meninggal karena kecelakaan kerja dan statusnya masih karyawan sampai beliau meninggal. Kira2 kebijakan yg bpk sebutkan ini masih berlaku gak ya pak?terima kasih banyak atas bantuan bapak

  69. Elisa mengatakan:

    Oh ya pak saya mau tanya lagi, apakah pembina perusahaan kita dari jamsostek bisa merubah data tersebut? Saya baru saja membuat surat yg bapak maksud. Maaf sudah merepotkan. Semoga Allah melimpahkan berkahnya kepada Anda. Amin

  70. Elisa mengatakan:

    Oh ya pak maaf lagi.kalo kematian karena hal biasa dia dpt, tp kan dia meninggal krn kecelakaan kerja pak. Surat2ny sudah beres pak cuma masalah ini saja yg membuat klaimnya belum bisa cair. Makasih

  71. mapays mengatakan:

    Amiin, Terima kasih atas doa Ibu Elisa.

    Berita acara ibu persiapkan utk berkonsultasi dengan pembina perusahaan.
    kalau memang hal tersebut adalah kesalahan teknis dari pelaporan anda. mungkin bulan februari di lakukan batal rekonsiliasi di perkuat dengan berita acara yg ibu buat.

    semoga masalah ini cepat selesai.
    salam hormat dari saya.

  72. Elisa mengatakan:

    Pak saya sudah melengkapi data2 yang harus saya ajukan. Mungkin saya bisa jelaskan lagi ke bapak. Yang pertama saya sudah buat berita acara pemeriksaan. Trus Alhamdulilah saya punya form 1b yang menunjukkan bahwa seharusnya tenaga kerja yang meninggal dunia tersebut dikeluarkannya bulan maret bukan februari. Yang ketiga saya lampirkan slip gaji karyawan ybs di bulan februari. Menurut karyawan jamsostek yg khusus menangani kecelakaan kerja data saya sebenarnya sudah kuat. Namun sekali lagi tetap harus menunggu disposisi dari pimpinan cabang karawang. Kalo misal sudah dibuatkan surat dan ditandatangani oleh pimpinan cabang karawang, maka tinggal menunggu disetujuinya dari jamsostek pusat yg ada di jakarta. Yang saya mau tanyakan pak, apakah kalo sudah mendapatkan persetujuan dari pimpinan jamsostek cabang karawang, maka artinya apakah kemungkinan besar saya bisa mendapatkan klaim meninggal karena kecelakaan kerja untuk tenaga kerja saya tersebut? Terima kasih banyak pak. Semoga hal ini bisa menjadi ujian bagi saya supaya saya tidak keliru lagi

  73. Elisa mengatakan:

    Oh ya pak saya juga jadi bingung lagi. Kalau misalnya sekarang ini sedang proses pembatalan rekonsiliasi bulan februari apakah sebaiknya saya jangan dulu untuk melakukan rekonsiliasi bulan maret dan april? Atau gak masalah kalo misalnya saya tetap melakukan rekonsiliasi bulan maret dan april? Karena saya sedang ada di jamsostek sekarang untuk melakukan rekonsiliasi bulan maret dan april. Terima kasih

  74. mapays mengatakan:

    baik bu,
    mohon maaf saya baru bls..
    ini blog pribadi saya di luar pekerjaan, jadi kalo jam2 kerja saya mengerjakan tugas.

    utk pertanyaan pertama, kemungkinan besar di acc. menunggu keputusan dan harus sering di konfirmasi kepada pembinanya.

    utk pertanyaan kedua, jika memang tidak ada masalah dalam pengeluaran TK. berarti tidak perlu batal rekon. jadi pas saja.
    TK di keluarkan per- maret karena meninggal dunia kecelakaan kerja di februari 2011.
    ahli waris TK berhak mendapatkan santunan kematian kecelakaan kerja – uang makam – santunan berkala dan JHT.

    sekian bu.
    salam.

  75. septi anggraini mengatakan:

    saya thn 2004 kerja di PT A selama 1 thn, setelah itu saya keluar tanpa surat keterangan dari PT A. sekarang PT tersebut bangkrut n tidak beroperasi lagi. Pada thn 2009 saya bekerja di PT B hanya beberapa bulan sja. Bagaimana caranya supaya saya bisa mengambil uang jamsostek saya tanpa surat keterangan dari PT A. Trimakasih atas informasinya

  76. mapays mengatakan:

    SELAMAT MALAM dan ASSALAMUALAIKUM, untuk Ibu Septi.

    dulu bu septi waktu kerja di PT B menyambung KPJ dari PT A tidak?
    kalo sudah menyambung, tidak perlu pengantar dari PT A, tapi dari PT terakhir ibu bekerja.

    kalo tidak menyambung, ibu minta keterangan dari Disnaker setempat sebagai ganti surat pengalaman bekerja di PT A, karena perusahaan tersebut telah bangkrut, di perkuat dengan slip gaji ibu atau slip saldo JHT tahunan dari PT A waktu dahulu ibu bekerja.

    terima kasih.

    SALAM

  77. Heri mengatakan:

    PAgi pak.
    SAlam Hormat selalu,
    Saya mhon bantuan pak…
    Saya bekerja di sbuah perusaahan dealer alat berat di kota Samarinda – Kaltim. sejak 01 mei 2001 sampai sekarang, tetapi saya sudah mengajukan resign dan effective tangal 15 april 2011 minggu depan sudah tidak bekerja lagi di perusahaan tsb. Karena kebetulan juga saya dapat tawaran dari luar negeri, tanggal 20 april 2011 sudah harus bekerja di sana. sekedar informasi, bahwa saat ini isteri saya sudah tingal menunggu kelahiran anak saya yang pertama. Sedangkan tabungan kami belum bisa di harapkan untuk mengcover biaya persalinan nanti.

    Yang ingin saya tanyakan :
    1. Bisa kah saya mencairkan dana Jamsostek saya dalam tenggang waktu 5 setelah PHK ..?
    2.Apa2 saja syarat administrasinya yang harus saya persiapkan…?

    saya sangat mengharap masukan dari bapak untuk case saya ini…saya selalu berdo’a mudah-mudahan bisa di cairkan untuk biaya cadangan jika sewaktu- waktu di butuhkan oleh isteri saya pada saat melahirkan.

    Mohon maaf karena terlalu panjang…
    Terima kasih.

  78. mapays mengatakan:

    selamat pagi Pak Heri,
    maaf baru sempat saya balas,
    sabtu dan minggu saya libur jadi tidak online.

    jawaban pertanyaan :
    1.kepesertaan sejak 01 mei 2001, sudah 5 tahun lebih. itu sudah memenuhi syarat utk di cairkan pak.tetapi dari surat resign bapak, tergantung managemen perusahaan bapak, apakah bapak di keluarkan per 1 april atau per 1 Mei 2011?
    karena JHT akan cair syaratnya adalah masa tunggu 1 bulan dari kepesertaan Non-aktif.
    misal non-aktif 1 mei 2011, maka JHT tersebut akan cair tanggal 1 Juni 2011.
    ajukan saja hari ini, kemudian nanti pilihlah opsi pembayaran jht ditransfer ke rekening bapak.

    2. syarat2 klaim JHT :
    a. kepesertaan Jamsostek 5 tahun (dan masa tunggu selambatnya 1 bulan), meninggal dunia, menjadi PNS/TNI/POLRI, pergi ke luar negeri dan tdk kembali.
    b. KPJ Asli,
    c. copy KTP yg berlaku.
    d. Copy KK, di lampirkan KK aseli utk di lihatkan.
    e. Surat keterangan berhenti bekerja/pengalaman kerja dari perusahaan bersangkutan,
    f. Mengisi Form 5 yang bisa diambil di Jamsostek.

    mudah saja pak,
    silakan bapak datang ke kantor jamsostek terdekat utk konsultasi lebih lanjut.

    tks,
    rgd

  79. haris mengatakan:

    selamat pagi,
    saya punya ayah yang ikut jamsostek sejak tahun 2004, beliau meninggal karena sakit jantung pada tahun 2007. nah yang jadi masalah sekarang sudah tahun 201, saya baru tahu beliau ikut jamsostek setelah liat2 dokumen pribadi beliau di lemari. pertanyaannya:

    – Bisa kah saya mengurus uang santunan kematian biasa yang di dapat :sebesar : 10 jt + JHT + Uang makam 2jt + santunan berkala 200rb/bln selama 2thn ?
    – Dokumen apa saja yang harus dilampirkan khususnya dari perusahaan soalnya beliau meninggal pada waktu masih dinas di perusahaan.

    terima kasih atas jawabannya.

  80. mapays mengatakan:

    terima kasih Pak haris atas pertanyaanya.
    jadi seperti ini pak,
    di jamsostek, ada 2 santunan kematian. kematian Kecelakaan kerja dan kematian biasa.

    1. kematian kecelakaan kerja adalah kematian yg berkaitan dengan kecelakaan kerja, selama bekerja dan aktif menjadi peserta jamsostek, ke anggotaaan akan putus setelah di laporkan keluar oleh pihak perusahaan.
    2. kematian biasa : adalah santunan Jaminan kematian yg di berikan kepada ahli waris TK yang meninggal bukan karena kerja/meninggal biasa, jaminan kematian akan putus/tidak berfungsi setelah di laporkan kelluar oleh perusaahan dengan tenggang waktu maksimal 6 bulan. (ilustrasi): jika TK di laporkan keluar bulan Januari 2011, maka TK masih di berikan/dicover santunan kematianya oleh jamsostek maksimal sampai dengan bulan 31 Juli 2011.

    jawaban pertanyaan saudara :
    1. BISA, tapi kami perlu tahu dulu. kapan alm di non-aktifkan dari perusahaan, anda bisa menanyakan langsung ke PT Jamsostek terdekat di kota anda dengan membawa kartu KPJ alm.
    2. dokumen yg harus di lengkapi :
    Syarat – syarat mengajukan klaim jaminan kematian Jamsostek :
    a. Kartu peserta Jamsostek (KPJ) asli.
    b. Surat keterangan kematian dari kelurahan mengetahui kecamatan (apabila fotocopy harap legalisir asli dari kelurahan mengetahui kecamatan).
    c. Surat keterangan ahli waris dari kelurahan mengetahui kecamatan. (apabila fotocopy harap legalisir asli dari kelurahan mengetahui kecamatan).
    d. Copy KTP almarhum yang masih berlaku.
    e Copy KTP ahli waris yang masih berlaku.
    f Copy Kartu Keluarga.
    g Copy akta nikah ( untuk ahli waris suami /istri).
    h Copy akta kelahiran ( jika masih lajang).
    i Copy no. Rekening an. Ahli waris.

    sekian, semoga membantu.
    salam

    • Andik mengatakan:

      asalamualaikum pak saya mau tanya ,saya punya saudara yang meninggal ,alm punya kartu jamsostek ,sudah satu tahun dari meninggal nya saya baru mengetahui kalau alm pnya kartu jamsostek ,apakah bisa ahli waris mencairkan dana santunan kematian bukan karna KK ,Trimakasi Wasalam

      • Mapays Expert mengatakan:

        walaikumsalam,
        utk klaim kematian memang ahli waris yang mengambil.
        nominalnya s.d 20jt.

        datang ke jamsostek terdekat,utk konsultasi lebih lanjut.

        bawa dokumen :
        kartu jamsostek asli, surat kematian, dan pengalaman kerja/slipgaji dari perusahaan.

        terima kasih semoga membantu

  81. Masyan mengatakan:

    Selamat sore pak,
    Saya pernah bekerja di PT A, kemudian berhenti dan bekerja di PT B, kemudian saya berhenti dan skrg saya bekerja di PT C sampai skrg…saya selalu melaporkan KPJ saya setiap saya bekerja di pt trsbt…disaat saya mengklaim nanti apakah saldo jamsostek saya akan bisa di gabung menjadi satu…terimakasih,

  82. mapays mengatakan:

    siang pak Masyan..
    setiap tahun, karyawan wajib menanyakan RSJHT (Rincian saldo Hari Tua) yang di keluarkan oleh Jamsostek.
    jika nomor KPJ yg tercantum dalam RSJHT adalah KPJ anda, pastinya saldo anda sudah menyambung.

    terima kasih

  83. mapays mengatakan:

    biasanya RSJHT tercetak bulan Januari s.d maret Tahun berikutnya.
    misal RSJHT 2010, akan tercetak di bulan Januari s.d Maret 2011.

  84. Masyan mengatakan:

    Trims atas infonya pak…memang setiap tahun kami sllu mendapatkan laporan RSJHT nya dari jamsostek, cuma jumlah saldonya koq sama dengan teman saya, kami sdh bekerja 11 th dari maret th 2000 s/d skrg…knpa ya saldo JHT saya yg pada th 1994 bln November s/d th 1996 bln mei waktu bkrja di tangerang tdk di jadikan satu oleh pihak jamsostek, sekali lagi trimaksh pak atas infonya

  85. mapays mengatakan:

    jadi begini pak,
    klo Rincian saldo JHT anda sekarang menggunakan nomor yg lama, pastinya saldo tersebut tidak hilang. mungkin dalam penggabungan belum sufix.
    saldo anda yg lama, meskipun blm nampak tetapi masih tetap di kembangkan saldonya.
    leih baiknya, bapak tanyakan langsung ke jamsostek terdekat utk menanyakan saldo perusahaan yg lama.
    apakah sudah gabung atau belum.
    kalo tidak, bisa saya bantu liat dari sini,
    kirim nomor KPJ anda ke email saya : mardi.kurnianto@gmail.com

    terima kasih.

  86. Masyan mengatakan:

    trmksh pak, atas keterangannya…memang di tmpt saya ( kecamatan SINGKEP ) tdk ada kntr jamsostek..adanya di propensi KEPRI, kalau bgtu saya kirim no KPJ nya aja, mksh atas bntuannya,

  87. suyitno mengatakan:

    Assalamualaikum, mohon bantuannya pak, saya dan istri saya pernah bekerja di salah satu PT dan kami juga ikut program jamsostek cuma sampai sekarang kami tdk mengetahui jumlah saldo JHT nya, terakhir saya bekerja tahun 2003, bagaimana ya pak agar saya mndptkan info tntng jumlah saldo saya, oya pak untuk di ketahui kami tinggal di sebuah pulau yaitu daik lingga dimana disini tdk ada kantor jamsosteknya, kalau pun ada di Batam, mohon bantuannya ya pak, salam hormat

  88. mapays mengatakan:

    walaikumsalam..
    utk saldo JHT, sebenarnya bapak bisa cek di : http://www.jamsostek.co.id/members/signup.php?tipeuser=K
    secara online di website resmi jamsostek.

    tetapi saya bisa membantu bapak via email.
    mohon kriim nomor KPJ beserta nama ibu kandung tenaga kerja,
    kirim ke email : mardi.kurnianto@gmail.com
    terima kasih.

  89. Heri mengatakan:

    Siang Pak…
    Mohon maaf sebelumnya…
    Saya mau bertanya, bagaimana cara mengetahui kepesertaan saya di jamsostek masih aktif atau non aktif…???

    Mohon penjelasannya pak
    Terima kasih banyak pak…

  90. mapays mengatakan:

    di tanyakan ke kantor Jamsostek pak,
    datang langsung ke kantor jamsostek, dengan membawa kartu KPJ anda.
    kalo tidak aktif, berarti sudah tidak di storkan lagi iuranya oleh perusahaan, dan tidak di Jamin utk kecelakaan kerja maupun kematianya.
    terima kasih.

  91. herman mengatakan:

    pagi boss. saya mengalami kecelakaan dan mengalami patah tulang tangan kanan. dan perusahaan sudah mengurus sampe tahap 4. berapa lama jamsostek memberikan dana klaim tersebut setelah semua syarat terpenuhi. trimakasih

  92. mapays mengatakan:

    siang,
    kalo berkas sudah masuk tinggal di tunggu penetapanya pak bos,
    bidang jaminan akan melakukan kroscek data, dan cek kasus. kalo yg ini saya gak tau persis.

    biaya pengobatan rumah sakit (di luar program JPK), di tanggung maksimal : 20.000.000
    ,mohon menunggu utk pencairan santunan kecelakaan kerjanya.

    trims

  93. tri anggoro mengatakan:

    salam smuanya.
    bagaimana cara pengurusan jamsostek yang kartunya hilang, perusahaannya sudah tutup dan print out saldonya tidak ada.
    bagi yang mengetahui caranya mohon bantuannya. makasih

  94. mapays mengatakan:

    salam,
    bikin surat keterangan kehilangan dari kepolisian mas,
    menerangkan saudara kehilangan KPJ, Surat keterangan bekerja, dan Pint Out saldo JHT.
    nomernya tahu tidak?
    kalo tidak tahu,
    bawa akte kelahiran dan copyan ke kantor Jamsostek terdekat.
    minta tolong kepada CSO di carikan nomer KPJ nya sesuai dengan akte saudara.

    tks

  95. herman mengatakan:

    salam’ mas mardi.. saya karyawan pt.sinar sosro. dan saya sedang mengajukan klaim kecelakaan. yg ingin saya pertanyakan berapa lama prosesnya? karna kecelakaan di jakarta dan urus klaim di tangerang. memang perusahaan sudah mengurusnya,tp sudah 3 minggu setelah sembuh blum ada kabar. Dan berapa santunan yg saya dapat jika pengobatannya alternatif? trimakasih. mohon bantuannya

  96. mapays mengatakan:

    slam pak Herman,
    utk klaim kecelakaan kerja saya tidak bisa pastikan berapa lamanya. akan tetapi berkas yang sudah proses pasti akan segera cair. menunggu penetapan dari bidang pelayanan JKK.
    kalo bapak ragu, bapak bisa telepon ke kepala bidang pelayanan kantor jamsostek tanggerang, tempat dimana bapak mengajukan klaim.

    utk santunan pengobatan karena kecelakaan kerja, biaya santunan pengobatan maksimal 20jt.
    tergantung dari nota kuitansi yg bapak berikan.

    ok,
    semoga membantu.
    tks

  97. herman mengatakan:

    trimakasih bnyak mas. kl nota kuitansi dari altrnatif 8.500.000 dan dari klinik 900.000. untuk infus selama seminggu. berapa kira2 santunannya. trimakasih

  98. mapays mengatakan:

    hem….
    kalo masalah hitungan biar yang menghitung dari pihak pelayanan saja pak,
    kan perlu di klarifikasi dahulu semua berkas yg bapak klaim.

    tks

  99. herman mengatakan:

    trimakasih bnyak atas penjelasannya.

  100. semarijo mengatakan:

    Syarat untuk memasukkan karyawan saya jadi peserta jamsostek bagaimana yah,karyawan saya ada 10 org, dan berapa besarnya premi yg mesti saya bayar tiap bulannya, apa keuntungan jadi peserta jamsostek itu bagi karyawan dan pengusaha.mohon penjelasannya. Diemail ke aku rincinya juga bisa. Lokasi dibekasi. Terima kasih.

  101. mapays mengatakan:

    selamat siang,
    utk menjadi peserta Jamosostek, perusahaan tempat TK bekerja di daftarkan terlebih dahulu.
    syarat pendaftaran Perusahaan : Lampirkan copy SIUP/SITU, lampirkan copy NPWP, lampirkan copy KTP direktur/pimpinan perusahaan.
    utk pendaftaran TK (Tenaga kerja), lampirkan copy KTP/Copy KK, jika sudah pernah menjadi peserta lampirkan copy KPJ.

    besarnya premi yang dibayarkan adalah :
    Jaminan kecelakaan kerja, tergantung dari jenis usahanya.
    hal ini di atur dalam PP no 14 tahun 1993.
    misal utk Perkantoran : 0,24% dari upah.

    jaminan kematian : 0,3% dari upah,
    Jaminan Hari tua : 5,7% dari upah,
    Jaminan Pemeliharaan kesehatan : 30ribu utk lajang, 60 ribu utk sudah kawin.

    mengenai manfaat sanyak banyak sekali utk saya jelaskan di sini.
    saya sarankan agar saudara bisa membuka web resmi Jamosostek.

    http://www.jamsostek.co.id

    semoga membantu,
    terima kasih

  102. Parlindungan Sitorus mengatakan:

    Apakah foto copy kuitansi yang sudah dilegalisir pihak rumah sakit tidak bisa digunakan untuk klaim biaya rumah sakit .terima kasih

  103. mapays mengatakan:

    tidak bisa pak,
    harus kuitansi aseli harus di sertakan,
    terima kasih.

  104. mia mengatakan:

    Pak, mohon penjelasannya…

    saya bekerja di perusahaan A, juni 2006 – february 2007. saya mendapatkan kartu jamsostek. kemudian saya bekerja di perusahaan B, mei 2007 – january 2010. saya sudah mengatakan bahwa saya sudah memiliki kartu jamsostek sehingga bisa langsung diteruskan. tapi entah karena alasan apa perusahaan B membuatkan saya kartu jamsostek baru. saat ini saya sudah tidak bekerja.

    yang ingin saya tanyakan, apakah jamsostek saya sudah bisa di klaim bulan ini? apakah bisa langsung di klaim keduanya sekaligus atau satu per satu, mengingat saya memiliki 2 kartu jamsostek yang berbeda? terima kasih..

  105. mapays mengatakan:

    terima kasiha tas pertanyaanya,,
    jadi seperti ini bu Mia,
    Utk TK yang memiliki lebih dari satu kartu bisa di gabung saldonya meskipun sudah tidak bekerja lagi.
    jadi ilustrasinya seperti ini bu,
    kartu Jamsostek di perusahaan B (2007-2010) di gabung saldonya ke kartu jamsostek di perusahaan A (2006-2007),
    yang di pertahankan adalah kartu jamsostek yang lebih tua umurnya.

    sehingga kartu ibu yg tertua adalah di perusahaan A.
    jadi kalo misalnya ibu bekerja di perusahaan A bulan Mei 2006 ibu sudah bisa mengambil seluruh saldonya yang ada di perusahaan A dan perusahaan B.

    gampangnya,ibu bawa kartu ibu ke duanya,
    bawa KK, KTP, surat behernti bekerja.
    terus datang ke kantor jamsostek terdekat dengan rumah ibu.
    cairkan.

    terima kasih,
    semoga bermanfaat.

  106. Joy Cavalera mengatakan:

    saya seorang welderman di PT. Kelsri. Sebulan yang lalu kebakaran terjadi akhirnya semua dokumen kerja saya berantakan hingga jamsostek dari Pt. Kelsri hilang. Saya tidak tau bagaimana prosedur untuk mencairkan dana jamsostek yang sudah pun menjangkau 6 tahun karena Pt. tersebut sudah tidak beroperasi lagi di kalimantan.
    sementara pusat Pt. tersbut di Jakarta. Saya pernah pertanyakan permasalahan saya ini tapi kantor Jamsostek terdekat hanya menyarankan agar saya menghubungi Pt. Tersebut dan itu membuat saya bingung. Apakah ada cara lain yang lebih mudah selain harus ke Jakarta?

  107. mapays mengatakan:

    terima kasih atas pertanyaanya,
    saya perlu tahu,
    apakah bapak mempunyai dokumen pendukung seperti slip saldo JHT Tahunan/copy KPJ? atau bapak tahu nomor KPJ bapak?
    kalo tidak tahu,
    saran saya seperti ini pak,
    bapak datang ke kantor jamsostek terdekat,
    kemudian bawa KTP/KK dan surat keterangan kerja dari PT Kelsri.
    temui Account Officernya untuk mengetahui nomor KPJ bapak,
    setelah ketemu nomornya,
    selanjutnya bapak akan di berikan saran lebih lanjut.
    terima kasih,
    salam

  108. riyadi mengatakan:

    salam pak,

    saya seorang karyawan, , sekarang istri saya sudah melahirkan dengan normal di bidan .
    apakah saya bisa clam biaya persalinan ke jamsostek ,apa saja syaratnya ?
    info dari teman harus buat berita acara.
    mohon penjelasannya
    terima kasih

  109. mapays mengatakan:

    salam,

    apakah isteri bapak mempunyai kertu KPK/ Kartu pelayanan kesehatan Jamsostek?
    kalo ada maka bisa di klaim biaya persalinananya, maksimal biaya klaim persalinana normal adalah : 500.000,-

    syarat2 klaim :

    KLAIM PERSALINAN

    • Fotocopy Kartu Pemeliharaan Kesehatan (KPK) suami isteri yang berlaku
    • Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami isteri yang masih berlaku
    • Resume Medis (Khusus Persalinan dengan Penyulit)
    • Kuitansi Asli bermaterai
    • Fotocopy Surat Keterangan Lahir atau Akte Kelahiran (Asli ditunjukan)
    • Perincian Obat-Obatan ( Khusus Persalinan dengan Penyulit )
    • Perincian Pendukung Lainnya, seperti : ( Khusus Persalinan dengan Penyulit )
    Hasil Laboratorium, Rontgent, USG,Tindakan Medis, Sebutkan………
    • Bukti lapor PPK tk I (dokter provider) / Ruj ukan Dokter PPK tk I
    • Surat Keterangan masih aktif bekerja dari Perusahaan
    • Fotocopy Kartu Keluarga (KK)

    terima kasih

  110. wita mengatakan:

    salam kenal, saya adalah staff hr(belum berpengalaman). pd tgl 21 may kemarin staff kami mengalami kecelakaan. berita di dapat baru pada hari selasanya(24 may), tgl 25 saya baru bisa melapor ke jamsostek, di karenakan saya sakit dan staff hr hanya saya sat satunya, dari departemen lain gak ada yg bisa urus, jadinya terbengkalai klaim jkk staff kita ini sampe sekarang. kira kira bisa gak dana nya cair kalau di urus nya telat. saya sudah sampe tahap kk4.
    yang saya tau pengurusan nya hanya di kasih waktu 7 hari ya?
    thanks atas jawabannya

  111. wita mengatakan:

    satu pertanyaan lagi hehe…sori nambah…utk beasiswa jamsostek itu programnya masih ada? setiap bulan berapa itu di ajukan(kalau masih ada)
    thanks a bunch

  112. mapays mengatakan:

    Terima kasih atas pertanyaanya,
    Utk Kecelakaan kerja, aturanya 2x 24 Jam Wajib lapor.
    tetapi di jamsostek tidak kaku, semua bisa di urus asal sesuai prosedur.
    buat berita acara mengenai keterlambatan pelaporan kecelakaan kerja.
    serahkan kepada Kepala Bidang Pelayanan dan Jaminan PT Jamsostek tempat bapak terdaftar.
    mudah2an bisa segera di proses, di ajukan saja, jangan menunggu waktu lebih lama.

    utk beasiswa, Jamsostek minimal setiap tahun sekali pasti memberikan beasiswa.
    utk hal ini, ibu bisa menghubungi ke ruangan bidang program khusus utk meminta brosurnya.
    terima kasih.

  113. agustinus mengatakan:

    Hallo Jamsostek

    Boleh Tanya kepesertaan jamsostek saya bisa di ambil tahun 2013 bulan maret,sekarang saya sudah mengangur di rumah sudah 5 bulan hanya karena dulu ingin bisnis sendiri di rumah malah hancur lebur saat ini terus terang,saya sangat butuh dana untuk bayar utang ke salah satu bank. Bisa kah jika sebagian dari saldo jamsostek saya di potong untuk melunasi hutang saya ke bank. tolong penjelasannya dan bisa di infokan ke alamat email saya di agustinus_17@rocketmail.com……di tunggu beritanya terima kasih

    salam
    agustinus

    • mapaysys mengatakan:

      terima kasih atas pertanyaan yg bapak sampaikan.
      akan tetapi mohon maaf utk prosedur pengambilan JHT memang harus seperti itu.
      dahulu, prosedur pengambilan JHT harus berusia 55 th.
      tahun 1998 indonesia mengalami krisis, sehingga di ambil kebijakan JHT bisa di ambil 5 tahun dengan mas tunggu 6 bln. dan di tuntut lagi kebijakanya, sehingga kebijakan sekarang menggunakan masa kepesertaaan 5 tahun masa tunggu 1 bulan.

      JHT bisa di ambil tanpa harus menunggu 5 th jika :
      1. TK mencapai usia 55th;
      2. TK meninggal dunia
      3. TK pergi keluar negeri dan tidak kembali.
      4. TK terkena pelanggaran narapidana.

      terima kasih.

  114. bunda mengatakan:

    halo, saya mempunyai perusahaan yang baru mengambil jamsostek kesehatan untuk karyawan saya. Sepengertian saya iuran untuk yg masih lajang adalah 30 ribu dan bagi yang sudah menikah 60 ribu. Saya juga sudah melihat cakupan program bagi Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan. Yang mau saya tanyakan dimana saya bisa melihat berapa maksimal biaya yang bisa saya klaim. Misalnya untuk rawat inap, berapa maksimal biaya penggantiannya dan lain lain.

    terima kasih atas atensinya.

    • mapaysys mengatakan:

      utk biaya klaim utk rawat inap di sesuaikan,
      apabila menggunakan rawat inap RSU daerah / RS pemerintah adalah kelas 2,
      dan utk RS Swasta adalah kelas 3.
      apabila melebihi batas maksimal, maka sisa pembayaran di tanggung oleh pasien.

      terimakasih atas apresiasi ibu peduli terhadap kesejahteraan karyawan ibu, dan semoga keluarga besar perusahaan ibu tidak ada yg sakit.
      terima kasih,
      salam

    • Mapays Expert mengatakan:

      Terima kasih Ibu bunda,
      iya memang untuk iuran JPK Jamsostek,
      lajang adalah : 3% X 1000.000 = 30.000
      kawin adalah : 6% X 1000.000 = 60.000

      utk biaya2 maksimal dan minimal reimburs sesuai dengan ketentuan standart JPK Jamsostek.
      relative terhadap biaya yang diajukan.

      ibu bisa meminta petunjuk kepada verifikator JPK di jamsostek di tempat ibu terdaftar.
      terima kasih.

  115. Teguh Febrianto mengatakan:

    Saya pemegang kartu Jamsostek KPK Adakah pembayaran iuran jamsostek langsung via transfer Bank atau ATM. Mohon jawabannya. Terima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      untuk Kartu KPK jamsostek, biaya sudah di tanggung/dibayar oleh perusahaan tempat anda, atau suami/isteri anda bekerja.
      jadi peserta pemegang kartu KPK tidak perlu membayar lagi.

      pembayaran iuran jamsostek di lakukan oleh perusahaan,

  116. Deddi Bayu Saputra mengatakan:

    Salam kenal Pak,,

    Saya pemegang kartu Jamsostek, dan berkeinginan untuk mencairkan uang saya. Namun saya tidak dapat memberikan salah satu syarat pengambilan dana saya yaitu packlaring tempat saya terakhir bekerja.
    Dengan alasan telah kadaluarsa dalam pengajuan paklaring, management perusahaan tempat saya bekerja tidak mau mengeluarkan paklaring saya.
    Yang ingin saya tanyakan, Apakah tanpa packlaring saya masih bisa mengambil hak saya di jamsotek ? lalu, bagaimana solusinya untuk mengganti persyaratan tersebut.

    Terima kasih Pak.

  117. Mapays Expert mengatakan:

    salam,
    apakah masih aktif bekerja di perusahaan tersebut?
    kalo dalam hal internal perusahaan, seperti surat pengalaman bekerja dari perusahaan. bapak sebaiknya berkonsultasi dengan pihak DISNAKER Terkait.
    minta bantuan agar supaya memberikan surat pengantar permohonan surat pengalaman kerja di tempat terakhir bapak bekerja.

  118. deddy hidayat mengatakan:

    Selamat pagi pak….
    saya mau tanya beberapa hal mengania Jamsostek :bgrd
    1. Pada thn 1990 saya telah masuk anggota yang dahulunya bernama ASTEK,,,dan sy telah mengundurkan diri padatahun 1993….kartu ASTEK masih ada….apakah saya masih dapat mengatahui jumlah asuransi yang saya dapat..???
    2.Pada tahun 2000 saya juge telah bekerja di salah satu perusahaan dengan mendapatkan kartu berupa JAMSOSTEK..dan saya telah mengundurkandiri pada tahun 2002..apakah juga saya mendapatkan uang asuransi saya…

    Mohon bantuannya ..atas infoyg diberikan kami ucapkan terima kasih

    bgrd

    deddy hidayat
    pku ( deddyhasboel@gmail.com )

  119. Mapays Expert mengatakan:

    Terima kasih atas atensinya pak Deddy,

    disampaikan berita gembira untuk Bapak,
    bahwasanya SETIAP TENAGA KERJA YANG MEMPUNYAI KARTU ASTEK/JAMSOSTEK, selama saldo tersebut belum di klaim, MAKA SALDO JHT YANG ADA TIDAK AKAN BERKURANG, HABIS, SUSUT, ATAU HILANG. BAHKAN SEMAKIN LAMA SEMAKIN BERTAMBAH/BERKEMBANG, meskipun iuran sudah tidak distorkan lagi, atau Tenaga kerja sudah tidak bekerja. tidak ada batasan mau di klaim kapan saja (asal sudah melewati masa kepesertaan 5 tahun).

    silakan bapak bawa kartu bapak ke kantor jamsostek terdekat utk di printkan saldo bapak. kalo bapak mau cairkan, silakan tanya syarat2 pencairan kepada petugas CSO jamsostek.

    terima kasih telah menghubungi.

    salam

  120. mulya mengatakan:

    Sore Bpk..
    Saya sudah 3x ini pindah kerja perusahaan swasta.. pada perusahaan pertama & kedua gaji saya sudah dipotong jamsostek, tetapi saya belum menerima KPJnya, sekarang diperusahaan ketiga saya sudah didaftarin dan diberi KPJ yang saya tanyakan :
    1. Bisakah saya cek apakah benar saya telah terdaftar jamsostek atau belum pada perusahaan Pertama & Kedua tersebut?
    2. Dengan tanpa bukti KPJ di perusahaan Pertama & Kedua tersebut apakah bisa kita ke Kantor Jamsostek untuk mengklaim atau memindah bukukan ke KPJ kita yang baru…
    Sebagai informasi masa kerja saya diPerusahaan Pertama hanya 2 Tahun dan Perusahaan Kedua sekitar 4 Tahun..mohon bantuan penjelasan Bapak tentang hal ini, terima kasih, salam semoga sukses.

  121. mapays mengatakan:

    Terima kasih atas pertanyaan Bapak,
    setelah membaca kasus diatas, jawaban saya atas pertanyaan bapak adalah :

    Jika bapak merasa di potong gajinya utk jamsostek dan belum terima kartu, bisa terjadi 2 kemungkinan. kemungkinan pertama adalah : iuran dipotong dari TK tetapi tidak di storkan ke Jamsostek. kemungkinan ke dua, iuran di potong dan distor ke jamsostek tetapi kartu belum diambil/dibagikan oleh HRD perusahaan.
    saran saya : bapak datang membawa KTP/KK dan surat keterangan bekerja di perusahaaan pertama dan kedua. minta tolong kepada petugas CSO Jamsostek utk melacak, apakah bapak di daftarkan sebagai peserta jamsostek?
    jika ditemukan dan data sesuai dengan data bapak, maka selanjutnya diterbitkan kartu duplikat dengan menyertakan surat keterangan kehilangan dari kepolisian.

    jika kartu duplikat telah terbit, maka selanjutnya terserah bapak.
    mau bapak ambil saldonya, atau bapak gabungkan dengan saldo yg masih aktif sekarang.

    segala pengurusan di jamsostek tidak ada yg susah bapak, asal di lakukan sesuai prosedur maka semua akan lancar tepat waktu.

    terima kasih.

  122. diana mengatakan:

    kalo buat orang meninggal berapa juta yah??

  123. mapays mengatakan:

    saya gak tau ibu,
    saya juga gak tau meninggalnya karena apa, dan apakah orang yg meninggal adalah peserta jamsostek?

  124. mapays mengatakan:

    kalo meninggal karena kecelakaan kerja :
    maka santunan kematian :
    : 48 x upah perbulan + uang makam 2jt + santunan berkala 200rb x 24.

    kalo meninggal biasa (bukan berkaitan dengan pekerjaan) :
    santunan kematianya adalah :
    10juta+uangmakam 2jt+ santunan berkala 200rb x 24.

    hal ini sudah ditetapkan sesuai UU nomor 3 tahun 1992.
    sekian

  125. adrinalfi mengatakan:

    met pagi buk,
    saya mau tanya sama ibuk dan sebelumya saya ucapkan banyak terima kasih atas respon dari iubuk pertanyaan saya
    1. istri saya peserta jamsostek dan kami mengalami kecelakaan lalu lintas wak tu mengantar dia ketempat kerja setelah jam istirahatnya habis dan dia mengalami patah tangan jadi apa ini masuk dalam kecelakaan kerja apa tidak buk
    2. berapa lama proses kleim jamsosotek setelah persaratan di penuhi

  126. Mapays Expert mengatakan:

    pagi pak adri,
    saya pak mardi (bukan ibu).

    utk jawaban pertanyaan bapak nomor :
    1. itu termasuk kecelakaan kerja.
    secara umum, ruang lingkup kecelakaan kerja adalah dari rumah->tempat kerja (melalui jln yg sering dilalui)->kembali ke rumah. terjadi kecelakaan pada saat tersebut bukan karena ruda paksa. maka itu adalah kecelakaan kerja.

    2. proses klaim tergantung dari peserta yg sedang dilayani. kemudian perlu verifikasi data tentang kebenaran klaim yg diajukan.
    paling cepat 1 minggu, lebih baiknya kalo berkas sudah lengkap dan sudah di ajukan, bapak telp ke bidang pelayanan jamsostek utk menanyakan klaim bapak.

    terima kasih,
    salam

  127. John mengatakan:

    selamat siang pak..
    saya mau nanya…
    istri saya ikut serta anggota jamsostek mulai juni 2005, dia salah seorang pegawai swasta pada perusahaan di cabang medan. tetapi perusahaan ini berpusat di jakarta…
    Pada Oktober 2010 perusahaan tempat istri saya bekerja bangkrut..tanpa ada PHK..(didiamkan saja pegawainya sampai sekarang).. sehingga seluruh pegawai, direktur, managemen di jakarta pun tidak tahu lagi haribaan dimana.
    Jadi ketika kami mau ambil dana jamsostek…tidak bisa…
    karena katanya keanggotaan masih aktif…dan yang dapat me non aktifkan hanya manajemen perusahaan yang di jakarta…
    adakah solusi lain untuk klaim JHT istri saya? mengingat sudah satu tahun ini istri saya menganggur.. dan tidak ada lagi orang yang berwenang di perusahaan yang dulu yang bisa di hubungi..
    (hal ini juga terjadi pada teman2nya yang bekerja di cabang medan sekitar 20 orang)

    terima kasih ..
    salam

  128. Mapays Expert mengatakan:

    Benar seperti itu pak, apabila ada TK yang terhitung masih aktif kepesertaanya/belum di laporkan keluar oleh pihak perusahaan memang jamsostek tidak bisa melakukan penetapan pencairan JHT.
    jamsostek tidak bisa melakukan keputusan sepihak, karena terkait dengan hak-hak tenaga kerja yang belum di bayarkan oleh perusahaan, pastinya perusahaan yang lalai karena iuran tidak dibayarkan, hal tersebut telah di laporkan ke KPKNL utk di proses lebih lanjut.

    apabila kondisinya seperti itu, bapak cukup datang ke KADISNAKER Terdekat, utk meminta surat pengantar keterangan bahwa perusahaan tersebut memang sudah bangkrut.

    surat tersebut bapak serahkan ke kantor jamsostek terdekat utk di konfirmasi ke Jakarta.

    demikian, semoga penjelasan saya bermanfaat,

  129. Raz mengatakan:

    Mohon informasinya, saya sudah punya KPJ sejak jun 2010 lalu keluar September 2010, kemudian April 2011 saya bekerja lagi, apakah di perusahaan yg baru saya bisa mengajukan no KPJ yg sudah ada agar saldo yg lama bisa digabung dg kepesertaan baru. terima kasih

  130. Mapays Expert mengatakan:

    bawa KPJ yang lama kemudian copy.
    bawa KPJ yang baru,
    copy KTP/KK

    datang ke jamsostek tempat anda terdaftar.

    isi formulir gabung saldo/amalgamasi.

    beres.

    tks

  131. risvico mengatakan:

    Selamat sore Pak. Saya mengurusi klaim karyawan saya. saya baru dapat pengalaman 1 orang, kini ada lagi 1 orang yang baru sembuh. Pertanyaan saya, apabila karyawan saya tidak diharuskan operasi (dia patah tulang di bahunya) kemudian dia berobat ke sangkal putung. Apakah klaim saya akan diterima jika ada 1 kuitansi pembayaran jasa pengobatan dari sangkal putung pak? Terima kasih atas balasannya.

  132. Mapays Expert mengatakan:

    selamat sore,
    Pengobatan di sangkal putung/tukang urut kuitansinya tidak bisa di klaim di jamsostek.
    jamsostek hanya mengakui pengobatan yang di lakukan di balai pengobatan yang mempunyai surat ijin Dinas kesehatan.

    terima kasih

    • vico mengatakan:

      Ya benar ternyata. Kecuali sangkal putungnya sudah ada ijin resmi. demikian info yang saya dapat dari Jamsostek kemarin. kemudian kuitansi asli wajib. perlu diperhatikan untuk bapak/ibu dll, kalau beli obat di apotik, minta kuitansi resmi dan stemple juga. kalau terlihat buatan dan tidak resmi tidak akan diakui. sekian, semoga menambah info.

  133. tri mengatakan:

    Saya baru saja menikah dan sekarang sedang mengandung anak pertama, suami peserta JPK juga ( di perusahaan lain ). Jika nanti saya lahiran bisakah saya memakai JPK saya sendiri , saya sedang mengupdate data perubahan status ke jamsostek, syarat nya apa saja dan saya menunggu balasannya terimakasih.

    • Mapays Expert mengatakan:

      bisa, asal usia kandungan tidak lebih dari 20 minggu.
      oelh karena itu secepatnyalah di update perubahan status anda.
      syarat:
      isi formulir 1a (pendaftaran dan perubahan data TK), lampirkan :
      copy akta nikah, copy KPJ, dan serahkan KPK ibu utk diganti.

      terima kasih,
      semoga lancar

      • tri mengatakan:

        Terima Kasih balasannya Pak…
        Tadi saya sudah ke jamsostek cab terdekat dan mereka sudah menerima berkas saya, mereka akan merubah (update data ) setelah iuran masuk dari PT saya tempat saya bekerja membayar iuran sesuai dengan status Menikah ( 6% ) krn sebelumnya single (3%)..pertanyaan saya untuk intern di perusahaan apakah memang diperlukan surat keterangan dari desa bahwa suami tidak bekerja? saya menunggu jawaban bapak
        terima kasih

        • Mapays Expert mengatakan:

          aturanya tidak perlu menggunakan surat keterangan tidak bekerja.
          tapi kalo diminta dan ibu bisa membuat berikan saja.
          kalo ibu tidak bisa tidak perlu buat surat keterangan tidak bekerja suami.

          tks

          • tri mengatakan:

            Maaf Pak saya masih bingung nih…dengan aturan di perusahaan tempat saya bekerja, apakah merubah status saya di kartu jamsostek itu sama dengan mendaftarkan suami di jamsostek karena suami saya sudah terdaftar di perusahaan tempat dia bekerja ( kami bekerja di lain PT ) dan saya memang tidak berniat mendaftarkan suami di tempat saya bekerja.
            Saya hanya ingin merubah status saya di Kartu Jamsostek saya, itu saja.
            Mohon petunjuknya ya pak.

            • Mapays Expert mengatakan:

              oh, tidak bu.
              kalo ibu merubah status dari lajang menjadi kawin, maka suami dan anak ibu terdaftar menjadi peserta JPK saja. tidak termasuk Hari Tua, Kematian, dan kecelakaan kerja.

              utk lajang kan iuran JPK nya : 30 ribu, berarti khusus tenaga kerja saja yg bisa berobat.
              kalo sudah kawin iuran jpknya : 60 ribu, itu sudah termasuk suami/isteri, dan maksimum 3 anak bisa berobat.

              ibu minta brosur jamsostek bu,
              atau ibu download disini : http://aojamsostek.files.wordpress.com/2011/02/program-paket-jamsostek.pdf

              ibu copy paste alamat terserbut di Url atas.
              ibu baca2 brosur tersebut bu.
              tks

              • tri mengatakan:

                Terima kasih Banyak Pak ..Anda sangat membantu.

                • Mapays Expert mengatakan:

                  Terima kasih kembali,
                  senang bisa menjawab pertanyaan anda.

                  salam

                  • tria mengatakan:

                    Maaf pak saya baru baca di http://www.jamsosteksalemba.info, saya copy paste saja :

                    Perubahan status perkawinan harus dilaporkan paling lambat 7 hari jam kerja ( Sesuai Permenakertrans No 12/PERMEN/VI/2007 pasal 4 ayat 1 s.d 3).
                    a. Toleransi dengan kebijaksanan, perubahan status paling lambat pada usia kehamilan 6 bulan (Surat Direksi No.B/10332/122006 Perihal Pelayanan Persalinan Bagi Tertanggung yang Berubah Status).

                    Kalau boleh nanya, toleransi yang merujuk pada Surat Direksi No.B/10332/122006 Perihal Pelayanan Persalinan Bagi Tertanggung yang Berubah Status itu masih berlaku nggak pak?( paling lambat usia kehamilan 6 bln ?)

                    Demikian pertanyaan saya mohon pencerahannya.
                    terima kasih

                    • Mapays Expert mengatakan:

                      Permenakertrans No 12/PERMEN/VI/2007 pasal 4 ayat 1 s.d 3) masih berlaku dan diberikan toleransi sesuai dengan Surat Direksi No.B/10332/12200.

                      jadi apabila anda (misal) terdaftar kepesertaan kemudian terlambat melaporkan perubahan status perkawinan dan diketahui bahwa istri hamil usia kandunganya lebih dari bulan ke 5 maka pendaftaran anggota keluarga tetap di tanggung tetapi biaya persalinanya tidak di tanggung.

                      terma kasih

                    • tria mengatakan:

                      Yth Bpk Mapays …
                      Maaf Pak..mau nanya lagi, dalam hal ini saya ( istri )yang terdaftar sebagai Tenaga Kerja ( peserta JPK ), suami sebagai anggota keluarga ( di tempat kerjanya suami tidak ada jamsostek nya ) saya merubah status bulan November 2011( umur kandungan saya 6 bln ) dan kartu jadi Januari 2012, Februari 2012 ini anak saya lahir.Pertanyaan saya apabila ada penyulit saat kelahiran ( moga moga tidak ) dan harus dilakukan operasi SC bisakah saya klaim biaya ke Jamsostek?
                      Mohon pencerahan nya Pak…
                      Terima kasih Banyak

                    • Mapays Expert mengatakan:

                      Biaya persalinan ibu pada saat kehamilan sekarang ini, secara normal/sc tidak dapat di klaim/ditanggung.
                      Karena terlambat melaporkan. Saat melaporkan perubahan status pada bulan november usia kandungan ibu lebih dari 5bulan/21 minggu.
                      Biaya persalinan ibu anak berikutnya akan ditanggung.

                      Sekian dan terima kasih.
                      Semoga membantu.

  134. salemkaizer mengatakan:

    Slamat siang pak
    saya sudah terdaftar Jamsostek progm JKK di tempat kerja tidak bisa untuk keluarga.
    bisakah saya mendaftar Jamsostek perorangan program JPK karena imgin mendaftarkan istri yang sekarang sedang hamil.
    bisakah saya mendaftar dengan menggunakan akte nikah bln Maret 2011, karena saya belum membuat KK? dan KTP saya masih berstatus lajang, tapi istri sudah ganti KTP status menikah..

    trmksih pak..

    • Mapays Expert mengatakan:

      Jamsostek ada $ program,
      JKK : JAMINAN KECELAKAAN KERJA
      JK: JAMINAN KEMATIAN
      JHT: JAMINAN HARI TUA
      JPK: JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN

      JKK, JK, dan JHT khusus TENAGA KERJA.
      ANGGOTA KELUARGA (suami/isteri, dan 3 anak) hanya dapat program JPK saja.

      kalo mendaftarkan isteri dan anggota keluarga ke program JPK, harus dilampirkan :
      Copy akta nikah (utk tenaga kerja baru menikah),
      copy surat kelahiran (untuk anak yg baru lahir).

      trims

  135. orin mengatakan:

    Selamat petang,

    mau tanya pak, untuk pelayanan khusus di optik untuk pembuatan kaca mata menggunakan jamsotek bisa tidak? apakah akan mendapatkan bantuan dalam pembuatan kacamata sehingga saya dibebaskan dari biaya pembuatan (gratis) atau hanya dibebaskan sebagian dalam artian ada yang saya harus bayar sendiri?
    atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat petang,
      maaf baru sempat saya balas..

      apakah anda peserta jamsostek paket lengkap? (JHT, JK, JKM, dan JPK)?
      kalo paket lengkap, anda mempunyai 2 kartu, (KPJ dan KPK).

      utk klaim kacamata peserta jamsostek maksimal plafon adalah 200.000,
      terserah jenis dan mereknya apa, yang jelas pergantian kacamata (FRAME&LENSA) maksimal adalah 200.000.
      apabila harga kacamata melebihi plafon, maka sisanya di tanggung sendiri oleh peserta.

      TERIMA KASIH,
      semoga membantu

      • tri mengatakan:

        Selamat siang Pak Mardi Kurnianto

        Saya ingin tanya, sekarang saya sedang mengandung , perkiraan kelahiran 11 feb 2012. tgl 29 Nov 11 saya baru update perubahan data di jamsostek dan iuran 6 % baru dibayarkan dari PT tempat saya bekerja mulai bln des 2011 ini.
        Pertanyaan saya, apabila saya melahirkan bln Feb 2012 apakah bisa klaim ke jamsostek? secara saya baru update data 29 Nov 2011 kemarin dan iuran 6 % baru Dec 2011 ini.FYI ( Saya terdaftar sebagai peserta jamsostek sejak 2001 )
        Demikian pak pertanyaan saya. Mohon pencerahan.
        Terima kasih

        Tri AR

      • dewi mengatakan:

        Siang pak,
        mau tanya saya kan udah perna klaim kacamata di jamsostek, brp lama lgi saya bisa mengganti kacamata saya?trs prosedurnya gimana apa harus ngulang dari awal?

        Terimakasih atas jawabannya

        • Mapays Expert mengatakan:

          Penggantian kacamata maksimum sebesar Rp.200.000,-
          Penggantian lensa maksimum 1 kali dalam 2 (dua) tahun sebesar Rp. 80.000,-
          Penggantian bingkai maksimum 1 kali dalam 3 (tiga) tahun sebesar Rp. 120.000,-

  136. sigit pambudhi mengatakan:

    hai.prosedurnya bea penggantian rawat inap di RS yg tdk bekerja sama dgn Jamsostek itu berapa persen dr total biaya yg telah pekerja keluarkan ??dan juga nomor telpon hunting mulai dari cabang-pusat susah sekali dihubungi atau tidak ada yg angkat.mohon jawaban secepatnya.terima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat siang, maaf baru sempat saya balas.
      untuk rumah sakit yang tidak bekerja sama dengan jamsostek, biaya obat dan perawatan selama di RS tidak dapat di ganti.
      kecuali posisinya adalah emergency, berobat dimanapun akan mendapat pergantian biaya.

      untuk besar kecilnya biaya yang bisa di klaim, tergantung dari jenis obat yang di tebus diapotik.

      kalo nomor telepon cabang yang bisa di hubungi, mungkin bapak menghubungi nomor fax. coba bapak update nomor telepon tersebut.
      kemudian, hubungi kantor jamsostek pada saat jam kerja.
      jam 08.00 s.d 12.00 dan jam 13.00 – 17.00, jam 12.00-13.00 (istirahat), hari jum’at istirahat jam 12.00 s.d jam 14.00.
      sabtu dan minggu libur.

      terima kasih,
      semoga bermanfaat.

  137. lysha mengatakan:

    selamat pagi pagi…
    saya mau nanya…saya khan mau melahirkan rencana mau melahirkan dirumah sakit tebet tempat saya bekerja…tapi waktu itu saya pernah tanya tempat saya periksa dipuskesmas kalau saya melahirkan di rumah sakit cengkareng…
    klo saya melahirkan normal dirumah sakit tebet apakah akan diganti biayanya???trus klo caesar apakah juga diganti???trus bagaimana cara mengkalimnya???rencana cie pengen melahirkan normal tapi mengingat saya punya penyakit asma takut akan dicaesar jadi apakah akan ditanggung…
    tolong balas ke email saya ya???

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat pagi,
      kalo ibu Lysa mau melahirkan, melahirkan saja ibu. tidak usah khawatir dengan biaya.
      utk biaya persalinan normal akan mendapat pergantian 500ribu,
      utk cesar akan ditanggung 100%, tetapi cesar dengan indikasi medis, bukan permintaan sendiri/kekhawatiran pribadi.

      klaimnya menggunakan sistem reimburs, jadi kumpulkan semua kuitansi, kemudian ibu sampaikan kepada bidang JPK jamsostek tempat ibu terdaftar.

      terima kasih

      • lysha mengatakan:

        walaupun bukan tempat yang diajukan oleh puskesmasnya tetap diganti ya pak…
        sistem reimburs harus saya sendiri atau bisa diwakilkan ya oleh bagian hrd atw yang laen…

  138. desrain mengatakan:

    saya mau tanya pak..sy kerja sbg keamanan perumahan tp gaji sy tidak mempunya slipnya/berupa uang saja, gaji sy cuma Rp1200000.. apa syarat jadi perserta jamsostek perorangan dan brapa uang yg sy keluarkan untuk semua paket dan iurannya perbulan brapa ? Mohon penjelasanya..tks

    • Mapays Expert mengatakan:

      kalo per-orangan, syaratnya copy KTP dan KK saja pak.
      program perorangan dan program paket, manfaatnya sama saja.
      iuranya :
      kecelakaan kerja = 1% x 1200000 =12000
      kematian = 0,3% x 1200000 = 3600
      hari tua = 2% x 1200000 = 24000
      kesehatan =
      sudah berkeluarga = 6% X 1000000 = 60000 (sudah termasuk isteri dan 3 anak)
      masih lajang = 3% x 1000000 = 30000.

      jadi iuran perbulan adalah :
      sudah berkeluarga : 12000+3600+24000+60000=Rp. 99.600
      masih lajang : 12000+3600+24000+30000= Rp. 69.600

      jangan di lihat dari iuranya pak, tetapi manfaatnya.
      percayalah, Jamsostek selalu setia melindungi.

      terima kasih

  139. desrain mengatakan:

    maaf pak nanya lg..
    Klo sy bayar iuran 99600rb ke jamsoste apakah sama dengan saldo dan nantinya bisa diambil semua saldo yg terkumpul dan hitungannya gimana pak.?mohon penjelasanya tks

    • Mapays Expert mengatakan:

      untuk program perseorangan rincian iuranya kan sudah saya jelaskan diatas.
      Untuk :
      kecelakaan kerja = 1% x 1200000 =12000
      kematian = 0,3% x 1200000 = 3600
      hari tua = 2% x 1200000 = 24000
      kesehatan =
      sudah berkeluarga = 6% X 1000000 = 60000 (sudah termasuk isteri dan 3 anak)
      masih lajang = 3% x 1000000 = 30000

      berarti saldo yang ditabung bapak tiap bulanya adalah 2% dari iuran yang disetor.
      berarti tiap bulan bapak menabung : 24000
      1 tahun adalah : 288000
      belum termasuk pengembangan iuran yang besar bunganya lebih dari deposito Bank.
      tahun 2011 pengembangan iuran/bunga mencapai 10,60%.

      terima kasih

  140. hariyanto mengatakan:

    maaf pak nanya .klo kelahiran cesar krna emergency sdg kepersertaan di bekasi kelhiran cesar di daerah sragen,apakah mendapatkan penggantian dari jamsostek

  141. Mapays Expert mengatakan:

    pagi pak hariyanto,
    dapat pak, tetapi tetap di ajukan di jamsostek Bekasi.
    yang penting berkas-berkas, nota, serta surat keterangan dari dokter mengenai persalinan yang disertai penyulit.

    nanti bapak ajukan saja, ke bidang JPK jamsostek bekasi.
    klaim tersebut jangan di tunda yah pak, kalo bisa jangan lebih dari 6 bulan.

    terima kasih

  142. syamsul rizal mengatakan:

    selamat sore pak…saya mau tanya langkah apa yang hrus saya lakukan kl kartu untuk pengambilan uang santunan bekala hilang?sya adalah ahli waris dari almarhumah istri saya…mohon informasinya..terima kasih..

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat sore,
      bapak syamsul rizal kalo masih punya copyan santunan berkala pakai itu saja tidak apa2 pak.
      kalo tidak ada copyanya bapak membuat surat pernyataan kehilangan dari kepolisian saja,
      menyebutkan nomor KPJ/kartu jamsostek untuk santunan berkala ahli waris.

      terima kasih

  143. daud mboeik mengatakan:

    Syalom……
    Saya pengurus sebuah koperasi yang berniat untuk mewadahi masyarakat umum yang ingin menjadi peserta jamsostek yang ingin saya tanyakan :
    1. Persyaratan- Persyaratan apa yang harus saya siapkan (bagi calon peserta)
    2. Bagaimana cara agar koperasi saya dapat bermitra dengan jamsostek? Berapa lama prosesnya?
    3. Berapa lama proses menjadi peserta terhitung dari saat didaftar?
    4. Apakah kartu peserta jamsostek langsung diperoleh saat pendaftaran?
    5. Bagaimana kalau iuran peserta yang saya himpun macet? Toleransinya berapa lama?
    6. Apakah setelah usia 55 tahun peserta dan telah diambil jaminan hari tuanya, jaminan-jaminan yang lain seperti kematian dan kesehatan masih tetap dapat dinikmati oleh peserta?
    7. Kemudahan atau fasilitas yang koperasi peroleh dari jamsostek?
    8. Apakah peserta yang saya himpun dapat membayar iuran langsung ke kantor jamsostek?
    9. Apakah peserta yang saya himpun jika akan mengklaim langsung dapat ke jamsostek/harus melalui koperasi?
    10. Bagaimana dengan peserta didaerah yang dimana rumah sakit, dokter dan apotik belum ada kerja sama dengan jamsostek?
    Sebelumnya saya ucapkan Terima kasih
    (Maaf terlalu panjang dan banyak pertanyaan yang saya ajukan)

    • Mapays Expert mengatakan:

      Terima kasih atas pertanyaanya, saya jawab satu persatu urut sesuai dengan nomor bapak.
      jawaban nomor:
      1. syarat menjadi peserta :
      – untuk koperasi/badan usaha : copy SIUP/Surat ijin koperasi, copy NPWP, copy KTP pengurus/pimpinan, mengisi Formulir 1.
      – untuk Karyawan : Copy KTP&KK, Copy KPJ(Jika sudah pernah terdaftar), mengisi Formulir 1A.

      2. untuk menjadi mitra, sudah otomatis jika koperasi bapak sudah terdaftar. karena moto jamsostek adalah : Pelindung Pekerja Mitra Pengusaha.

      3. proses terhitung menjadi peserta : ketika bapak sudah menyerahkan Formulir Pendaftaran (Perusahaan dan tenaga kerja) berikut iuran pertama yang telah dibayarkan. setlah bapak menyerahkan syarat2 tersebut maka apabila terjadi Kecelakaan kerja atau kematian itu sudah mendapatkan santunan. maka daftarlah jamsostek, lebih cepat lebih baik.

      4. kartu peserta diperoleh paling lambat 1 minggu setelah penyerahan berkas dan pembayaran iuran pertama.

      5. apabila macet, maka akan dikenakan denda sebanya 2% dari total iuran yg dibayar. toleransi keterlambatan pembayaran iuran bulanan jamsostke adalah : tgl 15 bulan berikutnya. misal iuran utk bulan januari maka di bayarkan paling lambat tgl 15 Februari. oleh karena itu, apabila keadaan perusahaan yg sudah tidak sehat, mohon bisa dilaporkan keluar kepesertaan.

      6. setelah usia 55th, peserta bisa mengambil iuran JHT/jaminan hari tua meskipun kepesertaan belum mencapai 5 tahun. utk jaminan kecelakaan kerja, kematian, dan kesehatan selama belum di keluarkan dari peserta jamsostek (masih aktif) maka masih tetap di tanggung.

      7. utk koperasi : bisa menjadi mitra, penyalur, dan bisa mendapatkan pinjaman usaha mencapai 50jt.

      8.utk pembayarn iuran jamsostek tidka bisa terpisah, pembayarn harus dilakukan secara dihimpun. menggunakan metode potong gaji yg dilakukan oleh koperasi, oleh karena itu perlu di tunjuk salah satu orang utk menjadi pengurus, nantinya pengurus tersebut yg berhubungan dengan jamsostek.

      9. utk klaim secara langsung ke kantor jamsostek tidak melalui koperasi.

      10. utk peserta di daerah yg belum ada dokter, akan di arahkan ke dokter terdekat/puskesmas yg bekerja sama dengan jamsostek.

      Banyak sekali manfaat yang akan didapat oleh peserta dan pengusaha jika menjadi peserta jamssotek, rasakan bedanya.

      sekian, semoga membantu.
      salam

  144. Rifa Christanto mengatakan:

    mengapa klaim jamsostek saya lama cairnya, klaim di urus perusahaan, kira – kira sdh 1,5 bulan. oleh perusahaan masih proses di jakarta. oh ya perusahaan saya PT BRI Cabang Kudus, saya berhenti bekerja per nop 2011. ikut jamsostek 10 tahun lebih. boleh tahu kira-kira berapa nominal kyang saya terima. terima kasih.

    • Mapays Expert mengatakan:

      untuk nominal saya tidak tahu pak, bapak bisa cek di kantor jamsostek terdekat. dengan membawa kartu Jamsostek asli.
      yang jelas suku bunga JHT lebih besar dari suku bunga deposito bank di indonesia.

      untuk perbankan nasional sistemnya centralisasi di kantor pusat jakarta.
      jamsostek mencairkan dana JHT selambatnya 1 minggu, apabila berkas sesuai prosedur dan lengkap.

      saran saya bapak hubungi bagian HRD/SDM BRI kantor pusat, bapak tanyakan alasan keterlambatanya.

      terima kasih

  145. Ambo Dalle, ST mengatakan:

    Pak..saya maw nanya bagaimana menjadi peserta Jamsostek secara individu???

    • Mapays Expert mengatakan:

      di jamsostek ada program paket (untuk persusahaan) dan ada program khusus (perserorang, mandiri, dan jasa konstruksi).

      kalau bapak mau mengikuti program mandiri, bapak harus membuat wadah. entah dalam bentuk arisan RT, PKK, atau kelompok. kalau belum \/tidak ada wadah nantinya akan digabungkan ke wadah lain.

      untuk mengikuti program perorangan ada fromulirnya,
      saran bapak datang ke kantor jamsostek terdekat, kemudian minta formulir dan petunjuk program.

      iuranya yang berbeda, kalau program perseorangan/mandiri iuranya :
      (JKK: 1%, JHT: 2%, JKM: 0,3%, JPK: 30rb lajang, 60rb menikah)
      manfaatnya sama dengan program paket.

      terima kasih , semoga membantu

  146. Rojana mengatakan:

    Maaf.kalau uang jamsote gak di ambil apakah akan terus bertambah?

  147. Rojana mengatakan:

    Saya bekerja di suatu perushaan,tiba2 prushaan tsb bankrut,dan kamipun tidak di beri surat berhenti bekerja,apakah bisa di ambil uang jhtnya?

    • Mapays Expert mengatakan:

      Bisa diambil asal sudah memnuhi syarat,
      untuk surat berhenti bekerja dari perusahaan yang bangkrut dan tidak bertanggung jawab, ibu bisa minta ke DISNAKER Setempat.

      terima kasih

  148. birru gerald mengatakan:

    Salam….

    Terima kasih sebelumnya utk admin dan bpk/ibu/kawan semua yang bertanya jawab diatas, karena di hal.tanya jawab ini sudah sangat banyak membuat saya lebih jelas tentang “jamsostek”.
    Saya ikut jamsostek 1999 dari perusahaan dan keluar dari perusahaan 2002 (belum 5 th) otomatis iuran jamsostek juga berhenti saat itu juga. Kemudian karena sering pindah tempat kerja iuran jamsostek saya “tidak terurus” hingga sekarang 2012. Dan karena pencerahan di halaman ini, sayapun masih mengetahui bahwa saldo saya masih ada secara online.

    Untuk itu saya mohon diberikan saran dari semuanya ttg hal berikut (maaf jika repost):
    1. Apakah sebaiknya saya meneruskan iuran jamsostek saya secara individu? Karena perusahaan saya sekarang belum ikut jamsostek. Bagaimana caranya?
    2. Apakah keuntungan/kerugian ikut jamsostek secara individual?
    3. Bila saya mencairkan saldo saya, apakah ada batas minimum saldo sehingga saya masih bisa melanjutkan program asuransi ini?

    Regards

    • Mapays Expert mengatakan:

      Terima kasih atas apresianya, salam kenal dari saya.

      jawaban pertanyaan bapak nomor :
      1. bapak bisa mengikuti program secara perorangan/individu. tetapi sebenarnya Jamsostek adalah hak yang wajib diterima oleh semua tenaga kerja. dan kewajiban ygdibebankan kepada tenaga kerja hanya 2% iuran JHT. selebihnya adalah tanggung jawab perusahaan.
      apabila ada perusahaan yg belum melindungi tenaga kerjanya dengan jamsostek, bapak bisa telepon ke kantor jamsostek setempat utk dilakukan sosialisasi. bebas biaya.

      untuk mengikuti program perorangan ada fromulirnya,
      saran bapak datang ke kantor jamsostek terdekat, kemudian minta formulir dan petunjuk program.

      2. keuntungan program perseorangan ygn jelas manfaatnya sama dengan program paket perusahaan, semuanya dapat dinikmati sama rata.
      kerugian : bapak membayar iuran secara pribadi. kalo paket di tanggung oleh pengusaha/perusahaan.

      3. tidak ada batas minum saldo yg akan diambil. selama memenuhi syarat utk di cairkan, itu adalah hak tenaga kerja.

      terima kasih, semoga membantu,

  149. Habibi mengatakan:

    Maaf Bapak/Ibu, Sya ingin tanya, sebelumnya saya pernah ikut program jamsostek waktu pertama kali bekerja di suatu perusahaan, namun waktu itu saya tidak mengerti kegunaan dari jamsostek, sehingga saya mengabaikan kartu dan keanggotaan dari jamsostek dan sekarang saya baru mengerti kegunaan dari kartu jamsostek..
    yang saya ingin tanyakan apakah saya masih terdaftar di Jamsostek?
    Bagaimana caranya saya bisa mengetahui keanggotaan saya di jamsostek??

    Terima Kasih.

    • Mapays Expert mengatakan:

      terima kasih atas pertanyaanya..
      maaf baru sempat saya balas, karena menghadiri acara kedinasan.

      utk saudara Habibi, apakah anda masih mempunyai kartu jamsostek tersebut?
      kalo anda masih punya kartu tersebut, anda bisa mencetak daftar history saldo JHT posisi sampai dengan sekarang.
      contoh kasus JHT jamsostek, meskipun baru 1 kali setor iuran, kemudian keluar dan tidak pernah bayar lagi, maka saldo tersebut masih tetap ada/tidak berkurang tapi malah semakin bertambah. dan itu adalah hak mutlak tenaga kerja.
      saran saya : jika bapak pernah bekerja dan merasa pernah dipotong gajinya utk iuran jamsostek, kemudian kartu tersebut sudah tidak ada. maka yg sebaiknya anda lakukan adalah datang ke kantor jamsostek terdekat dengan membawa identitas diri(KTP) dan surat keterangan bekerja di perusahaan tersebut.
      kalo data tersebut memang ada dan bapak di daftarkan di jamsostek olehperusahaan maka mintalah print out daftar saldo anda.

      selanjutnya bapak bisa tanyakan kembali.

      terima kasih
      salam

  150. tria mengatakan:

    Yth Bpk Mapays…

    “Permenakertrans No 12/PERMEN/VI/2007 pasal 4 ayat 1 s.d 3) masih berlaku dan diberikan toleransi sesuai dengan Surat Direksi No.B/10332/12200. jadi apabila anda (misal) terdaftar kepesertaan kemudian terlambat melaporkan perubahan status perkawinan dan diketahui bahwa istri hamil usia kandunganya lebih dari bulan ke 5 maka pendaftaran anggota keluarga tetap di tanggung tetapi biaya persalinanya tidak di tanggung”.

    Mohon penjelasannya juga pak,saya masih agak bingung dgn kalimat ini ( copas dari jawaban bpk sebelumnya ) :

    “( istri hamil usia kandunganya lebih dari bulan ke 5 maka pendaftaran anggota keluarga tetap di tanggung tetapi biaya persalinanya tidak di tanggung.)”….
    Pendaftaran anggota ditanggung,biaya persalinan tidak ditanggung…
    maksudnya bagaimana ya pak?
    mohon pencerahan atas kalimat di atas ini

    Terima kasih banyak

    • Mapays Expert mengatakan:

      Mohon maaf jika kalimat saya susah utk dipahami. Jadi seperti ini,peraturan yg berlaku saat ini perihal persalinan adalah:usia kandungan ketika didaftarkan di program jpk tdk lebih dari 5 bulan/21 minggu. Contoh kasus: Ada TK yg terdaftar JPK single, kemudian menikah tapi tdk melaporkan perubahan status kawin. Sehingga di system aplikasi jamsostek TK tsb masih dianggap single.

      Setelah itu, TK berniat mendaftarkan istrinya krn akan melahirkan. Tetapi umur kandungan istri lebih dari ketentuan yg ditanggung yaitu : 21 minggu/5 bulan. Misal umur kandungan ketika akan didaftarkan adalah sudah 6 bulan. Jadi dalam hal ini khusus persalinan, Ketika istri melahirkan maka biaya persalinan dan pengobatanya tdk dpt di klaim dijamsostek krn melebihi ketentuan yg ada(usia kandungan >5bln).

      Pendaftaran update status kawin tetap diterima&istri akan mendapat kartu KPK kesehatan,tp hanya utk berobat saja.bukan utk berobat persalinan yg sedang berlangsung.

      Tapi utk persalinan anak berikutnya akan mendapatkan pergantian biaya persalinan sesuai dg ketentuan yg ada. Biaya persalinan yg ditangungg oleh jamsostek adalah biaya persalinan anak ke 1, anak ke 2, dan anak ke 3.

      Sekian penjelasan lanjut dari saya, semoga membantu. Salam

  151. Hana mengatakan:

    Selamat siang, Pak.
    Saya sudah membaca postingan2 sebelumnya yg sangat bermanfaat, namun saya masih ingin bertanya. Mohon bantuan Bapak.
    Saya peserta Jamsostek sejak 1990 dan telah berhenti kerja pd Desember 2009. Saldo JHT saat ini +/- 40juta. Berhubung sampai saat ini saya tidak bekerja, saya memerlukan modali utk bisnis kecil2-an. Pertanyaan saya,
    1. Bisakah saya mengambil hanya sebagian dana JHT saya (+/- 20juta)?, krn sy msh ingin menjadi peserta Jamsostek.
    2. Dapatkah saya mengurus pencairan dana tsb secara individu? (mengingat perusahaan tempat saya bekerja dulu adalah sebuah bank nasional), dan bagaimana caranya?

    Terima kasih atas bantuan Bapak.

    • Mapays Expert mengatakan:

      Terima kasih atas apresiasi bapak, Jawaban atas pertanyaan bpk nomor: 1. Sampai saat ini belum ada peraturan yg mengatur Dana JHT bisa diambil sebahagian. saldo jht adalah 100% mutlak hak TK.diambil sekali sekaligus. untungnya,JHT menggunakan sytem pengembangan bunga berbunga, suku bunga jht selalu lbh besar dari deposito bank, tidak ada potongan/administrasi,tdk susut, semakin lama semakin bertambah byk. Pastinya bapak lebih ahli dlm perhitungan suku bunga tabungan.

      2. Jika bpk ingin tetap ikut jamsostek tanpa melalui perusahaan, bpk bisa mengikuti program perseorangan. Bapak bisa meminta brosur program perseorangan utk bapak pelajari. Sedikit berbeda dalam hal pembayaran iuran dg program paket yg diikuti perusahaan. Tetapi manfaatnya sama saja.

      Sedikit penjelasan dari saya, semoga bermanfaat. Salam

  152. fenlee mengatakan:

    Selamat malam Pak,

    Mohon informasinya, jika peserta Jamsostek ikut Jamsostek di 2 PT yang berbeda yang pertama keanggotaan dari 2004 s/d 2006 dengan saldo sekitar Rp. 750.000 dan yang kedua dari 2006 s/d 2010 dengan saldo sekitar Rp.9000.000 dan pada bukan juni 2011 orang tersebut meninggal (sudah bukan peserta Jamsotek karena sudah tidak bekerja), kira- kira santunan apa aja yang di dapat.

    Mohon informasinya

    salam

    • Mapays Expert mengatakan:

      apakah TK keluar per 1 Januari 2011?
      jika keluar / non-aktif dari kepesertaan jamsostek per-tangal 1 Januari 2011 maka jika meninggal bulan Juni 2011 TK akan mendapat santunan Kematian.
      karena santunan kematian ada tenggang waktu maksimal 6 bulan dari berhenti dari kepesertaan jamsostek, jaminan kematian masih di tanggung.
      tapi kalo sudah lebih dari 6 bulan, maka jaminan kematian tidak di santuni.

      santunan ygn didapat, pastinya Jaminan Hari Tua yang ada.

      terima kasih

  153. Ellena Gunawan mengatakan:

    kalau mau melahirkan di rumah sakit yang di tunjuk oleh jamsostek apa kita tidak di kenakan biaya sama sekali?
    atau bagaimana?
    mohon jawaban nya
    Trimakasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      utk obat standart dan biaya persalinan kelas 3 (RS Swasta) atau Kelas 2 (RSUD) tidak dikenakan biaya sama sekali.
      kalo melahirkan dibidan/RS yg tidak ditunjuk, biaya reimburs Rp. 500.000,-

      terima kasih

  154. dian permatasari mengatakan:

    pagi pa, saya mw tanya
    saya sudah mendaftarkan perubahan dan kartu sudah jadi dari ‘lajang’ menjadi ‘kawin’ pada usia 5 bulan (sebelum 6 bulan)
    yang mau saya tanyakan,
    1. saat masih status lajang, saya sudah pernah periksa kehamilan ke PPK 1 sebanyak 1x,, apakah setelah status nya berubah menjadi kawin, saya masih harus periksa kehamilan ke PPK 1 ?
    karna setau saya syarat untuk klaim santunan kehamilan harus pernah walaupun sekali kontrol ke PPK 1.
    2. bila ingin meng-klaim santunan melahirkan,, paling lama berapa hari/minggu dari selesai melahirkan? dan bolehkah yang mengurus klaim ke kantor jamsostek dilakukan oleh suami?
    3. PPK 1 yang terdaftar di kartu saya adalh dokter umum, bila saya ingin melakukan imunisasi dan KB kemana saya harus mendaftar ?

    terimakaasih, mohon bantuan informasinya :)

    • Mapays Expert mengatakan:

      Selamat Pagi,
      untuk usia kehamilan yang di tanggung jamsostek adalah maksimal umur kehamilan 5 Bulan,
      jadi sebelum melewati masa maksimal, kemudian ibu update status kawin maka klaim persalinan akan di tanggung.
      jawaban pertanyaan nomor :
      1. intinya kan ibu telat update status yah. periksa kehamilan ke dokter kehamilan / bidan harus tetap minta rujukan ke dokter umum yg tertera pada kartu KPK.
      2.paling lama 1 minggu setelah berkas di terima lengkap. oleh karena itu minta konfirmasi kepada CSOnya. karena berkas yg masuk pasti antri dan berurutan.
      kecuali Klaim JHT, semua klaim bisa dilakukan oleh suami.
      3. tetap minta rujukan ke dokter Umumnya. nanti akan di arahkan oleh dokter umum ibu.

      terima kasih kembali. ;-)

  155. dian permatasari mengatakan:

    terimakasih atas jawabannya pa,,

    sya sudah terdaftar kawin saat usia 5 bulan. berarti belum telat kan ?

    nah, yang syarat periksa ke dokter umum harus berapa kali pa? ,
    soalnya bingung juga periksa kandungan tapi ke dokter umum. hehhe :D
    saya biasanya ke bidan.,,, cuman saya perlu rujukan ke rumah sakit juga untuk kemungkinan yang tidak diinginkan.

    makasih :)

    • Mapays Expert mengatakan:

      Kalo hanya syarat ya sekali tidak apa-apa. yang penting periksa kehamilan.
      utk kandungan yang memerlukan pemeriksaan khusus itensif karena suatu hal, ibu minta saja rujukan dari dokter umumnya.
      tapi kalo kandungan normal dan tidak ada masalah berarti tidak perlu minta rujukan utk ke dokter spesialis.
      kalo periksa kebidan yg tidak bekerja sama dengan jamsostek menggunakan sistem reimburs. tapi hal ini perlu di konsultasikan ke dokter umumnya dahulu ibu.

      terima kasih

  156. efrifiyatno efendi mengatakan:

    Ass.wr.wb
    pak mohon bantuannya… saya bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu sekolah negeri di jakarta, tapi untuk masalah perlindungan pekerja tidak ada, nah pertanyaan saya apakah saya termasuk DHK atau THK, trus bila ikut jamsostek perorangan untuk wadah / kelompok berapa jumlah minimal dalam kelompok ini ? terima kasih atas pembahasanya..
    wassalam. wr.wb

    • Mapays Expert mengatakan:

      http://www...
      untuk ikut jamsostek bapak bisa mengikuti program perseorangan, dalam program perseorangan minimal dalam 1 wadah adalah 2 orang.
      makin banyak makin baik.

      utk brosurnya bapak bisa minta ke kantor jamsostek terdekat.
      utk manfaatnya sama dengan program paket yg di ikuti oleh perusahaan.

      Terima kasih

  157. dafi mengatakan:

    sebelum di perusahaan yg sekarang, saya pernah bekerja di 4 perusahaan yang berbeda, dan ke empat perusahaan tersebut seingat saya, saya selalu dibuatkan kartu dan no KPJ yang baru, sehingga saya memiliki 5 kartu yang berbeda, namun ke empat perusahaan yang lewat tersebut kartunya hilang dan saya tidak ingat nomer2nya,
    1. Bagaimana saya harus mengurusnya, dan step2nya, apakah ke kantor polisi dahulu, lalu kemana lagi?
    2. apakah saldo ke empat KPJ tersebut bisa dicairkan atau bisa digabungkan dengan KPJ terakhir saat ini saya berkerja?

    mohon dibantu, dan terima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      1. bapak Ke Kantor Jamosostek membawa KTP dan surat pengalaman kerja dari perusahaan bapak, kemudian bapak minta tolong kepada CSO utk membantu mencari KPJ yang hilang melalui sistem. bapak mintakan cetak histori saldo JHT keada petugas CSO Jamsostek.
      kemudian setelah ketemu histori saldonya,bapak minta cetak.
      cetakan itu kemudian bapak bawa ke POLRES utk dibuatkan surat keterangan kehilangan.
      setalah mendapat surat kehilangan dari kantor polisi kemudian bapak bawa ke kantor jamsostek utk dicairkan / digabung menjadi satu.

      2. saldo bisa dicairkan kalo sudah memenuhi syarat utk diambil,
      jjika bapak mempunyai 5 Kartu jamsostek, 4 sudah tidak aktif dan 1 yg masih aktif.
      maka 5 kartu tersebut bisa digabung menjadi 1 kartu.
      penggabungan kartu jamsostek yang dipertahankan adalah kartu jamsostek yg Tertua Tahunya/kartu KPJ pertama.

      sekian penjelasan saya,
      kalo ada pertanyaan, silakan diajukan kembali,

      salam

      • dafi mengatakan:

        Terima kasih atas jawabannya, saya ada pertanyaan lagi, mohon dibantu :
        1. jika saya tidak mempunyai surat pengalaman kerja dan kebetulan perusahaan yang saya tinggalkan dulu sudah tidak beroperasi lagi bagaimana?
        2. apakah petugas cso dapat men trace data saya hanya dari nama lengkap dan tanggal lahir saya?

        • Mapays Expert mengatakan:

          1. Jika perusahaan sudah tutup / tidak beroperasi, maka perlu dinyatakan pengalaman bekerja oleh DISNAKER Setempat.
          tunjukan bukti seperti slip gaji, atau keterangan apapun yg membuktikan bahwa anda bekerja di perusahaan tersebut.

          2. Nama Lengkap, tanggal Lahir, KTP, dan sebutkan anda bekerja dimana.
          nanti petugas CSO akan membantu mencari data anda.

          terima kasih

  158. safitri mengatakan:

    selamat pagi..!saya saat ini lagi hamil..saya dan suami sama2 pemegang kartu jamsostek,dari perusahaan yang berbeda. yang mau saya tanyakan jika saya melahirkan dibidan, apa bisa kami berdua mengklaim kartu jamsostek kami berdua, salah satu atau bisa dua2nya, karna kami dari perusahaan yang berbeda,terima kasih…

  159. nuraeni mengatakan:

    Met Sore pak,
    Ass.sy mau bertanya suami sy kan mengikutkan sy dalam kartu pemeliharaan kesehatan Jamsostek di perusahaan dia bekerja.yang sy mau tanya kan pak.Status sy lagi hamil dan Klinik bersalin yg di tujukan oleh kartu kesehatan sangat jauh dr tempat sy tinggal,Apakah sy dapat menggunakan Kartu tersebut di Klinik/Rs lain.atau sy bisa Claim uang RS jika nanti nya sy bersalin.dan sy terdaftar di kartu peserta kesehatan jamsostek dari Bulan 07 2011.

    Terima Kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      sore,
      sekarang umur kandungan ibu berapa?
      seperti yg sudah saya jelaskan diatas, bawah umur kandungan yg bisa diklaim dijamsostek ketika terdafta JPK adalah maks umur kandungan 5bulan.

      jawaban atas pertaanyaan ibu : ibu bisa meng-klaim biaya persalinan ibu. utk normal yg ditanggung adalah 500ribu.
      tetapi kalo ibu bisa bersalin dirumah sakit yg ditunjuk, ibu bisa masuk ke kelas 3 RS Swasta, dan RS kelas 2 di RSU. tanpa bayar lagi.

      terima kasih.

  160. Erick Kurniawan mengatakan:

    Sore Pak,

    Saya mau tanya kepesertaan saya di JHT mulai bulan Maret 2007 dan saya resign kantor bulan November 2011. Sekarang bulan Maret 2012 berarti sudah 5 tahun pas. Tadi pagi saya ke kantor Jamsostek untuk pencairan katanya tidak bisa karena peraturan baru sekarang jadi 5 tahun 1 bulan. Apa benar begitu Pak? Jadi kapan saya bisa melakukan pencairan JHT?

    Terima Kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      kepesertaan 1 Maret 2007 masa kepesertaan 5 tahun adalah 1 Maret 2012.
      JHT Bapak bisa diambil 1 Aprl 2012.

      utk peraturan 5 tahun 1 bulan sebenanya bukan peraturan baru, itu merupakan kebijakan pemerintah pada saat krismon.

      sebelum krismon peraturan ambil JHT adalah usia 55 tahun, kemudian dibijaki dengan Kepesertaan 5 Tahun masa tunggu 6 Bulan.
      sampai sekarang yg dipakai adalah tahun 1 bulan.

      terima kasih

  161. Putri mengatakan:

    Siang pak,

    Saya mau tanya,,teman saya (peserta jamsostek) pergi ke dokter umum yang tidak bekerjasama dengan jamsostek,dan dirujuk utk cek darah + rontgen di lab seperti prodia. apakah bisa klaim ke jamsostek biaya cek darah dan rontgen tersebut?

    Terimakasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      siang,
      kenapa tidak berobat dan minta rujukan ke dokter umum yg di tunjuk?
      utk masalah klaim, bisa ibu konsultasikan kepada dokter umum terkait.

      terima kasih

  162. nuraeni mengatakan:

    Met Siang pak,
    Ass.
    Sy mau bertanya mengenai claim dana jamsostek,sy sdh berhenti bekerja dari akhir 2008 dan sy ikut jamsostek di kantor tersebut january 2007,Sebelum sy ingin pergi mencairkan jamsostek sy tlp kekantor jamsostek kapan bisa sy cairkan,lalu cust service nya mengatakan bulan maret 2012,yang sy mau tnya kan ke bapak adalah :
    – Berkas / syarat sy sdh lengkapi dan isi formulir,lalu antri,dan setelah itu sy dapat giliran ke cust service data sy sdh di stempel dan sy sdh di foto,saldo sy juga sdh di beritahu.lalu sy di srh antri di kasir,tapi setelah sekitar 5 menit sy antri di kasir,cust service nya memanggil sy dan mengatakan klu dana tersebut belum bisa di ambil bulan Maret ini hanya bisa bulan 9.
    Yang menjadi pertanyaan sy,mengapa waktu data sy di cek sebelum sy di foto dan di srh antri ke kasir dia tidak langsung mengatakan klu itu blm bs cair.
    dan apakah sy tidak di persulit jika nanti bulan 9 sy dtng ke sn membawa berkas sy,krn sy sdh di foto,takutnya nnt akan di persulit lagi.( apakah ini ada semacam permainan )
    dan mengapa cust service Via tlp juga tidak mengetahui jika bulan 9 br bisa cair,malah mengatakan bulan 3 ini.Dan terakhir perhitungan tuk cairkan Jamsostek yg sebenar nya berapa lama ??

    Terima kasih
    wassalam

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat malam,
      tidak ada yang dipersulit atau di permainkan di Jamsostek pak,
      mungkin hanya miss komunikasi saja,
      karena bapak awalnya berbicara via telepon.

      via telpon bapak hanya menyebutkan terdaftar januari 2007, aturanya kalo memang benar terdaftar januari 2007 seharusnya dana bisa cair februari 2012.
      karena JHT bisa cair masa kepesertaan 5tahun masa tunggu 1 bulan.

      saya yakin, setelah mengecek Kartu KPJ bapak, bapak tidak terdaftar / tidak didaftarkan di jamsostek pada bulan Januari 2007.
      bisa jadi, pengurus/perusahaan tempat bapak bekerja yang lalai/tidak tepat waktu mendaftarkan tenaga kerjanya ke program jamsostekl.

      jamsostek menggunakan SYSTEM ONLINE, database terpusat.
      sistem itu tidak bisa di LOBY,
      jika memang harus / bisa cair, itu adalah hak tenaga kerja.
      tetapi kalo memang belum bisa/belum memenuhi syarat, mau bapak marahi CSO nya sampai menangis juga tetap tidak bisa.

      mohon bapak bisa cek atau tanyakan lagi tentang kepastian terdaftar di Jamsostek.
      kalo memang benar terdaftar Januari 2007, akan saya bantu mencairkanya.
      kalo memang bukan januari, kantor jamsotek se-indonesia juga tidka bisa mencairkanya.

      mohon maklum atas hal ini,

      bapak bisa datang sesuai dengan yg dikatakan oleh CSO.
      itu sudah benar, dan tidak ada yg dipersulit. semua peserta adalah sama.
      tidak ada kelas ekonomi, bisnis / VIP.

      sekian dan terima kasih

  163. novi lianasari mengatakan:

    selamat siang …. sy mau bertanya , bagaimana cara mengecek saldo JPK , dan apakan iuran JPK itu sama seperti iuran JHT saldo bisa di cek ?

    • Mapays Expert mengatakan:

      siang,
      program jamsostek yang ada saldonya hanya JHT,
      JKK, JKM, dan JPK tidak ada saldonya, meskipun dilakukan penyetoran.
      iuran JKK, JKM, dan JPK adalah utk program2 terkait.
      JHT untuk jaminan hari tua.

      terima kasih

  164. Titik Nurhayati mengatakan:

    Selamat Siang Pak,
    Ass.
    Saya mau tanya mengenai Jamsostek. Teman saya sudah bekerja dia belum menikah tetapi di tempat dia bekerja tidak ada Jamsosteknya dan dia mau mengikuti jamsostek secara pribadi. yang menjadi pertanyaan adalah:
    1. Apakah benar kalau mau ikut peserta Jamsostek secara pribadi tidak bisa tanpa ada yang koordinir padahal dia pingin sekali ikut Jamsostek?
    2. Apakah dia bisa ikut jadi peserta Jamsostek?
    3. Kalau memang bisa apa persyaratannya dan berapa biaya per bulannya?

    terima kasih

    Wassalam

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat siang,
      jawaban nomor :
      1. secara pribadi bisa, ikut program per-seorangan. nanti akan ditempatkan kedalam wadah. sebaknya kalo bisa membuat wadah sendiri, misal : perkumpulan Ibu2 PKK, atau karang taruna, atau keg sosial lainya.
      2. bisa, semua tenaga kerja. tenaga teta / harian wajib ikut jamsostek.
      3. persyaratan dan biaya sudah saya jelasakan pada jawaban pertanyaan sebelumnya.
      silakan dibaca.

      terima kasih,
      wassalam

  165. Titik Nurhayati mengatakan:

    Selamat Siang Pak,
    Ass.
    Saya mau tanya mengenai Jamsostek. Teman saya sudah bekerja dia belum menikah tetapi di tempat dia bekerja tidak ada Jamsosteknya dan dia mau mengikuti jamsostek secara pribadi. yang menjadi pertanyaan adalah:
    1. Apakah benar kalau mau ikut peserta Jamsostek secara pribadi tidak bisa tanpa ada yang koordinir padahal dia pingin sekali ikut Jamsostek?
    2. Apakah dia bisa ikut jadi peserta Jamsostek?
    3. Kalau memang bisa apa persyaratannya dan berapa biaya per bulannya?
    4. Program apa yang harus diikuti mengingat secara pribadi?

    terima kasih

    Wassalam

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat siang,
      jawaban nomor :
      1. secara pribadi bisa, ikut program per-seorangan. nanti akan ditempatkan kedalam wadah. sebaknya kalo bisa membuat wadah sendiri, misal : perkumpulan Ibu2 PKK, atau karang taruna, atau keg sosial lainya.
      2. bisa, semua tenaga kerja. tenaga teta / harian wajib ikut jamsostek.
      3. persyaratan dan biaya sudah saya jelasakan pada jawaban pertanyaan sebelumnya.
      silakan dibaca.
      4. Empat Program bisa dikiuti semua, minimal 2 Program. (JKK dan JKM).
      iuranya JKK: 1% dari Upah sebulan. JKM: 0,3% dari upah sebulan

      terima kasih,
      wassalam

  166. mamat mengatakan:

    selamat sore pak,

    sy mw nanya, bagaimana bila kondisnya perusahaan tidak mau mengeluarkan surat keterangan berhenti bekerja karena sy terkait masalah dengan perusahaan tsb, padahal sy sudah kluar dari bulan oktober tapi hingga sekarang perusahaan belum mau menerbitkan surat tsb.

    trima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      surat pengalaman kerja adalah hak tenaga kerja,
      kalo anda bermasalah sewaktu keluar, anda bisa minta di Disnaker setempat dengan menunjukan bukti slip gaji / apapun yg membuktikan anda bekerja di perusahaan tersebut.

      saran saya, lebih baik anda teruskan kepesertaanya di perusahaan lain, menggunakan Kartu KPJ di perusahaan ini.
      jadi pengalaman kerja yg diserahkan adalah pengalaman kerja terakhir.

  167. novi lianasari mengatakan:

    pagi pak ,,,,

    sy ingin bertannya tentang jamsostek , apabila mengikuti jamsostek dgn gaji Rp.1,100,000 perbulan , berapakah iuran yg di tanggung karyawan dah berapa yg di tanggung perusahaan , dan berapakan yg harus masukke saldo JHT ?

    Trimakasih ,,,,

    • Mapays Expert mengatakan:

      pagi,
      iuran program jamsostek :
      JKK : 0,24%(perkantoran, koperasi), 0,54%(perkebunan), 0,89%(perkebunan), 1,27%(kimia), 1,74%(migas dan pertambangan),, perusahaan ibu tergolong yg mana? jika perkantoran maka iuranya adalah 0,24% dari upah/TK.

      JKM : 0,3% dari upah / TK

      JPK : lajang (iuran : 30.000) kalo menikah-ditanggung isteri dan 3 anak (iuran :60.000)

      JHT : 5,7% ditanggung TK (2%) dan ditanggung perusahaan (3,7%).

      yg masuk ke JHT / bulan = 5,7% x 1100000 =62.700

      terima kasih

  168. rudi ardan mengatakan:

    sore bapak,saya mau tanya,saya punya jamsostek 3.rencana mau saya jadikan 1 pakai jamsostek saya yang baru,…apakah bisa ya pak,saya gabung menjadi 1 kartu,dan satu nomer.terus saya inikan mualaf bapak,nama kartu jamsostek saya beda dengan nama saya yang sekarang ada di KTP maupun KK,nama saya di JPK natanael rudianto,sedangkan nama di KTP rudianto,apakah dipersulit kedepannya untuk pencairan. untuk JPK keanggotaan th 2006 apa sudah bsa di cairkan ya pak,soalnya nama juga tahun lahir beda jg dengan KTP saya yang asli skarang,di JPK saya kelahiran 25/12/1985,padahal aslinya 25/12/1982.tolong informasinya bapak,saya sangat butuh sekali penjelasannya, terimakasih sebelumnya wass.

    • Mapays Expert mengatakan:

      sore,,
      bisa, asal salah satu kartu KPJ bapak harus aktif.
      apabila ada 2 kartu atau lebih dan digabungkan menjadi 1 kartu, maka yg dipertahankan adalah kartu yang tertua.

      apabila ada perubahan status dan data TK bapak mengisi formulir 1a,
      bapak isi selengkap-lengkapnya dan diserahkan kepada petugas CSO jamsostek terdaftar.
      lampirkan copy KTP dan copy KK, serta copy KPJ tertua dan fisik KPJ asli yg lain.
      bapak minta tanda terima penyerahan berkas, dan tanyakan berapa lama waktu selesainya.

      terima kasih

  169. Raymond mengatakan:

    Slmt siang pak gak sengaja ketemu blog ini….ada yg ingin saya tanyakan…untuk karyawan yg sudah resign kan otomatis sebagai pengusaha sy memutuskan iuran jamsosteknya…pertanyaan sy apakah memang kita tidak mendapat tembusan dari jamsostek mengenai karyawan kita yg udah keluar dan bergabung di perusahan lain.mengenai di perusahaan mana dia sekarang bergabung. Karena sy curiga dia bergabung di perusahaan kompetitor sy.

    Terima kasih sebelumnya

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamt siang,
      maaf baru sempat saya balas karena saya cuti.

      kalo mengenai tembusan karyawan tersebut kerja dimana, tidak ada pak. kan tenaga kerja bebas bekerja dan meneruskan pekerjaaanya kemanapun. dan jamsostek tidak memantau.

      dari nomor KPJ bisa diketahui, Tenaga kerja aktif bekerja.

      terima kasih

  170. Andayati mengatakan:

    Jika mencairkan jamsostek menggunakan KTP Sementara dan KK Sementara bisa tidak ya ? Mohon bantuan nya , Terima kasih.

  171. ari mengatakan:

    saya ambil rumah dengan program jamsostek,dan saya da keluar dari kepesertaan selama 6 tahun tapi rumah belum lunas kira2 jamsostek saya bisa d cairkan gak ya tks

    • Mapays Expert mengatakan:

      syarat pencairan JHT tidak disebutkan perihal kelunasan pembayaran PUMP-KB.
      jadi tidak masalah,
      urusan belum lunas pembayaran PUMP-KB Tenaga kerja tidak dengan jamsostek, tetapi dengan pihak Bank pemberi KPR.

      terima kasih

  172. ari mengatakan:

    tks infonya

  173. zaipasha mengatakan:

    selamat pagi mbak, saya mau tanya kalo kartu jamsostek dan surat keterangan kerjanya hilang gmn ya mbak….bisa dicairkan ngga….masalahnya perusahaanya juga sudah tutup….terima kasih atas bantuannya

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat pagi,
      jawaban pertanyaan saudara sudah dijawab di pertanyaan pengunjung sebelumnya,
      jadi sebelum bertanya mohon dibaca dahulu.

      jika perusahaan tutup, maka minta surat ke disnaker setempat dengan membawa bukti anda pernah bekerja di perusahaan tersebut.

  174. agustin mengatakan:

    met malem sblma ngcpn trimksh mau tanya pak saya mau nyairin jht tpi kartu jht ilang tpi saya msh pnya paklarng pnglmn krja bisa gak saya cairn dan gmana caranya trmksh

  175. Agoes Doang mengatakan:

    met malem pak saya ma tanya saya mau cairn jht saya tapi kartunya hilang tpi saya msh punya surat paklaring kerjanya kalo bisa gmana caranya…..trmaksh..sblmnaya

    • Mapays Expert mengatakan:

      Malam,
      Pak agus bisa datang ke kantor jamsostek terdekat menuju ke CSO dengan membawa identitas&bukti bapak pernah bekerja di perusahaan tsb.
      Minta petunjuk kpd cso utk mencarikan nomor KPJ dan saldo JHT bapak,
      Saldo JHT pasti bisa cair apabila sudah memenuhi syarat utk dicairkan.
      Terima kasih

  176. tuhtam mengatakan:

    apakah operasi hernia pada balita biayanya ditanggung jamsostek ?
    terima kasih atas jawabannya.

  177. visca mengatakan:

    mau tanya saya kan peserta Jamsostek apakah kalau kita mau melahirkan di RUmah sakit yang di tunjuk oleh pihak jamsostek harus melapor dulu ke klinik yg di tunjuk jamsostek dulu atau boleh langsung kerumah sakitnya?
    dan kalau misalnya operasi apakah smua biaya di tanggung oleh pihak jamsostek????
    atas jawaban nya saya mengucapkan byk terimakasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      tetap harus menggunakan rujukan dari dokter umum yg di tunjuk, nanti dokter terseb ut yg memberikan pengarahan kepada saudara.

      utk operasi indikasi medis(bukan permintaan pribadi) di tanggung 100% sesuai ketentuan yg berlaku.
      rumah sakit swasta kelas 3, RSU kelas 2.
      apabila ada pembayaran, maka pembayaran tersebut diluar ketentuan jamsostek,
      misal obat2 diluar obat jamsostek, dll.
      intinya lakukan sesuai prosedur.

      terima kasih

  178. agustinus kedoh mengatakan:

    saya Agus,, saya mengalami kecelakaan kerja, tp selama pengobatan saya d tanggung askes,, setelah keluar rumah sakit kuitansi yg d terima menyatakan bhwa biaya pengobatan 21 juta, yg d tanggung askes 18 jta dan sisanya d tanggung perusahaan,, perusahaan mengklaim jamsostek tp jamsostek hanya membayar sisanya saja 3 jta,, apakah itu benar????

    • Mapays Expert mengatakan:

      benar sekali itu pak,
      askes dan jamsostek adalah jaminan sosial.
      jaminan sosial sistemnya menggunakan sistem ganti rugi.
      besarnya biaya santunan yg diberikan berdasarkan besarnya biaya yang dikeluarkan.

      mungkin di askes (program kesehatan) dalam kondisi tertentu maksimal biaya rs di tanggung adalah 18jt (maaf tdk tahu persis).

      kalau di Jaminan Kecelakaan kerja (JKK) Jamsostek maksimal biaya pengobatan di tanggung adalah 20jt.
      kalau bapak dahulu klaim biaya pengobatan di jamsostek terlebih dahulu, maka jamsostek hanya menanggung maks : 20jt. sisanya pasti hanya diberikan 1jt oleh askes tidak mungkin 18jt.

      sama kasusnya jika terjadi kecelakaan kerja di jalan raya,
      jasa rahardja adalah asuransi sosial. misal jasa rahardja menyantuni 10jt, maka di jamsostek bisa diklaim 11jt.

      jadi sistem asuransi/jaminan sosial menganut sistem ganti rugi pak.
      terima kasih, semoga cepat sembuh dan semoga berkenan dengan penjelasan saya,.
      salam

  179. ibnu mengatakan:

    tanya..
    bagaimana kalau ada case, karyawan sudah berhenti tapi jamsostek masih dibayarkan oleh perusahaan, misal masuk kerja 2002 dan resign 2005.. pada th 2012 jamsostek tsb mau diambil tetapi orang jamsostek bilang kalo jamsostek tsb masih aktif sehingga pihak jamsostek perlu waktu utk klarifikasi. bagaimana status saldo yg ada di jamsostek tsb, apakah menjadi hak daripada empunya jamsostek…

    • Mapays Expert mengatakan:

      Di JHT jamsostek,saldo menjadi milik/hak mutlak TK(tenaga kerja), bukan milik jamsostek/perusahaan tempat bekerja.sampai kapanpun 100% saldo milik TK. Saldo JHT Tdk ada potongan,susut,berkurang,biaya adm bulanan,bahkan semakin lama semakin bertambah meskipun iuran tdk bekerja/tdk dibayarkan lg oleh perusahaan.tdk ada batas maximum/minimum dlm saldo JHT,saldo JHT mutlak milik TK.

      Utk kasus tsb, TK yg belum dilaporkan keluar oleh perusahaan,maka tdk bisa diekskusi pencairan JHT oleh jamsostek. Bpk keluar tahun 2005, tp tahun 2012 masih aktif.berarti bisa dikatakan beruntung kalo memang sampai dengan saat ini iuran masih dibayarkan padahal TK sudah keluar.

      Bisa jadi perusahaan tersebut bubar/menunggak iuran/tidak ada pengurus jamsostek.sehingga TK keluar masuk tdk dilaporkan. Mohon ditanyakan kepada perusahaan bersangkutan. Trims

      • ibnu mengatakan:

        terimakasih atas uraiannya yg cukup jelas, sbg tambahan informasi, prsh pembayar jamsostek tsb sampai saat ini masih eksis. kalau 100% saldo hak karyawan, secara otomatis saldo akir yg tertera di jamsostek seharusnya diterima karyawan sepenuhnya ya, apapun alasannya itu. seandainya jamsostek tersebut saya biarkan, adakah kemungkinan saldo yg ada sekarang akan direvisi (menyesuaikan dengan th resign), karena waktu pencairan kemarin ada beberapa data yg dibawa petugas (Copy referensi kerja & kartu). Tx

        • Mapays Expert mengatakan:

          Ya,
          bapak bisa liat pada rincian saldo JHT,di rincian tsb akan terlihat iuran yg distorkan sampai bulan berapa.
          Kemungkinan direvisi utk storan iuran tergantung dari pihak HRD prshaan bpk.

          Kalo iuran distor s.d 2012, itu keuntungan bapak&kesalahan perusahaan yg melaporkan.

          Utk berkas yg dibawa,sedang di konfirmasikan kpd perusahaan. Memastikan bahwa bpk memang sudah non-aktif kepesertaanya&akan mencairkan JHT.
          Semoga bermanfaat

  180. nurhaeni mengatakan:

    Salam kenal pak…. saya nurhaeni bekerja di perusahaan panel….. di perusahaan bagian saya staff HRD…. yang mau saya tanyakan,,, klo ada salah satu pekerja yg baru 7 bulan bekerja, sdh di daftarkan jamsostek dan jpk…. trs dia berhenti dari pekerjaan… apakah kartu kpj tenaga kerja harus saya non aktifkan? atau tetap di pegang tenaga kerja yg keluar???

    • Mapays Expert mengatakan:

      Mohon maaf baru sempat saya balas, beberapa minggu lalu saya cuti dan pulang ke jawa.

      utk KPJ dan KPK tidak usah ditarik ibu, ibu cukup melaporkan ke AO pembina jamsostek utk segera di non-aktifkan,
      kalo KPJ ibu tarik, nanti bagaimana ternaga kerja tersebut mengambil JHT nya?
      kalo KPK, apabila sudah di non-aktifkan, maka tidak bisa digunakan utk berobat.

      semoga membantu,
      salam kenal kembali

  181. Meteus Dwi Puji Purwanto mengatakan:

    Selamat malam Pak

    Salam sejahtera

    Langsung saja ya pak, mohon bantuan dan petunjuk :
    1. Mohon solusi jika ada perusahaan tidak mau memberikan pakalaring sebgai dasar pengambilan JHT, apakah ada berkas lain yang dpat menggantikannya.
    2. Apakah kartu KPK masih dapat dipakai jika TK sudah NON AKTIF
    3. Mengapa draft kelengkapan berkas claim JKK berbeda antar cabang JAMSOSTEK

    Demikian pertanyaan saya pak, atas bantuan dan waktu yang diberikan saya ucapkan terimakasih.

    Salam
    Matheus DPP

    • Mapays Expert mengatakan:

      Mohon maaf baru sempat saya balas, beberapa minggu lalu saya cuti dan pulang ke jawa.

      selamat malam,
      jawaban nomor :
      1. kalo masalah ini tergantung dari permasalahanya pak. kalo perusahaan tutup/bubar packlaring bisa dimintakan keterangan dari disnaker.
      tapi kalo perusahaan masih exist, maka harus dari perusahaan bersangkutan.
      2. tidak, karena rekap DNT update sesuai rekon bulanan. apabila nunggak iuran sampai 3 bulan maka data DNT TK tidak ada dalam database BP/RS/PPK.
      3. pada prinsipnya sama, tetapi utk ygn pokok/inti sesuai yg tertera pada KEP-MEN. ini hanya masalah kebijakan dari kepala kantor cabang.

      terima kasih, semoga membantu

  182. Zack Belajar Trading mengatakan:

    selamat siang…

    perkenalkan nama saya zakarya, maaf sebelumnya.. saya mau curhat, saya telah bekerja di salah satu perusahaan selama kurang lebih 4 tahun, saya mau ikut peserta jamsostek, saya sudah minta formulir pendaftaran jamsostek di adm tempat saya bekerja dan saya isi data-data saya dengan lengkap dan benar kemudian saya kembalikan lagi ke adm, hal ini berulang sampai 4-5 kali, setiap kali saya tanyakan gimana jamsostek saya, jawabnya msh belum..belum..belum terus, padahal pekerja yang masuk bekerja belakangan sudah dapat kartu jamsostek, pertanyaan saya apakah saya menguru jamsostek sendiri dengan meminta surat pengantar dari perusahaan tempat saya bekerja..? mohon penjelasannya…
    terima kasih…

    wassalam…

    • Mapays Expert mengatakan:

      walaikumsalam…
      Mohon maaf baru sempat saya balas, beberapa minggu lalu saya cuti dan pulang ke jawa.

      jadi seperti ini pak,
      bapak bisa datang ke kantor jamsostek terdekat dan menemui staff marketing. kemudian bpk mohon petunjuk kepada AO pembina perusahaan bapak.
      setelah di arahkan ke AO pembina perusahaan, bapak tanyakan, apakah bapak sudah terdaftar menjadi peserta jamsostek?
      jika belum, bapak minta petunjuk saja kepada AO pembina perushaan tersebut. nantinya akan di konfirmasikan ke pihak HRD.

      terima kasih, semoga cepat clear.
      salam

  183. Rina M mengatakan:

    Selamat siang Bapak, mengenai klaim Jamsostek persalinan bagaimana jika kasusnya seperti tsb di bawah ini :
    Istri dari karyawan kami mengalami bengkak di kaki setelah kurang lebih 3 minggu setelah persalinan, menurut keterangan pada saat di rawat di salah satu RSU di Serang yg ditunjuk kebetulan RS tsb belum memiliki alat yg di butuhka guna keperluan “CEK / TES DARAH” sehingga hrs mendatangkan atau istilah lain “menyewa” alat dari RS lain untuk keperluan ini sehingga di perlukan “BIAYA SEWA” yg kemudian dimklaim ke pasien. Apakah untuk masalah tersebut kami (atas nama karyawan) bisa meminta klaim untuk biaya tersebut.? JIka bisa bagaimana caranya/syarat2 apa yng harus kami penuhi? Kami sangat menunggu jawaban dari Bapak. Terima kasih.

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat siang,
      maaf baru sempat saya jawab.
      utk permasalahan tersebut yg anda ceritakan, bahwa sampai dengan saat ini tidak ada peraturan yg menyebutkan bahwa biaya rental alat2 medis dapat di klaim di jamsostek.
      jadi dijamsostek biaya2 yg dapat ditanggung adalah biaya2 dasar sesuai dengan kelas 2 RSU atau kelas 3 RS Swasta.
      jika ibu masih keberatan, silakan di konsultasikan ke bidang JPK kantor cabang jamsostek terdekat.
      terima kasih,
      semoga bermanfaat.

      • suryono wijiaya mengatakan:

        salam kenal.
        saya mau tanya pak….istri saya pada tgl 15 mei pgi jam 5.00 wib mengalami pecah ketuban, kmudian saya bawa ke PKU karena itu tempat yg terdekat dan diharuskan cesar karena posisi bayi sungsang . setelah semua selesai maka saya melengkapi data yg diperlukan untuk peng klaim an biaya di jamsostek dan disuruh menunggu konfirmasi serta saya jg mendapat surat keterangan ” menunggu konfirmasi ” namun sampai hari ini kok sudah 3 minggu belum cair ya??mohon penjelasaanya.trma kasih banyak. mohon jawabannya. karena saya membutuhkan uang tersebut untuk membayar hutang,trma kasih

  184. suryono wijiaya mengatakan:

    salam kenal.
    saya mau tanya pak….istri saya pada tgl 15 mei pgi jam 5.00 wib mengalami pecah ketuban, kmudian saya bawa ke PKU karena itu tempat yg terdekat dan diharuskan cesar karena posisi bayi sungsang . setelah semua selesai maka saya melengkapi data yg diperlukan untuk peng klaim an biaya di jamsostek dan disuruh menunggu konfirmasi serta saya jg mendapat surat keterangan ” menunggu konfirmasi ” namun sampai hari ini kok sudah 3 minggu belum cair ya??mohon penjelasaanya.trma kasih banyak. mohon jawabannya. karena saya membutuhkan uang tersebut untuk membayar hutang,trma kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      Salam,
      Saran saya bapak menghubungi kantor jamsostek tersebut.
      Bisa jadi jamsostek kehilangan kontak bapak,jd sulit menghubungi.atau ada syarat yg kurang&hrs bpk yg melakukan.
      Tanyakan dg baik keperluan bpk,
      Kenapa blm selesai,ada masalah apa,ada kekurangan apa?klo sudah lengkap&beres brp wkt yg dibutuhkan utk menunggu.

      Sekian,
      Semoga membantu memberi solusi,
      Salam

  185. albert mengatakan:

    siang pak,pak saya mau tanya jpk,saya awalnya di puskes tp skrg saya mau pindahkan ke klinik,cara pengurusannya kemana sedangkan jpk saya daftar di pusat dan saya mau confirmasi ke jamsostek cabang bisa tdk?mohon pencerahannya.tq

    • Mapays Expert mengatakan:

      Bisa, bapak minta bantuan ke HRD/pengurus jamsostek perusahaan bpk utk menyampaikan perubahan Dokter PPK.
      Bpk akan diminta mengisi form 1a(perubahan data TK)
      Terima kasih,
      Semoga membantu

  186. Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pak Saya seorang karyawati, saya ingin mengajuka pertanyaan.
    1. Saya melahirkan pada tanggal 23 Januari 2012 dan sekarang anak saya sudah mau jalan 6 bulan tetapi saya belum melakukan klaim kepada jamsostek, apakah saya masih bisa mengklaim biaya persalinan saya?apakah ada batasan untuk klaim biaya persalinan?
    2. Nama yang tertera dalam JPK suami saya tidak sama dengan KTP (kurang satu huruf) apakah tidak akan mempersulit ketika saya melakukan klaim d jamsostek?

    Mohon penjelasanya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

    Wassalamu’alaikum wr.wb

  187. vita mengatakan:

    Ass

    Pak saya ingin tanya . masalah kecelakaan ditempat kerja yg dimana ditanggung sama jamsostek
    yang ngurus” laporan kecelakaannya ke jamsostek itu sebenarnya harus perusahaannya atau dari keluarga atau dia sendiri ?

    tolong dibalas yah pak
    terima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      walaikumsalam,
      maaf lama baru balas karena kesibukan..

      aturanya dari perusahaan yg mengurus, tapi tidak menutup kemungkinan TK/keluarga yang mengurus.

      terima kasih

  188. apakah bisa mengajukan klaim jamsostek bila no yang kita gunakan masih memakai no keanggotaan dari perusahaan yang lama???

  189. suyatno mengatakan:

    maaf mau tanya kalau mau ikut progam jpk secara pribadi gimana caranya??
    soalnya di PT. TEMPAT saya kerja ngga ada program jpk hanya jht saja dan perusahaan ngga mau ngurusnya…trim

    • Mapays Expert mengatakan:

      Program JPK itu satu paket dengan program yg lain,
      jadi tidak bisa didaftarkan terpisah.

      kalo mau ikut program JPK, dikonsultasikan ke pihak HRD perusahan.
      jadi program yg anda ikuti sekarang ditambah program JPK.
      tetapi anda tanggung sendiri iuran JPK nya. masalah ini bapak konsultasikan ke pihak pengurus jamsostek perusahan bapak.
      trims

  190. Hadha Chodijah mengatakan:

    Assalamualikum wr.wb

    salam kenal pak, aku hadha ..
    aku sedang bekerja di RS Swasta di daerah Pamulang ,,
    dan kebetulan aku mendapatkan surat untuk membuat JAMSOSTEK.. nah dari rumah sakit mengatakan uang upah aku akan diambil 2% dari upah ..
    karena, aku baru bekerja jadi aku tidak mengerti apa yang harus aku lakukan pak ??
    itu gimana ya pak ??
    mohon penjelasan nya bapak , agar aku mengerti ..
    terima kasih ya pak ..

    wassalamualaikum wr. wb

    • Mapays Expert mengatakan:

      Sesuai dengan peraturan pemerintah dan peraturan menteri tenaga kerja,
      setiap tenaga keraj berhak mendapatkan perlindungan Jamsostek.
      jamsostek itu program wajib milik pemerintah pak,
      kepesertaanya bersifat wajib diikuti oleh tenaga kerja, hak mendapatkan perlindungan bekerja dan santunan2 yg diberikan kepada tenaga kerja.

      utk programnya ada 4,
      JPK/Kesehatan : iuranya dibayar oleh perusahaan (tenaga kerja dapat berobat gratis ke dokter yg ditunjuk)
      JK/ Kematian : iuranya dibayar oleh perusahaan (tenaga kerja dapat santunan kematian, jika tenaga kerja meinggal dan anggota keluarganya ada yg meninggal)
      JHT / hari tua/ Tabungan : iuranya dibayar oleh perusahaan (3,7%) dan dibayar oleh tenaga kerja (2%), jadi 5,7% dari gaji anda setiap bulan menjadi tabungan anda, milik tenaga kerja penuh.
      JKK / kecelakaan kerja : iuranya dibayar oleh perusahaan, jika mengalami kecelakaan kerja, berobat, santunan mati, dan cacat akan diberikan kepada tenaga kerja/ahli waris.

      baca2 artikel dijamsostek banyak pak, jamsostek lebih dari 30tahun melindungi pekerja.

      terima kasih

      • ifa mengatakan:

        Suami saya bekerja di salah satu perusahaan.. tapi perusahaannya tidak mendaftarkan jamsostek, biaya kesehatan hanya ditunjukan untuk tenaga kerjanya saja yaitu suami saya saja, sedangkan anak istri tidak ditanggung, sungguh sulit ketika saya masuk RS dirawat 3hari, klaim ke perushaan sudah pasti tidak diganti karena yang ditanggung hanya suami saja, lalu datang ke jamsostek mau buat jamsostek ats nama suami pun tidak bisa akhirnya saya buat atas nama saya program khusus (freelance)…
        Bagaimana jika ada perusahaan yang seperti itu…???

        • Mapays Expert mengatakan:

          di jamsostek ada 4 program, utk corporate ada 3 program wajib (JKK, JK, JHT) yg wajib di ikuti dan 1 program semi wajib (JPK).
          program JPK pada dasarnya boleh tidak ikut, asal perusahaan mampu menyelenggaran program kesehatan yg lebih baik dari kesehatan jamssotek.
          kalo tidak bisa menyelenggarakan program kesehatan maka JPK wajib di ikuti.
          tetapi pada kenyataan di lapangan, jamosostek tidak bisa mengontrol / memonitor pelaksanaan UU.
          UU itu dikeluarkan oleh MENAKERTRANS, jamsostek hanya pelaksana.
          perangkat2 dan pengawas UU tenaga kerja aja kurang peduli, bagaimana jamsostek meujudkan perlindungan tenaga kerja secara total?

          terima kasih semoga membantu

          • ifa mengatakan:

            Iya pak betul sekaliii…
            smoga makin banyak perusahaan yang perduli pada Tk dan keluarganya…

            • Mapays Expert mengatakan:

              iya ibu, mohon dimaklumi.
              secara undang2 jamsostek akan menyelenggarakan program jaminan sosial tenaga kerja yg diamanatkan oleh pemerintah.
              ada yg tidak sesuai dalam penyelenggaraanya, maka liat dulu dari sisi Perusahaan terdaftar dan tenaga kerja.
              oke, semoga bermanfaat.
              salam

              • dhifareinandi mengatakan:

                Sore pak,, saya lagi nih.. hee
                pak saya sudah membaca artikel terbaru bapak ttg permen terbaru jamsostek. saya mau bertanya
                1. pasal 1A. jika perusahaan telah nyata tidak mendaftarkan Tk nya maka Tk bisa mendaftarkan melalui badan penyelenggara?? apa maksud badan penyelenggara? apakah seperti Program LHK??
                pasal 1A sayartnya pasal 1B TK harus melaporkan dulu ke instansi… ribet juga ya kayaknya..
                2. krn suami saya tidak bisa daftar LHK jadi beberapa bln lalu sya daftar LHK yang saya mau tanya dengan adanya kenaikan Upah apakah iuran naik juga? berapa kira2 besarnya??
                Trimaksih pak semoga bapak dan keluarga diberi kemudahan dalam hal apapun,,, mengingat bapak sangat membantu saya memberi masukan2… Aminn

                • Mapays Expert mengatakan:

                  pagi,
                  1. jadi seperti ini maksudnya ibu, apabila TK (Tenaga Kerja) tidak didaftarkan oleh perusahaan tempat TK bekerja, maka TK dapat mendaftarkan dirinya sendiri ke PT Jamsostek (Persero) ke Program Paket (program wajib) Jamsostek , dengan iuran wajib dibayarkan oleh perusahaan.
                  tetapi kalo program LHK iuran dibayar sendiri oleh TK pendaftar.

                  2. utk gaji yg dilaporkan program LHK biasanya menyesuaikan dengan UMR/UMP kabupaten kota terdaftar. jadi tinggal dikalikan prosentasenya ibu. (JKK:1%, JKM: 0,3%, JHT: 2%, JPK: lajang 3% kawin : 6%).

                  amiin ya rabb, terima kasih atas doanya ibu, semoga ibu dan keluarga juga diberi kemudahan dalam segala hal dihindarkan dari segala musibah, diberi kesehatan dan rejeki yang lapang.

                  semoga bermanfaat.
                  salam,
                  Mardi Kurnianto,
                  Balikpapan

                  • dhifareinandi mengatakan:

                    No 1 pak,, jadi tidak perlu ke lembaga tsb ya untuk melapor dulu..
                    a. jd TK bisa langsung ke jamsostek untuk mendaftar, apa tidak akan ditolak??
                    krn sebelumnya (sebelum permen terbaru muncul) suami juga pernah ke kantor cabang jamsostek untuk mendaftar tapi ditolak oleh petugas karna suami itu adalah seorang karyawan..
                    b. kira2 jika suami mendaftar ke jamsostek otomatis tagihannya masuk ke perusahaan apakah tidak akan ada masalah kelak? takutnya nanti suami saya malah dipecat membuat perusahaan mengeluarkan biaya jamsostek..
                    krn perusahaan kan tidak ada program jamsosteknya.. yang diberikan hanya fasilitas kesehatan untuk TK saja itupun dengan bayar sendiri baru kemudian diganti oleh perusahaan, untuk istri dan anak tidak ada santunan apapun untuk berobat dsb.. (menyedihkan)
                    c. program wajib itu seperti (JKK dan JKM) ya pa? untuk JHT dan JPK bgmna nanti bayarnya??

                    trimaksih atas doa dan jawabnya pak, insyalloh jika benar tiadak ada masalah akan mendaftar ke jamsostek..

                    • Mapays Expert mengatakan:

                      itu dengan catatan, apabila perusahaan tidak mendaftarkan TK ke Jamsostek. maka TK bisa mendaftarkankan diri atas nama perusahaan tempat bekerja.
                      a. kalau ditolak, tanyakan kenapa? berikan saja Permen 20 itu.
                      ditolak karena seorang karyawan mungkin maksudnya, suami ibu mendaftar sebagai peserta program perorangan/LHK.
                      karena jika mendaftar sebagai peserta LHK/perorangan maka manfaatnya tidak bisa penuh.
                      contoh kasus, sudah terdaftar sebagai peserta LHK, kemudian terjadi kecelakaan ditempat kerja sebagai seorang karyawan, maka jaminan kecelakaan LHK terdaftar tidak berfungsi.

                      LHK(luar hubungan kerja) /Perorangan -> bukan utk karyawan, utk luar hubungan kerja diluar perusahaan. misalnya : pedagang, asongan, kaki lima, penjual klontongan, yg sifatnya dia bekerja sendiri untuk dirinya sendiri tidak mengikuti perusahaan.

                      karyawan/program paket: utk karyawan BUMN, buruh, Swasta yang mempunyai siup/berbadan hukum, tidak bekerja sendiri.
                      jadi perlu dipahamai dulu perbedaan peruntukan antara program paket dengan program perorangan.

                      kalau susah2, laporkan perusahaan ke disnaker terkait, lakukan demo karyawan, dsb..
                      jamsostek adalah hak tenaga kerja. jika perusahaan tidak memberikan jamsostek, maka sanksinya adalah pencabutan izin usaha.

                      b. konsultasikan dahaulu kepada pihak HRD perusahaan, apabila memang tidak bisa dilajukan. tunjukan permen 20 tahun 2012 tersebut. secara hukum suami ibu menang.
                      jika masuk takut utk mengungkapkan, maka minta bantuan kepada Serikat Pekerja Di kota ibu, disitu pasti ada serikat pekerja, kalau takut, buat surat kaleng.

                      c.program wajib : JKK, JKM, JHT, dan JPK
                      bayarnya secara kolektif, bayar itu urusan HRD dan bendahara

                      amiin, terima kasih

  191. retno mengatakan:

    Assalamualaikum wr,wb
    saya mau tanya Pak….jika ingin mencairkan JHT,tp KPJ ada di perusahaan,sementara posisi sekarang sudah tidak lagi menjadi karyawan perusahaan tersebut,dan yg saya pegang hanya kartu yg untuk berobat dan lembar rekening saldo,apakah bisa KPJ di ganti dengan kartu berobat atau lembar rekering saldo?

    • Mapays Expert mengatakan:

      walaikumsalam,
      tidak bisa, KPJ asli merupakan syarat mutlak utk pencairan JHT.
      KPJ adalah hak tenaga kerja, anda bisa tuntut perusahaan tersebut jika tidak bisa memberikan KPJ anda.
      alasan di tahan kenapa?
      apakah posisi anda jauh dari tempat bekerja?
      saran saya diambil saja ke perusahaan anda.

      kalo tidak bisa minta suirat keterangan dari perusahaan tersebut.
      trims

  192. ricky mengatakan:

    aslm…
    salam kenal pak :D
    saya mau tanya dulu saya membuat jamsostek sebelum saya menikah, sekarang saya sudah menikah 8 bulan lalu. yang saya tanyakan adalah apakah saya harus meng-update data pribadi saya ?
    jika memang harus bagaimana caranya ?
    apa ada perbedaan pada potongan ketika saya status masih single dan sudah menikah ?
    mohon informasinya.
    terimakasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      anda wajib mengupdate data anda.
      data keluarga menentukan ahli waris ketika Tenaga kerja minggal, dan menentukan manfaat tambahan.
      sekarang di jamsostek, apabila ada anggota keluarga yg meninggal, akan dapat santunan juga dari jamsostek.

      utk mengupdate data tenaga kerja, anda datang ke kantor jamsostek meminta formulir 1A utk di isi kemudian diserahkan kembali.
      atau anda download Formulir 1A disini : http://www.jamsostek.co.id/content/downloads.php
      isilah dengan lengkap dan serahkan ke kantor jamsostek tempat anda terdaftar.

      utk perbedaan pembayaran sesai aturan tidak ada, karena karyawan hanya dipotong 2% dari gaji,
      apabila mengikuti program JPK kesehatan maka pembayaran iuran berubah. dan ini menjadi tanggungan perusahaan.
      terima kasih

  193. siti zulaikhah mengatakan:

    Pak mau tanya
    karyawan melahirkan dengan Caesar tanpa penyulit apakah tetap mendapat santunan seperti lahiran normal atau bisa reimburst ?
    terima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      secar tanpa penyulit di ganti biaya normal aja bu.
      jadi ada selisih banyak,
      kalo model reimburs persalinan hny dapat pergantian 500rb.
      kalo dahulu melahirkan normal di RSU maka semua biaya total diganti jika masuk ke kelas 2,
      kalo RS Swasta kelas 3.

      semoga membantu

  194. siti zulaikhah mengatakan:

    tadi ada pertanyaan yang ketinggalan :)
    1. Jika karyawan berobat diluar klinik ppk-1 yang ditunjuk (sesuai kpk), apakah bisa reimburst ke jamsostek?
    2. Jika karyawan melahirkan dengan Caesar tanpa penyulit apakah tetap mendapat santunan seperti lahiran normal atau bisa reimburst ?

    terima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      1. tidak bisa, jamsostek sudah tunjuk jamsostek sudah titipkan anda ke dokter yg ditunjuk. jadi dipakai atau tidak, jamsostek tetap membayar ke dokter umum tersebut. kecuali alasan khusus yaitu : EMERGENCY. berobat diluar dokter ditunjuk tidak masalah, asal emergency yah,.
      2. pertanyaan ini sudah dijawab di pertanyaan ibu sebelumnya,.

      terima kasih

  195. mahady mengatakan:

    mlm pak, …
    ma’af saya mo tanya:
    saya bekerja di slh satu perusahaan,mulai menjadi anggota jamsostek tanggal 26 july 2006. dan mengundurkan diri pada tgl 7 july 2012. saya mengalami kecelakaan tahun 2009. sampai 2011 saya msh dlm rawatb jalan.dan mengalami cacat pinggang.
    yang mau saya tanyakan:

    1.apakah santunan cacat saya msh dapat d klaim, sedangkan saya sdh tdk bekerja d perusahaan tsb
    2sekiranya bisa, syarat2 apa saja yg harus saya penuhi?

    mohon informasinya pak….
    terima kasih sebelumnya.

    • Mapays Expert mengatakan:

      pagi,
      jawan nomor:
      1. aturanya santunan caccat diberikan kepada tenaga kerja yang mengalami kecelakaan pada waktu kerja. dahulu bagaimana, sudah diajukan atau belum? kemudian biaya selama perawatan siapa yang menanggung?
      2. syarat klaim JKK bapak liat DISINI <<KLIK

      salam,

  196. mahady mengatakan:

    ma’af pak. begini…
    saya bingung mo tanya kepada siapa,
    saya mo bertanya:

    1. santunan cacat itu sebenarnya di klaim kmana?

    2.ada beberapa teman saya yg mengalami cacat{gimana prosedurnya? mereka koq mendapatkan santunan?sedangkan perawatan dan masa sakitnya sama&dan jenis penyakitna jg sama} cacat tetap

    lanjut k pertanyaan saya sebelumnya:mlm pak, …
    ma’af saya mo tanya:
    saya bekerja di slh satu perusahaan,mulai menjadi anggota jamsostek tanggal 26 july 2006. dan mengundurkan diri pada tgl 7 july 2012. saya mengalami kecelakaan tahun 2009. sampai 2011 saya msh dlm rawatb jalan.dan mengalami cacat pinggang.
    yang mau saya tanyakan:

    1.apakah santunan cacat saya msh dapat d klaim, sedangkan saya sdh tdk bekerja d perusahaan tsb
    2sekiranya bisa, syarat2 apa saja yg harus saya penuhi?

    mohon informasinya pak….
    terima kasih sebelumnya.

    • Mapays Expert mengatakan:

      1. santunan cacat ya diklaim ke jamsostek pak, harus dicermati, waktu bapak kecelakaan kerja perusahaan melaporkan hal tersebut tidak?
      jika tidak ada laporan dalam jangka waktu 1 tahun setelah kejadian maka dianggap gugur.
      2. tidak semua kecelakaan dapat santunan pak, tapi semua kecelakaan kerja dapat biaya pengobatan.
      mungkin bapak sudah dilaporkan oleh perusahaan, tetapi setalah di analisa/verifikasi bpk tidak mendapat santunan cacat kecelakaan kerja.
      lebih baiknya bapak tanyakan dahulu ke pihak HRD/pengurus jamsostek perusahaan. saya tidak bisa memastikan dengan pasti kasus bapak ini.

      terima kasih

  197. rudi ardan mengatakan:

    mau tanya bapak,
    setiap kali saya melakukan pendaftaran via internet kok selalu ada tulisan
    Registrasi Tidak Berhasil…
    Kepesertaan KPJ dengan nomor 100238xxxxx sudah tidak aktif.
    itu kenapa bapak ya,pada hal status saya masih aktif di perusahaan tempat saya bekerja.dan perusahan tersebut masih kerjasama dengan pihak jamsotek.
    mohon solusinya bapak,
    wass

    • Mapays Expert mengatakan:

      bapak bisa datang ke kantor jamsostek terdekat, untuk memastikan kartu jamsostek bapak aktif atau tidak.
      utk data yg valid, saldo JHT versi kantor dan versi website lebih diutamakan versi kantor.
      karena database website tidak terhubung langsung dengan sistem jamsostek.

      terima kasih

  198. Siswanto mengatakan:

    Mas saya numpang nanya donk, kebetulan kepesertaan Jamsostek saya selalu meneruskan dari tempat kerja yang pertama hingga yang sekarang, saya dapa informasi bahwa klo lebh dari satu perusahaan pada saat klaim JHT harus melampirkan surat keterangan berhenti kerja dari tempat kerja pertama hingga yang terakhir, tapi katanya saldo JHT dari perusahaan pertama sampai dengan terakhir bisa di satukan sehingga pada saat akan klaim JHT cukup dengan surat referensi dari tempat kerja terakhir, itu bener ngga yah? klo memang benar kira2 ada bukti tertulisnya ngga yah?

    terima kasih sebelumnya.

    • Mapays Expert mengatakan:

      bukan bukti tertulis pak, tapi Peraturan menteri PERMEN NO 12.
      utk mencairkan JHT : KPJ asli, Surat berhenti bekerja, KTP, KK, dan form 5. kemudian memenuhi syarat utk dicairkan.
      setiap awal tahun tenaga kerja berhak memperoleh slip saldo JHT tahunan.
      bapak cocokan nama KPJ yg tertera pada slip, jika nomor sama dengan yg dahulu berarti saldo menyambung. jika tidak sama, kemungkinan bapak dibuatkan kartu baru lagi.

      bapak antri pagi, siang cair. gak sampai 1 hari kok cairnya.
      itu saja pak,
      terima kasih

  199. yuha mengatakan:

    Mau tanya donk !!!
    Apakah benar kalau ingin menjadi peserta jamsostek gajipokooknya sesuai UMR,,,apabila gaji pokoknya tidak sesuai UMR bisa tidak jadi peserta jamsostek?

    • Mapays Expert mengatakan:

      silakan !!!

      tidak benar kalau gapok sesuai UMR, kebanyakan dari pihak perusahaan melaporkan gaji yg tidak sesuai dengan gaji yg sesungguhnya.
      aturanya pemerintah daerah mengeluarkan UMR itu supaya tenaga kerja di bayar paling MINIM adalah sesuai UMR. namanya juga UMR: Upah Minimum Regional. tapi kenyataaan yg ada, pengusaha byk yg membayar gaji buruh itu dibawah UMR, sehingga jamsostek mengupayakan kepada pengusaha agar upah Tenaga Kerja yg dilaporkan adalah UMR.

      kalo gaji diluar UMR, berarti tidak masuk kedalam program paket, tetapi masuk ke pogram khusus. antara lain Buruh Harian lepas, Tenaga Kerja di Luar hubungan kerja, dan borongan.
      itu bisa masuk ke dalam perlindungan program jamsostek Program Khusus.
      utk lebih detailnya bapak datang ke kantor jamsostek menuju ke ruangan Program Khusus, disana akan dijelaskan secara rinci tentang Program Khusus dan perseorangan.
      terima kasih

  200. nadhifa mengatakan:

    Slamat malam.. Sekedar info dan ingin bertanya mas..
    Minggu lalu saya mencoba membuat jamsostek program khusus krn saya seorang guru freelance.. sya hanya diminta fc ktp, kk, n sku dari kelurahan mengurusnya juga mudah kok tertulis bahwa saya memiliki usaha LES PRIVATE dan ingin mengajukan jamsostek, dan SKU ini hanya bisa dipakai untuk 1x pakai kira2 begitu isinya.. untuk standar gaji menggunankan standar UMR tmpat tinggal saya di Bogor sya ambil yang 1.250.000/bln program yg sya ikuti, JK, JPK, JKK saya hanya membayar Rp. 98.550/bln ditransfer ke rek bank bukopin..
    yang saya ingin tanyakan bagaimana cara saya tahu bahwa iuran yang saya bayar itu diterima stiap bln ny? lalu bisakah saya mengajukan perubahan data klinik atau jika nama yg tertera pada kartu berbeda dgn ktp dan kk?

    Trimakasih..

    • Mapays Expert mengatakan:

      terima kasih atas appresiasinya..
      asala di lakukan sesuai dengan prosedur, semuanya akan mudah.
      karena jamsostek beroperasi sesuai dengan UU, KEP, dan SK yang ada.

      ibu minta kertas kerja rekonsiliasi agar mengetahui iuran bapak di rekon atau tidak.
      perubahan data bisa dilakukan kapan saja,
      utk perubahan klinik bukan karena alasan khusus harus 6bln.
      alasan khusus itu pindah alamat, tutup dokter, dsb..
      kalo hanya karena klinik gak manjur, atau klinik kurang menyenangkan dalam pelayanan ibu harus menunggu 6bln dari berobat di klinik tersebut.

      • ifa mengatakan:

        Oooo begitu ya pak…
        sipp nanti waktu mengambil kpj akan saya tanyakan tentang kertas tersebut,,,
        trimakasih banyak atas kesediaanya menjawab.. semoga mas dan keluarga selalu dalam lindungan Allah SWT,,, aminnn

  201. Budi Kusmawan mengatakan:

    Assalamualaikum, Wr. Wb
    YTH
    Bapak Mardi Kurnianto
    Salam Silaturohim…
    maaf ganggu pak,,saya budi mau shering.saya mengalami kecelakaan kerja dengan luka seruas jari telunjuk saya kena mesin,saya sempat di opersi di Rumah sakit yg bekerja sama dengan Jamsostek, hasil dari operasi seruas jari telunjuk saya di potong.Saya baru ada penjelasan dari PT mengenai biaya di tanggung oleh PT.
    yang saya tanyakan mengenai JKK, yaitu:
    1. poin 1 mengenai biaya trsanspor?karena ketika saya kontrol ke Rumah sakit Saya tidak mendapatkan biaya itu.
    2.poin 2 & poin 4?belum ada komfirmasi dari PT.
    mohon penjelasannya..
    terima kasih atas perhatiannya.
    wassalamualaikum….

    • Mapays Expert mengatakan:

      Walaikumsalam Wr.Wb
      saya ikut prihatin mendengar keluhan bapak.
      jawaban nomor :
      1. sesuai dengan peraturan utk pergantian Biaya Transport (Maksimum):
      – Darat/sungai/danau Rp 750.000,-
      – Laut Rp 1.000.000,-
      – Udara Rp 2.000.000,-
      dahulu biaya transport di biayai oleh perusahaan atau oleh bapak sendiri?kalo oleh perusahaan, maka biaya tersebut diklaim utk perusahaan bukan Tenaga kerja.
      2. untuk santunan cacat, maka besar pergantianya adalah :
      apabila cacat Sebagian s.d cacat tetap: % tabel(% cacat) x 80 bulan upah
      apabila cacat Total-tetap: dibayarkan Sekaligus: 70% x 80 bulan upah + Berkala (24 bulan) Rp 200.000,- per bulan*
      apabila cacat Kurang fungsi: % kurang fungsi x % tabel x 80 bulan upah

      mengenai tata cara pengajuan diserahkan kepada pihak pengurus Jamsostek perusahaan biasanya dilakukan oleh pihak personalia/HRD perusahaan bapak.
      apabila tidak ada tindak lanjut dari perusahaan, maka bapak bisa mengajukan sendiri ke kantor jamsostek tempat bapak terdaftar.

      sekian, semoga cepat sembuh dan bermanfaat.
      salam

      • Budi mengatakan:

        assalaualaikum,,,
        YTH
        Bapak Mardi Kurnianto
        menindak lanjuti kiriman yg kemaren setelah ada konfirmasi dari PT.
        A.untuk poin 1:
        PT mengatakan: “tidak sampai ke pembiayaan ternsport”.
        pas awal kejadian kecelakaan memakai mobil dari PT untuk ke rumah sakit.pas pulang dari rumah sakit sampai 3 kali kontrol ke rumah sakit memakai biaya dari pribadi.bagaimana kebijakan Jamsosotek mengenai fakta tersebut?

        B. untuk poin 2 sedang dalam proses menunggu resume hasil dari dokter.

        C.untuk poin 4
        belum ada tanggapan dari bapak Mardi?
        dari PT mengatakan :”tidak dibayar selama saya ga masuk karena Kecelakaan Kerja”.
        bagaimana kebijakan Jamsosotek mengenai fakta tersebut?

        • Mapays Expert mengatakan:

          terima kasih,
          pak, bisa bapak sebutkan POIN-POIN yang bapak maksud?
          saya belum paham maksud bapak POIN 1,POIN 2, POIN 3, POIN 4, POIN 5, POIN 6, POIN 7, DST??mohon di cantumkan disini..

          A. transport itu dalam JKK jamsostek pengertianya : biaya pengangkutan dari lokasi kerja ke Rumah sakit/Klinik/Balai pengobatan terdekat. kalau menggunakan mobil dari PT berarti tidak ada bukti/kuitansi pembayaran angkutanya kan pak?
          Kalau untuk kontrol berobat tidak ditanggung biaya transportnya, tetapi biaya pengobatan dan perawatan maksimum yg ditanggung s.d Rp 20.000.000,- (maksimum).

          B. silakan bapak menunggu hasil verifikasi.

          C. belum saya tanggapi karena saya saya tidak tahu maksud bapak “poin 2 & poin 4?belum ada komfirmasi dari PT.”
          saya tidak tahu poin-poin tersebut karena bapak tidak tuliskan.

          aturanya selama tidak mampu utk bekerja, ada santunan dari jamsostek :
          Sementara tidak mampu bekerja
          – Empat (4) bulan pertama, 100% x upah sebulan
          – Empat (4) bulan kedua, 75% x upah sebulan
          – Seterusnya 50% x upah sebulan

          maksudnya disini adalah, jamsostek membayarkan gaji bapak, bukan perusahaan yg membayarkan gaji bapak. utk hal ini perlu di konsultasikan ke bidang jaminan PT jamsostek

          terima kasih

  202. Dian mengatakan:

    Selamat Siang …. ada yang ingin saya tanyakan. Saya peserta JPK dan sedang hamil. saat mendaftar status menikah. akan tetapi di KPK tidak tertera Rumah Sakit bersalin yang di tunjuk. apakah bisa menggunakan kartu tsb,di RS atau Klinik yang melayani peserta jamsostek untuk melahirkan atau periksa kehamilan? Terima Kasih atas perhatiannya :)

    • Mapays Expert mengatakan:

      siang,,,
      ada kantor jamsostek yang sudah bekerja sama dengan jamsostek karena perrjanjian yg disepakati dan terdapat rumah sakit bersalin.
      ada yg juga kantor jamsostek yg blm bekerja sama dengan rumah sakit bersalin karena tidak ada rumah sakit bersalin atau perjanjian belm disepakati.

      utk kasus ibu, ibu gunakan sistem reimburs.
      persalinan Normal biaya yg diganti adalah : Rp.500.000,- (maksimal)
      atau konsultasikan dulu ke dokter umum yg tertera di kartu ibu.
      biasanya akan dirujuk ke RSUD di kelas II, apabila normal dan sesuai dengan ketentuan maka tanpa membayar biaya apapun.
      terima kasih, semoga ibu dan bayi selamat dan sehat selalu.

      • Dian mengatakan:

        Terima kasih atas jawabanya dan doanya :). berarti saya tidak tertanggung bila caesar (moga – moga tidak) ?

        • Mapays Expert mengatakan:

          kalo memang perasilnan secar, tetapi karena indikasi medis. biayanya ditanggung 100% kok bu,
          100% maksudnya, RSUD di kelas II atau RS swasta ruang kelas III,obat2an dan perawatan sesuai dengan ketentuan JPK jamsostek maka 100% ditanggung.

          pengalaman saya, ada obat2an diluar standart jamsostek yg harus dibayar sendiri. tetapi yg sesuai dasar jamsostek tetap ditanggung. ibu tinggal bayar selisihnya apabila ada tambahan obat diluar obat jamsostek yg diberikan.

          terima kasih

  203. siti zulaikhah mengatakan:

    Pak, unutk klaim kacamata proses dan syaratnya bagaimana ya pak…?

    • Mapays Expert mengatakan:

      Dokumen pendukung:
      Surat rujukan dari Dokter Keluarga untuk Dokter Spesialis Mata pada Rumah Sakit yang ditunjuk (Formulir Jamsostek 6.a1)
      Kartu Peserta Jamsostek (KPK) dan 1 lembar fotokopi
      Resep kacamata dari Dokter Spesialis Mata dilegalisasi oleh Kantor Cabang PT Jamsostek (Saat pengajuan, sertakan 1 lembar fotokopi resep kacamata, KPK dan surat rujukan)

      lebih lengkapnya baca disini bu :

      http://www.jamsostek.co.id/info/subcontent.php?id=16&subid=24

      trims

  204. IRVAN mengatakan:

    apakah klaim saldo jamsostek bisa dilakukan dengan kepesertaan 2 tahun ..????

    • Mapays Expert mengatakan:

      bisa, asal memenuhi syarat berikut ini :
      1. Usia TK lebih dari atau sama dengan 55th, atau
      2. Pergi keluar negeri/ menjadi warga negara asing dan tidak kembali ke Indonesia, atau
      3. terkena kasus pidana, atau
      4. meninggal dunia.

      semua syarat diatas bisa di gunakan untuk mencairkan saldo JHT yang kepesertaanya kurang dari 5th.

      terima kasih

  205. siti zulaikhah mengatakan:

    pak.. mau tanya.
    saya pernah dengar soal kredit kpr dan renovasi rumah malalui jamsostek. itu perumahanannya ditentukan oleh jamsostek atau bagaimana ya… dan prosedurnya seperti apa?

    terima kasih

  206. bellyabdilabelly mengatakan:

    pak…mau tanya,.

    saya sudah 5 tahun jadi peserta jamsostek tapi kok ga pernah dapt rekening koran penyetoran
    jamsostek ya.

    gimana cara mendapatkan nya

    terimakasih,.

    • Mapays Expert mengatakan:

      kalo rekening koran (bukti pembayaran) hanya utk perusahaan.
      Tenaga kerja hanya diberi bukti Rincian saldo Jaminan Hari Tua yg diberikan setiap tahun sekali dibagikan mulai Bulan Februari dan Maret,
      dalam rincian saldo JHT terlihat bahwa iuran dibayarkan atau tidak oleh pihak perusahaan.

      terima kasih

  207. bellyabdilabelly mengatakan:

    pak…mau tanya,.

    saya sudah 5 thun jadi peserta jamsostek tapi kok ga pernah dapt rekening koran untuk setoran bulanan nya ya,.

    cara daptin nya gimana ya pak.

    terimakasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      setiap tahun diberikan Rincian Saldo Jaminan Hari Tua,
      Rekening Koran (Bukti Pembayaran) Hanya Utk Perusahaan.
      kalo mau tau bukti pembayaran, ibu datang ke HRD (pengurus) jamsostek perusahaan ibu.
      trims

  208. Dade Darwanto mengatakan:

    tertarik dengan istilah amalgamasi, penggabungan keanggotan, apakah hanya bisa dilakukan saat pencairan saldo Jamsostek saja, atau bisakah dilakukan saat masih bekerja? yg saya alami adalah, saya bekerja berpindah2 pindah dan saat ini mempunyai 3 kartu keanggotaan, saya ingin keanggotaan saya tersebut di gabungkan, bagaimana syarat dan prosedurenya, need pencerahan, trims

    • Mapays Expert mengatakan:

      amalgamasi adalah penggabungan saldo dari beberapa KPJ menjadi 1 KPJ.
      syaratnya kpj yg lain non-aktif dan 1 kpj aktif.
      yg dipertahankan adalah KPJ yg tertua,sehingga KPJ yg baru akan dihapus dan saldonya akan digabung ke saldo KPJ yg lama,ini merupakan keuntungan TK bukan?

      syarat amalgamasi :
      bapak datang ke kantor Jamsostek tempat bapak terdaftar kepesertaanya (yg aktif)
      bapak bawa semua KPJ asli berikut foto copynya,
      bapak bawa berkas pendukung: seperti KTP, KK, dan surat berhenti bekerja dari perusahaan KPJ nonaktif.
      bapak datang ke CSO nya utk melakukan amalgamasi dan minta petunjuk lebih lanjut.

      terima kasih,
      semoga membantu

  209. kolor mengatakan:

    ass.. mau nanyanih,sayakan punya 2 kartu jamsostek, yg pertama thn 2007 dan yang kedua th 2009. kebetulan saya udah keluar kerja dari perusahaan yg terdaftar di kedua kartu tersebut..
    rencnanya saya pingin menccairkan, tpi kira” mindahin saldo jamsostek dikartu jamsostek thn 2009 ke krtu thn 2007 gmn caranya? bisa ngga?

  210. andi mengatakan:

    ass….saya mau tanya jamsostek saya yang lama masih ada,,saya minta jamsotek yang baru .sudah di kasih namun hilang…..bagaimana cara saldo di gabungkan ke saldo yang lama..perusahan nya sama hanya sekkarang pake outsorsing tolg di bantu trima kasih….wsslm

    • Mapays Expert mengatakan:

      wass…
      bapak datang ke kantor cabang jamsostek terdaftar.
      bapak bawa bukti pendukung seprti slip saldo JHT, surat keterangan bekerja, KTP, dan KK.
      bapak menemui CSO utk mendapatkan petunjuk lebih lanjut.
      terima kasih

  211. Nadhifa mengatakan:

    malam mas, ketmeu lagi nih…
    bingung nih sama informasi yg diberikan petugas jamsostek dengan kenyataan dilapangan..
    diwaktu saya melampirkan di kertas formulir pendaftaran:
    Bp umum X,
    Bp gigi Y dan
    RB Z,
    yang tertera di KPJ hanya bp umum X dan bp gigi Y, katanya untuk ke bidan bisa langsung ke bidan mana saja, (maklum saya punya si kecil yg butuh imunisasi) saya agak khawatir jika d KPJ tidak tertera RB Z, tapi petugas meyakinkan saya bahwa saya bisa diterima di Rb mana saja yg penting menirima peserta JPK Jamsostek
    ketika saya ke Rb Z pilihan saya ternyata saya ditolak, dengan alasan Bp umum nya bukan termasuk Rb Z,,, jadi jika mau ke Rb Z Bp Umum nya harus BP Umum Z juga…
    akhirnya saya berobat dengan uang pribadi,, tinggal minta klaim dan perubahan KPJ saja sekalian, semoga tidak dipersulit ya mas…

    • Mapays Expert mengatakan:

      malam,
      Maksud Ibu KPK (Kartu Pelayanan Kesehatan) bukan KPJ.
      iya, jadi maksudnya adalah : ibu bisa berobat ke RB manapun dengan biaya sendiri kemudian di klaim di jamsostek.
      karena bisa jadi, secara administrasi RB dan BP Z, RB Z terkait erat dengan BP Z.
      sebaiknya ibu ikuti prosedurnya, kalo memang RB Z menginginkan BP Z juga, ibu ikuti, toh utk kebaikan ibu juga.
      ibu bisa ajukan pindah BP.

      tidak ada yg sulit ibu,
      ikuti prosedur dan aturan yg ada.
      terima kasih

  212. samsudin mengatakan:

    siang pak…..ass…..bgini pak saya pnya kpj 2…trus yg baru saya pindahin saldo kpj yg lama.kenpa saldo kpj yg lama tidak berubah saldo y.sedangkan yg kpj baru y hilang makasih wassllam….

    • Mapays Expert mengatakan:

      siang, wasalaikumsalam,,,,
      tidak hilang pak, bapak cek saldo dimana?
      diwebsite jamsostek tidak terkoneksi langsung dengan server database utama,
      1 bulan sekali updatenya.
      bapak cek langsung dikantor jamosostek yah.
      kalo dicek sama, bapak tanyakan.
      kemungkinan saldo masih menggantung/blm gabung 100%.
      trims

  213. rasmadi mengatakan:

    malam….
    saya mau tanya, soal pendaftaran kepesertaan perorangan.
    Profil :
    1. saya mempunyai usaha showroom motor perorangan bukan dalam bentuk CV atau pun PT
    2. saya mempunyai karyawan kurang lebih 15 orang

    Pertanyaan saya, :
    1. apakah bisa saya mengikutsertakan seluruh karyawan saya dalam prog jamsostek sedangkan
    usaha yg saya jalani tidak mmpunyai badan usaha ( perorangan non CV or PT )
    2. Apa saja persyaratan dan bagaimana prosedurnya agar semua bs terkordinir melalui saya,
    baik dalam hal pungutan iuran wajib dan penyetoran nya ke jamsostek
    3. berapa presentase iuran yg harus dibayar antara pemilik dengan karyawan jika rata2 karyawan
    saya mempunyai basic sallary 800rb/org
    4. mohon info nya….

    salam…

    • Mapays Expert mengatakan:

      jawaban no:
      1. bisa, bisa diikutkan ke program khusus. manfaatnya sama saja dengan program paket perusahaan.
      2. datang ke jamsostek, konsultasi ke Bidang Progsus (program Khusus) dan minta formulir pendaftaranya.
      3. Utk jaminan kecelakaan : 1%, kematian 0,3%, hari tua 2%, kesehatan lajang 30rb kawin 60rb.
      terima kasih semoga bermanfaat

      • Santi mengatakan:

        sekedar menambahkan. saya ikut program jamsostek pribadi. cukup dengan membawa surat ket dari kelurahan mengenai badan usahanya. KTP, KK dan foto pekerja 3×3 1 lmbar. untuk iuran karena saya dibogor jadi dikenakan standar UMR bogor 2013 iuran yg saya harus bayar adalah Rp. 200rb an untuk smua prgram LHK, LK, JPK, JHT
        tapi karena saya ikut hanya LK, JPK dan LHK jadi iuran saya Rp. 160.100

  214. agus mengatakan:

    siang mau tanya
    gaji saya 1.271.650 berapakah perusahaan membayar kepada jamsostek dan berapakah yang di beban kan kepada karyawan

    terima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      siang,
      iuran:
      JKK: tergantung ruang lingkup kerja (rate antar 0,24% s.d 1,74%)
      JKM: 0,3%
      JHT: 5,7% (2% ditanggung karyawan + 3,7% ditanggung perusahaan)
      JPK: 3% lajang, 6% kawin

      yg ditanggung karyawan hanya 2% (utk JHT) selebihnya di tangung semua oleh perusahaan.
      trims

  215. ncas mengatakan:

    malam mau tanya apakah benar jika kita sudah tak bekerja lagi dan jamsostek itu sudah lebih 5 tahun dan belum dicairkan apakah dana tersebut akan hanggus…

    • Mapays Expert mengatakan:

      dana anda tidak akan hangus, berkurang, hilang, atau habis…
      bahkan SALDO JHT anda semakin bertambah, MESKIpun tidak aktif lagi bekerja atau tidak disetor lagi iuranya.
      INTINYA: SADO JHT SEMAKIN LAMA SEMAKIN BERKEMBANG (agar saldo JHT terhindar dari Inflasi)
      bunga saldo JHT lebih besar dari suku bunga deposito bank manapun.

      trims.

  216. win mengatakan:

    Ass
    Mau tanya kalau pakai kartu JPK apa bisa digunakan untuk USG???

  217. Ricky mengatakan:

    selamat pagi.

    apakah dalam hal karyawan sudah memasuki usia 55 tahun dan masih bekerja perusahaan diwajibkan untuk mengcover JHT? Perusahaan saat ini juga sudah mengikuti beberapa program asuransi selain Jamsostek untuk mengcover karyawan termasuk mengikuti program Dana pensiun.

    • Mapays Expert mengatakan:

      pagi,
      jamsostek adalah program wajib dari pemerintah.
      jamsostek tidak memaksa, tetapi sesuai dengan peraturan UU no 3 tahun 1992 dan Permenakertrans setiap perusahaan wajib mengikuti program jamsostek dan tenaga kerja berhak mendapatkan perlindungan jamsostek.

      apabila terjadi hal yg tidak diinginkan kepada tenaga kerja, tetapi tenaga kerja tersebut tidak ikut program jamsostek, maka DISNAKERTRANS bisa memberikan sanksi tegas bahkan sampai pencopotan Surat Ijin usaha perusahaan.

      menurut saya, dari sekian banyak asuransi hanya jamsostek yg serius dan komitmen serta konsisten dalam perlindungan tenaga kerja,
      jamsostek adalah perusahaan BUMN milik pemerintah, segala sesuatunya menggunakan UU, permen, serta PP yg sudah diatur oleh pemerintah.

      terima kasih semoga membantu

  218. ibnu mengatakan:

    selamat malam,
    mohon infonya utk beberapa case berikut,
    1. bagaimanakah kalau karyawan sudah resign, tapi jamsostek masih aktif, apakah jamsostek bisa diambil?
    2. bagaimanakah kalau tanggal/bulan disurat keterangan resign tidak sama dengan bulan dinonaktifkanya jamsostek (misal, disurat keterangan kerja resign bulan maret’11, sedangkan jamsostek nonaktif di bulan juni atau januari ’11), apakah surat keterangan kerja tersebut nantinya bisa digunakan utk proses pengambilan jamsostek?
    3. dikarenakan JHT merupakan hak karyawan, pada saat pengambilan, apakah jamsostek wajib melakukan konfirmasi ke perusahaan? (persyaratan pengambilan lengkap)

    Terimakasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      pagi,
      jawaban nomor :
      1. tidak bisa, pencairan saldo JHT adalah masa berhenti kerja +1 bulan. misal resign bulan maret 2011, maka tgl 1 mei 2011 baru bisa dilakukan pencairan CATATAN: saldo JHT sudah memenuhi syarat pencairan
      2. tidak ada masalah apabila ada perbedaan tanggal resign dengan tanggal non aktif jamsostek.
      3. jamsostek tidak wajib menginformasikan kepada perusahaan. CATATAN: terkecuali ada MOU khusus antara perusahaan dengan jamsostek perihal pencairan saldo JHT.
      jamsostek akan memproses data yang sesuai dengan surat2 kelengkapan yang asli.

      terima kasih

  219. Rifky Wahyu mengatakan:

    selamat siang pak
    saya udah 3 tahun ikut program jamsostek.7bulan yang lalu saya menikah,dan sekarang ingin mendaftarkan istri saya untuk mengikuti program jamsostek(isti saya tidak bekerja/ibu rumah tangga).
    apa bisa istri saya juga masuk proggram jamsostek?
    mohon pencerahannya

    • Mapays Expert mengatakan:

      siang, utk anggota keluarga (istri, anak1, anak2, dan anak3) bisa diikutkan/dimasukan/dilindungi dalam program kesehatan saja.
      utk jaminan kematian, jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan hari tua hanya utk tenaga kerja.

      jamsostek sudah ada manfaat tambahan utk tenaga kerja bagi keluarga.
      misalnya utk kematian anggota keluarga, meskipun tidak ikut jaminan kematian otomatis keluarga akan mendapat santuan kematian 2jt rupiah.

      sebaiknya bapak ikutkan anggota keluarga ke program jaminan pemeliharaan kesehatan.
      terima kasih

  220. siti zulaikhah mengatakan:

    Pak, mau tanya untuk data update PPK I dan PPK 2 bisa dilihat dimana ya pak…

  221. Siti Nurjanah mengatakan:

    Sore pak, Mau tanya, brp minimal penghasilan untuk menjadi peserta jamsostek dari perusahaan ataupun TKLHK ? Jika dibawah UMK apakah bisa menjadi peserta Jamsostek ? tks.

  222. magnum (@PioNa10) mengatakan:

    siang pak, saya mau tanya apakah perusahaan yg tidak mengeluarkan surat pengantar untuk karyawan nya mencairkan jamsostek bisa di tindak/ kena pasal berapa yah ?

    soalnya saya sudah bekerja selama 4 tahun dan saya mengajukan resign secara baik baik, tapi perusahaan saya tidak mau mengeluarkan surat pengantar / surat pengunduran diri saya dengan alasan saya tidak mengikuti peraturan diperusahan saya yaitu harus 1 month notice (masa tunggu 1 bulan dari tanggal pengajuan resign) baru saya bisa mendapatkan surat pengunduran diri saya…apakah itu bisa dibenarkan yah pak ?

    saya mengajukan resign tgl 10 dec’2012 dan saya minta hari terakhir saya tgl 19. dec’12, secara perusahaan meminta saya tgl 04.jan 13 untuk last days…baru saya mendapatkan surat reference.

    mohon bantuannya…apakan yg harus saya lakukan.? dan apakah tindakan perusahaan sperti ini bisa di benarkan ? dan jika ada pasal2 yg bisa saya menangkan untuk mendptkan hak saya sebagai karyawan yg ingin mendapatkan surat pengantar jamsosteknya mohon di infokan..

    thks

    • Mapays Expert mengatakan:

      maaf lama saya tidak Online, karena kesibukan tugas akhir tahun.
      selamat siang…

      untuk pencairan saldo JHT syarat2 mutlat adalah : KPJ Asli, KTP, KK, Surat berhenti bekerja, dan Form 5 di jamsostek. masa kepesertaan (bukan masa kerja) adalah 5 tahun dengan masa tunggu 1 bulan.
      bapak berhenti bekerja 10 Desember 2012, kepesertaan bapak terdaftar di jamsostek baru 4 tahun maka harus menunggu sampai 5 tahun.
      misal bapak ikut jamsostek pada bulan januari tahun 2008, jadi nanti bapak bisa mencairkan saldo JHT pada bulan februari tahun 2013.

      utk surat berhenti bekerja, itu adalah hak dari setiap tanaga kerja yg bekerja, kalau misalnya perusahaan tidak mau mengeluarkan surat berhenti bekerja, bapak konsultasikan hal ini ke dinas tenaga kerja terkait misal: DISNAKER. bpk minta petunjuk lebih lanjut mengenai hal ini.

      saran saya sih, baik2 saja dengan perusahaan pak. kita mengalah bukan berarti kalah.

      terima kasih,
      semoga bermanfaat.

      • magnum (@PioNa10) mengatakan:

        terima kasih atas jawaban nya , sudah sedikit aga lega saya karna sudah mempunyai peluang untuk mendapatkan surat pengantar/pemberhentian kerja atas saran yg anda berikan, mohon info nya untuk ke bagian apa yah DISNAKER saya bisa konsultasi nya, thks…Maaf bertanya lebih banyak..

  223. dian mengatakan:

    minta info dong, RS mana saja di bekasi dan cibubur yang melayani JPK

  224. Si Ot mengatakan:

    mau nanya, saya sudah ikut program jamsostek 5 th krang 3 bulan kira2 JHT saya sudah bisa di ambil blm…? saya sudah berhenti kerja 2 bulan
    dan setelah itu dapet pekerjaan baru dan saya mau bikin kartu jamsostek lagi kira2 bisa gak..? karena kartu jamsostek saya yg pertama niat nya mau saya cairkan..
    kesimpulan nya kartu jamsostek ( di perusahaan yg lama sudah mau 5 th ) mau saya cairkan…
    dan kartu yg dari perusahaan yg baru yg akan saya simpan/yg saya gunakan..
    mohon penjelasan nya tq…

    • Mapays Expert mengatakan:

      jamsostek bisa dicairkan ketika memiliki masa kepesertaan 5 tahun atau lebih dengan masa tunggu 1 bulan dari berhenti bekerja.
      kalo dapat pekerjaan baru saran saya lebih baik ibu teruskan KPJ yang lama, jadi ibu tidak rugi dikepesertaan, kalo ibu bikin baru otomatis masanya jadi baru.
      kalo nyambung yg lama berarti kepesertaanya sudah lama.

      kalo mau dicairkan bisa saja,
      kalo ibu mau simpan kartu jamsostke yang baru juga boleh2 saja.

  225. ahmad mengatakan:

    kenapa kartu jamsostek saya tidak ada tanda tangan dereksi Pt. Jamsostek nya. Apakah kartu jamsostek saya itu palsu

    • Mapays Expert mengatakan:

      kalo yang menggunakan tanda tangan itu KPJ lama, KPJ baru memang tidak ada tanda tanganya akan tetapi ada hologramnya apabila di deteksi menggunakan sinar infra merah.

      jadi palsu atau tidak silakan bapak bawa ke kantor jamsostek terdekat.

  226. fery mengatakan:

    Saya punya 2 kartu jamsostek dengan tempat kerja yang berbeda dimana kedua tempat kerja tersebut saya sudah resign. satu kartu saya masa kenaggotaannya sudah 5 tahun lebih sedangkan yang satu lagi baru 2 tahunan….. Apakah saya dapat mencairkan dana untuk kedua kartu tersebut atau hanya satu saja?
    Mohon informasinya…tks

    • Mapays Expert mengatakan:

      bisa digabungkan menjadi satu kartu, syarat : dari kedua kartu tersebut ada yg masih aktif.
      nantinya yg akan dipertahankan adalah kartu lama, sehingga saldo dikartu baru masuk ke kartu lama, jadi yg 2 tahun dianggap lebih dari 5 tahun karena gabung ke yg lama.

      kalo 2 nya tidak aktif, tidak bisa dilakukan penggabungan, jadi hanya yg lebhih 5 tahun yg bisa dicairkan.

      terima kasih

      • fery mengatakan:

        kalo yang satu aktif berarti saya belum resign donk….saat ini saya sudah resign dari 2 tempat kerja yang berbeda dan secara otomatis tidak aktif untuk ke 2 kartu tersebut… nah saya berniat untuk mencairkan kedua kartu tersebut dan bukan menggabungkan kedua kartu.. mohon penjelasannya…terima kasih

        • Mapays Expert mengatakan:

          kan sudah saya jelaskan pertanyaan bapak,
          “bisa digabungkan menjadi satu kartu, syarat : dari kedua kartu tersebut ada yg masih aktif”

          kalo keduanya sudah tidak aktif berarti tidak bisa digabung.
          otomatis kartu yg belum berumur 5 tahun tidak bisa cair.

          kalo kartunya gabung, maksudnya supaya saldo kepesertaan yg kurang dari 5 tahun, masuk ke kartu yg lebih dari 5 tahun.
          kan yg dipertahankan yang kartu lama pak.

          salam

  227. ivan supandi mengatakan:

    kpesertaan jamsstek udah 6th ,sy stop kontrak tgl 31 feb 2013 ,pertanyaan saya:

    1. mulai kpn saldo sy bisa di ambil?
    2. Saya kan ikut program KPR dari jamsstek..kira kira saldo jamsstek saya di tahan ga,klw mau di ambil? Thanx

    • Mapays Expert mengatakan:

      Pertanyaan yang bagus sekali..
      saya bantu menjawab pertanyaan anda.
      jawaban :
      1. saldo JHT bisa di ambil jika memenuhi syarat diantaranya, minimal 5 tahun dengan masa tunggu 1 bulan.
      apabila bapak berhenti bekerja di perusahaan per 28 Februari 2013 maka bapak harus menunggu 1 bulan dari masa kepesertaan berhenti.
      ini tergantung dari perusahana bapak, apakah mengeluarkan bapak di kepesertaan jamsostek per tanggal 1 maret 2013 atau 1 februari 2013??
      kalo dikeluarkan pertanggal 1 maret 2013 berarti saldo bisa cair tgl 1 april (masa tunggu 1 bulan). TK keluar / TK masuk tergantung laporan dari perusahaan.
      oleh karena itu bapak perlu tanyakan kepada pengurus jamsostek perusahaan, biasanya di handle oleh personalia.

      2. saldo JHT adalah hak mutlak tenaga kerja, diambil tidak bisa diwakilkan atau ditahan.
      apabila bapak mempunyai cicilan PUMP-KB/KPR jamsostek, itu urusan bapak dengan pihak Bank Pemberi kredit.
      apabila ada penunggakan dsb, sanksinya sesuai aturan di BANK.

      terima kasih semoga membantu.

  228. siti zulaikhah mengatakan:

    Pak, mau tanya :
    1. Upah minimal yang dilapor itu apakah harus UMP?
    2. untuk iran JPK, batas maksimalnya 4.725.000 itu mulai kapan,
    3. untuk hal diatas itu ada surat edarannya/PP nya tidak ya? kalau ada saya bisa lihat dimana ya?
    Mohon informasinya. terima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      1. sesuai dengan aturan upah minimal adalah upah sebenarnya,
      2. mulai Januari 2013,
      3. itu kebijakan pemerintah ibu, jamsostek hanyalah badan penyelenggara. pasti pemerintah mengeluarkan peraturanya. silakan ibu baca di PP 53 tahun 2012 tentang PERUBAHAN KEDELAPAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 14 TAHUN 1993 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA.

      disebutkan dalam PP 53 Menimbang , poin C yaitu : Bahwa biaya pelayanan kesehatan telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga batas atas upah sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) sebagai dasar perhitungan iuran Jaminan Pemeliharaan Kesehatan sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini;

      pasal 9 ayat 4 ::
      Dasar perhitungan iuran Jaminan Pemeliharaan Kesehatan dari upah sebulan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d, paling tinggi 2 (dua) kali PTKP – K1 (Pendapatan Tidak Kena Pajak – Tenaga Kerja Kawin dengan Anak 1 (satu)) perbulan.

      DOWNLOAD FILE PDF PP 53 TAHUN 2012

  229. turmuzi mengatakan:

    selamat siang mba , saya peserta jamsostek ini saya diminta teman saya yang sudah keluar dari kantor semenjak 3 bulan yang lalu, ceritanya kami sdh menjalani kepesertaan jamsostek selama 3 tahun ,nah, yang mau kami tanyakan bisa gak kami mengambil dananya ( JHT ) untuk teman saya ini sebab dia membutuhkan dana tersebut atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih.

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat sore,
      jamsostek menggunakan system Online, jadi segala sesuatunya sesuai prosedur,
      pengambilan JHT tidak 5 tahun jika :
      1. meninggal dunia
      2. Cacat Total Tetap
      3. Menjadi WNA
      4. berusia lebih dari 55tahun
      5. menjadi nara pidana

      selain hal tersbut diatas, harus menunggu 5 tahun kepesertaan

      terima kasih

  230. turmuzi mengatakan:

    selamat siang pak, saya mau tanya , pernah say mendengar bahwa jamsostek pernah mngadakan pulang kampung bersama jamsostek apa betul berita tersebut, klo memang betul kebetulan ada teman saya yang mempertanyakan mngenai hal tersebut, rencana dia akan pulang kesolo atas jawabannya saya haturkan banyak terimakasih.

    • Mapays Expert mengatakan:

      kalau tidak salah program itu diadakan pada waktu mudik hari raya pak,
      itu program khusus kemitraan dan bina lingkungan.

      memangnya kenapa pulang ke solo pak?
      sudah tidak bekerja lagi?

  231. Dadang sukmana mengatakan:

    Maaf neh mau tahu informasinya pa,,, saya berhenti kerja 12 februari 2013, pd akhir februari saya tanya kekantor jamsostek mengenai perihal pencairan JHT. Sekarang syarat dokumen sdh lengkap dan tinggal nunggu masa tunggu satu bulan. Waktu kmaren tanggal 01 maret saya telpn katanya masih aktif,,nah yg saya mau tanyakan masa tunggu satu bulan dihitung sejak kapan? makasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      Selamat siang,
      maaf baru saya balas, karena saya cuti sdan pulang kampung.

      jadi begini yah pak,
      syarat pengambilanya JHT salah satunya adalah : Tenaga Kerja yang sudah Keluar dan dilaporkan oleh perusahaan ke jamsostek.

      jadi kalo dari kronologi bapak,
      bapak masih aktif terdaftar di jamsostek, maka harus dikeluarkan dulu. marketing perlu dokumen pendukung Tenaga kerja keluar dari HRD perusahaan bapak. kalo sudah ada dokumen Formulir TK keluar, baru di proses.
      masa tunggu 1 bulan dari bapak berhenti bekerja.
      misal bapak di keluarkan per tanggal 1 maret 2013, maka 1 april 2013 baru bisa dicairkan.

      begitu pak,
      kalo bapak tidak bisa menunggu, maka bapak harus lapro ke perusahaan agar kepesertaan jamsostek dikeluarkan dan tidak ikut iuran bulan selanjutnya.

      terima kasih,
      semoga membantu

      • Dadang Sukmana mengatakan:

        mungkin Dokumen formulir TK keluar blm dilengkapi oleh perusahaan ke jamsosteknya ya pa? Mau nanya lg,,,apa dokumen keterangan keluar itu tanggal sama ga dengan yg dipaklaring. kan dipklaring keluar 12 Februari 2013.

        • Mapays Expert mengatakan:

          iya bisa jadi belum dilaporkan oleh pihak perusahaan bapak.
          itu suatu keuntungan, berarti iuran bulanan masih dibayarkan.

          tanggal keluar jamsostek selalu tanggal 1 pak.
          kalo bapak keluar tanggal 12 Februari, tergantung dari perusahaan,.
          mau melaporkan keluar tanggal 1 Maret atau 1 Februari. atau bahkan 1 april?
          semua tergantung dari perusahaan, jamsostek kan tidak bisa monitor TK keluar kecuali ada laporan dari perusahaan.

          yang pertama belum dilaporkan keluar,
          kemungkinan yang ke dua, sudah dilaporkan keluar namun belum bayar iuran bulanan pak.
          lha ini diluar kendali jamsostek juga,
          kalo sesuai aturan, perusahaan wajib bayar maksimal tanggal 15 bulan berikutnya.
          kalo telat bayar, perusahaan kena denda 2% dari total iuran.

          begitu seterusnya pak.

          saran saya, bapak tanyakan ke perusahaan dan minta copyan formulir TK keluar pak,
          bawa ke jamsostek utk dilampirkan pencairan JHT.

          terima kasih semoga membantu
          salam

  232. ridwan mengatakan:

    sore pak. mohon infonya. kalau pertanyaan yang diatas saya (bpk dadang) yang mana pihak hrd belum mengkonfirmasi ke pihak jamsostek soal karyawan yang sudah keluar. yang jadi pertanyaan saya adalah bagaimana Kalo pihak hrd tidak mau mengkonfirmasi ke jamsostek soal karyawan yang sudah keluar, sedangkan saya sudah berkali-kali menghubungi kantor lama saya untuk segera menutup kepesertaan saya. setelah saya datang kekantor jamsostek ternyata kartu saya masih aktip. apa ada solusi untuk saya pak?atau apa yang harus saya tempuh?
    sebelumnya terima kasih.

    nb:kepesertaan saya sudah 6th dan sudah resign sejak nopember 2012

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat pagi,
      saya coba bantu menjawab.

      Program jamsostek (JKK, JKM, JHT, dan JPK) adalah hak Tenaga kerja,
      JHT mutlak milik tenaga kerja, ketika perusahaan mendaftarkan TK ikut menjadi peserta jamsostek, maka TK tersebut minimal dilindungi Kecelakaan kerjanya, jaminan kematiaanya dan jaminan hari tuanya.
      3 program itu tidak bisa terpisah satu sama lain,.
      kalau memang TK masih aktif bekerja, akan sangat berisiko apabila JHT di klaim. karena otomatis kecelakaan kerja dan kematian juga OFF/keluar. apabila terjadi hal yg tidak diinginkan sedangkan JHT sudah klaim maka di anggap keluar/off kepesertaan, maka kecelakaan kerja dan kematian tidak bisa klaim.

      melihat kasus bapak, kalau memang bapak sudah keluar bekerja dan sangat mendesak sekali utk mencairkan dana JHT, bapak datang ke kantor bapak, bawa formulir TK keluar yg berisi nama bapak. bapak bawa ke jamsostek utk di sertakan dalam pencairan.

      namun, apabila tidak mendesak bapak tunggu saja. itu keuntungan bagi bapak karena iuran masih dibayarkan oleh perusahaan sedangkan bapak sudah keluar,

      tetapi bisa juga, perusahaan menunggak iuran / belum bayar iuran sehingga iuran TK belum direkonsiliasi/diposting.

      terima kasih semoga membantu,

  233. yansyah mengatakan:

    selamat siang,
    perusahaan tempat saya bekerja bergerak dibidang jasa agent perjalanan, mulai beroperasi sejak april 2006 dengan jumlah karyawan 4 orang. namun sampai sekarang perusahaan & karyawannya belum terdaftar sebagai peserta jamsostek. apabila perusahaan tempat saya bekerja tdk mendaftarkan kami sebagai peseta jamsostek apa bisa kami mendaftar langsung ke kantor jamsostek secara mandiri. terus apa syarat-syaratnya, terimakasih atas bantuannya

  234. Suwito mengatakan:

    Saya seorang karyawan swasta juga dan mempertimbangkan pengalaman dari teman atau rekan kerja yang menemui kesulitan dalam pengurusan JHT maka melalui forum ini saya hanya memberi saran atau masukan buat
    PT.Jamsostek dalam rangka mempermudah pelayanan dan efisiensi waktu saat pengurusan JHT karyawan yang akan memasuki masa pensiun misalnya dengan cara sbb :

    1.jamsostek harus pro aktif mendata pekerja yang akan memasuki masa pensiun seluruh perusahaan yang ada di Indonesia.

    2.Perusahaan tersebut wajib memberikan data kepada PT.Jamsostek daftar pekerja yang akan memasuki usia pensiun (umumnya usia pensiun 55 tahun)

    3. Bagi pekerja yang akan memasuki masa pensiun ,maka satu tahun sebelumnya ,PT Jamsostek
    berkordinasi dengan pihak perusaahan sudah mulai mengurus secara administrasi (kecuali pencairan uang)

    4.Apabila terjadi ketidak sesuaian data pekerja (nama ,tanggal lahir, atau lainnya yang kemungkinan terjadi)maka diharapkan dapat diselesaikan dengan masa waktu satu tahun tersebut

    5.Jadi pada initinya pada saat pekerja akan mencairkan dana JHT misalnya sudah tidak perlu lagi direpotkan oleh masalah data administrasi tersebut karena semua data pekerja yang sudah dikonfirmasi dimasukan pada data base nya PT.Jamsostek

    Apakah mungkin usulan di atas bisa terealisasi , mohon saran dan komentar dari para sahabat pekerja di tanah air

    Salam
    Wito

    • Mapays Expert mengatakan:

      terima kasih atas segala presiasi dan masukanya dari pak wito,
      usulan bapak sudah terealisasi..
      dari pihak jamsostek, ada program her-registrasi yaitu pendataan kembali data TK.
      namun dari pihak perusahaan dan tenaga jarang yang merespon dengan positif dan mendukung penuh.
      seolah olah memberi kesibukan mengisi data,
      padahal dari data tersebut, data akan lengkap dari identitas, anggota keluarga, dll.

      mohon dukungna dari sahabat pekerja seluruh tanah air, dukunglah program jamsostek HER-REGISTRASI.
      isilah data selengkap lengkapnya dengan benar sesuai identitas yang sesungguhnya,

      terima kasih.

      # maaf baru dibalas karena kesibukan rutinitas.

  235. ridwan mengatakan:

    pagi pak..terima kasih atas jawaban bapak sebelumnya. saya ingin bertanya lagi apabila ternyata perusahaan itu menunggak iuran bagaimana pak? sedangkan saya sudah resign dari perusahaan tersebut apa mungkin dibayarkan oleh perusahaan atau dibiarkan begitu saja oleh perusahaan? terima kasih pak sebelumnya.

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat pagi, maaf baru balas,
      karena kesibukan rutinitas.

      kalo posisinya seperti itu, bapak datang ke kantor bapak, dan minta formulir TK keluar yang didalamnya terdapat nama bapak. minta tanda tangan dan stempel perusahaan.
      intinya, bapak minta kepesertaan bapak dikeluarkan dari jamsostek.

      terima kasih

  236. linuxqu mengatakan:

    pak saya mau menanyakan jika berheneti bekerja nya 2 tahun dan saya mau mencairkan jamsostek saya bisa atau tidak yah pak kira”.. sayha baru saja berhenti bekerja 1 bulan.. mohon infonya… mkasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      sesuai dengan peraturan,
      bapak bisa menunggu kepesertaan 5 tahun.
      misal terdaftar 1 januari 2010, berarti bisa di cairkan pada 1 februari 2015

      tenang aja pak, saldo anda semakin lama semakin bertambah,
      karena tidak ada potongan administrasi biaya apapun.
      yang ada hanya bunga

      trims

  237. tamim mengatakan:

    berita gembira, tahun ini peraturan bahwa ‘persalinan akan ditanggung jamsostek jika status lajang ke menikah dirubah selambat lambatnya usia kehamilan 6 bulan’ DIHAPUS, jadi walaupun baru 1 hari kita urus rubah status, persalinan tetap ditanggung jamsostek, dengan ketentuan lahir normal 750.000, jika caesar (atas indikasi medis) ditanggung free …

  238. syarif mengatakan:

    saya mau tanya, bagai mana jika kartu jamsostek hilang,,apa saja syarat untuk menggantinya???
    dan saya harus mengurusnya kemana???

    • Mapays Expert mengatakan:

      bapak mengurus surat keterangan kehilangan di kantor kepolisian terdekat pak, bawa bukti pendukung seperti slip gaji/surat keterangan kerja dari kantor bapak.
      nanti surat keterangan kehilangan bapak bawa ke jamsostek tempat bapak terdaftar utk dibuatkan kartu duplikat.
      terima kasih

  239. Yu Yu N mengatakan:

    maaf bapak saya mau tanya,

    saya terdaftar di jamsostek sejak juni 2008 saya berhenti kerja mei 2010.

    Saldo online yang terdapat didalam buku JHT jamsostek hanya sampai dengan Bulan 12-2012 , di bulan januari-mei 2013 ini saldonya sudah tidak bertambah lagi.

    apakah mungkin JHT saya sudah di tutup, dan apakah sekarang sudah bisa untuk di cairkan dananya.

    • tamim mengatakan:

      kalau mbak baca dari komentar2 atas maka mbak bisa menemukan jawabannnya, yaitu bisa dicairkan dana JHT nya bulan juli 2013

    • Mapays Expert mengatakan:

      untuk mencairkan sudah dijawab oleh bapak Tamim bu, sama dengan jawaban saya @terima kasih pak tamim

      utk saldo yang ada di web tidak update, karena tidak realtime online dengan system aplikasi jamsostek.
      pastinya, tiap bulan saldo ibu semakin bertambah besar meskipun tidak aktif/tidak disertokan iuranya.
      karean ada dua pengembangan saldo di jamsostek, yaitu pengembangan iuran + pengembangan saldo.
      kalo pengembangan iuran : iuran tiap bulan yang masuk di kembangkan/dibungakan
      kalo pengembangan saldo : akumulasi saldo yang ada dikembangan.

      terima kasih semoga membantu

  240. Santi mengatakan:

    Sore pak.
    bisa tidak pak jika peserta LHK ikut program perumahan?
    saya ikut program LHK kecuali JHT.

  241. Ki SukmoInggil mengatakan:

    Salam kenal Mas Mardi,

    Sedikit mau tanya mengenai pembayaran premi Jamsostek itu berdasarkan prorate upah yang diterima bulan itu atau berdasarkan Upah standard perbulannya. Hal ini terkait bagi karyawan yang hari/masa kerjanya tidak/belum penuh 1 bulan (yang resign atau karyawan baru). Dan dasarnya apa?

    Demikian Mas, terima-kasih sebelumnya.

  • Doggy 1928 mengatakan:

    Pak,saya TK istri saya sakit lupus dan meninggal hari minggu kemarin,apakah yg harus ditrima istri saya dari jamsostek?

  • Doggy 1928 mengatakan:

    Gimana pak?kalau istri meninggal apa yg dia dapat?karena juga aku ikut kan jamsostek? Tolong dijelaskan&gmana prosedurnya.

    • Mapays Expert mengatakan:

      istri dan 3 anak mendapat santunan kematian/biaya pamakaman pak.
      silakan bapak urus ke kantor jamsostek tempat bapak terdaftar.
      #turut berduka cita

  • Syamz Moebarock mengatakan:

    selamat sore..
    saya berniat mencairkan dana jamsostek yang sudah lebih dari 5 tahun setengah, di jamsostek saya itu terdapat 3 perusahaan karena setiap saya resign saya meneruskan kepesertaan jamsostek di perusahaan yang baru dan seterusnya hingga ke perusahaan ketiga.

    nah permasalahannya di perusahaan saya yang pertama saya tidak mendapatkan paklaring karena suatu hal, pernah saya coba meminta kembali tapi susah dan tidak bisa didapatkan. pertanyaannya apakah saya masih bisa mencairkan dana jamsostek saya? paklaring di perusahaan kedua dan ketiga saya sudah punya, cuman satu lagi masalahnya di perusahaan pertama tidak ada paklaringnya..

    mohon penjelasannya.

    terimakasih.

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat sore,
      utk packlaring perusahaan pertama, bikin berita acara/surat pernyataan pribadi dilampirkan semacam:slip gaji/dokumen yg menyatakan anda pernah bekerja disitu.
      packlaring ke 2 dan ke 3 disampaikan ke jamsostek juga.
      minta pengarahan dari CSO jamsostek.
      terima kasih

      • Syamz Moebarock mengatakan:

        terimakasih, ternyata memang bisa pake surat keterangan ber materai. hanya saja saya kecewa pelayanannya yang terkesan lama.saya datang dan antri dari pagi jam 8, dan baru selesai hingga cair dananya jam 3 sore, saya bener2 kecewa.karena ada org yang datang siang tapi malah dia selesai lebih dulu, saya yg datang pagi2 malah selesai yang paling terakhir sampe2 saya gak masuk kerja..tp tetep bersyukur alhamdulillah dana nya sudah cair.

        • Mapays Expert mengatakan:

          iya sama-sama…
          kalo sudah ada antrian pasti diatur oleh antrian pak.
          kalo anda kemarin keberatan misalnya orang tersebut tidak pakai antrian anda tegur saja.
          tapi mohon jangan dipandang sebelah mata, mungkin bisa jadi orang yg mendahului anda hari kemarin sudah datang, berkas diterima namun ada yang kurang. pada hari itu orangnya hanya menyerahkan berkas yg kurang saja.jadi pelayanan lebih cepat. pelayanan kita one day service kok pak.

          ok semoga bermanfaat, sampaikan pula berita ini utk rekan / saudara yang lain, bahwa klaim jamsostek itu mudah.

  • pupu mengatakan:

    selamat sore, mau tanya.
    kalo misalnya ada karyawan yang mengalami kecelakaan kerja tidak masuk bekerja karena sakit yg disebabkan oleh kecelakaan kerja tersebut, apakah masih berhak mendapatkan STMB padahal di perusahaan status tidak masuk bekerja-nya itu tidak dipotong/ masih dibayar upahnya saat dia tidak masuk??
    mohon jawabannya.

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat sore,
      kalo karyawan tersebut tidak masuk karena JKK perusahaan berhak membayarkan upahnya tetap (dianggap masuk), nanti perusahaan klaim STMB di jamsostek. dana STMB diserahkan ke perusahaan utk disampaikan ke karyawan YBS.
      dana STMB merupakan kompensasi kepada perusahaan.
      terima kasih

  • Ki SukmoInggil mengatakan:

    Selamat sore Mas Mardi,
    Terima-kasih atas jawabannya. Untuk berikutnya, saya ingin tahu simple saja bahwa untuk pembayaran premi dari orang yang baru bekerja 5 hari (misalnya), apakah dibayarkan preminya untuk 5 hari itu saja atau tetap dibayarkan sebesar upah standar dalam sebulan full. (casenya pembayaran upah memakai system prorate).

    Demikian, terima-kasih sebelumnya.
    Salam,

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat sore Mas Heru,
      utk kasus seperti ini sebenarnya tergantung dari managemen perusahaan. Biasanya perusahaan akan membayarkan sesuai jml hari kerja, apabila sudah minimal 15 hari kalendar perusahaan membayarkan full 1 bulan. kalau dalam peraturan hal seperti ini tidak dicantumkan, yang dicantumkan adalah perusahaan/pengusaha/pemberi kerja wajib mendaftarkan tenaga kerjanya kedalam program jamsostek.

      utk menghindari hal yg tidak diinginkan seperti kecelakaan kerja / kematian, maka ketika karyawan masuk kerja meski baru 1 hari, perusahaan melaporkan form 1A (tenaga kerja baru) dan 2A (rincian iuran) ke jamsostek. perkara premi iuran bulanan belum dibayarkan, asal 1A dan 2A sudah di received jamsostek. maka hak yg didapat adalah sama dengan TK kerja lain yang sudah didaftarkan.

      contoh kasus :
      TK A baru masuk kerja, perusahaan sudah lapor 1A ke jamsostek dan sudah di received.
      sore harinya TK A kecelakaan kerja dan meninggal dunia, maka haknya adalah sama dan akan ditanggung oleh jamsostek sesuai peraturan yang ada.
      peraturan yang ada apabila meninggal kecelakaan kerja maka santunan yang diberikan sebesar : 48x gaji(yg dilaporkan)+santunan berkala+uang makam+JHT.

      sekian pak, semoga bermanfaat,
      terima kasih
      salam

  • Sabitha mengatakan:

    Selamat siang mas Mardi,
    Saya mau tanya…kalau saya melanjutkan Jamsostek perusahaan lama saya di perusahaan baru dan sekarang saya sudah resign dari perusahaan baru tersebut dan ingin mencairkan seluruh dana jamsostek saya, apakah saya bisa mencairkan seluruh dana jamsostek tersebut dengan hanya menggunakan paklaring (surat referensi) dari perusahaan terakhir saya saja? Masalahnya saya tidak punya paklaring dari perusahaan lama saya karena tidak sempat mengurusnya pada saat resign.

  • Dagol Digul mengatakan:

    selamat sore, numpang nanya ya, untuk biaya operasi mastoidektomi apakah biayanya di cover oleh jamsostek? jika di cover berapa persen yg di cover? saya ikut kepesertaan jamsostek kurang lebih 2 tahun. mohon jawabannya, sebelumnya saya ucapkan terimakasih

  • Rizal mengatakan:

    Selamat malem..
    Untuk info saya bekerja di salah satu outsource dan di ikutkan semua program jamsostek (JHT, JKK, JKM & JPK).
    Saya mau nanya:
    1. Bila ternyata BP X yg saya pilih ternyata tdk ada pelayanan untuk bersalin apakah saya hrs pindah ke BP yg laen yg ada fasilitas bersalinnya?
    2. Umpama saya tetep di BP X tetapi minta di rujuk k RS Y yg jg bekerjasama dg jamsostek, apa kah hal itu memungkinkan??
    3. Apa saja yg termasuk dalam “hal yg menyulitkan” dalam kehamilan?? Dan siapa yg menentukan hal itu??
    4. Apabila persalinan terpaksa caesar, apa biaya persalinan bs di cover 100% (dalam hal ini melahirkan di RS yg di rujuk oleh BP)?
    6. Dan bagaimana pula bila melahirkan di RS yg tdk sesuai rujukan BP tp RS tsb bekerjasama dg jamsostek? Dan gmn sistem pembayarannya??
    7. Dan bila melahirkan secara operasi tdk di RS yg bekerjasama dg jamsostek, bagaimana dg pembiayaannya?
    Demikian pertanyaan saya..Saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas perhatian n infonya

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat malam,,

      1. tidak perlu pindah BP, bila tidak terdapat fasilitas bersalin, maka persalinan menggunakan sistem reimbursmen.
      2. prosedurnya memang harus ke BP terdaftar di kartu, nanti pasti akan diberi rujukan oleh BP tesebut.
      3. yang bisa menetukan adalah dokter kandunganya sesuai dengan indikasi medis.
      4. 100% ditanggung sesuai denga prosedur yang ada (RSU Kelas 2, RS swasta kelas 3, obat2an DOEN) diluar prosedur biaya ditanggung sendiri, jamsostek hanya menanggung biaya yang sesuai ketentuan. biasanya RS kerjasama memberikan pelayanan sesuai dengan peraturan jamsostek.
      5. kalo di RS tidak kerjasama, diluar kontrol jamsostek. obat2an dan kelas ditentukan oleh rumah sakit. utk biaya, misal di RS kerjasama hanya 13 jt, maka sisanya dibayar sendiri.

      terima kasih

  • fashion store murah mengatakan:

    kalaw Kartu jamsosteknya hilang gimana ya ngurusnya?

    • Mapays Expert mengatakan:

      buat surat keterangan dari POLRES, bawa ke jamsostek tempat bapak terdaftar dengan membawa surat kehilangan tersebut dan surat keterangan / pengantar dari perusahaan.
      kalo bapak sudah tidak bekerja, surat keterangan perusahaan diganti dengan slip gaji atau surat pengalaman bekerja.
      segera diurus,
      terima kasih

  • Yuney ELyentze mengatakan:

    Maaf pak mau tanya, saldo jamsostek yang tertera di web sama dengan salso saat pengajuan klaim gak ya?

    • Mapays Expert mengatakan:

      tidak sama, diwebsite bersifat temporer.
      kalau mau saldo yang fix tiap hari, datang ke kantor jamsostek dengan membawa kartu jamsostek.
      tanyakan kepada CSO nya utk di print saldo anda.
      terima kasih

  • ei8htwin mengatakan:

    Sinag Pak,
    maaf mau tanya, saya bekerja merantau ke lain propinsi dari kampung halaman dan terdaftar kepesertaan jamsostek saya di perantauan, sekarang sudah berhenti bekerja. pertanyaan saya apakah saldi JHT bisa saya ambil di kantor jamsostek di kampung halaman dengan masih menggunakan KTP perantauan? terima kasih banyak

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat pagi,
      bisa karena jamsostek adalah Online seluruh indonesia. bapak bisa mengambil saldo di kantor terdekat dengan rumah bapak. syarat dan ketentuan berlaku.
      sekian dan salam

  • Rahmat Khadafi mengatakan:

    Saya adalah peserta jamsostek sudah 3 tahun lamanya. Namun, saat ini saya sudah keluar dari perusahaan tersebut. Yang mau saya tanyakan adalah, apakah jamsostek saya akan hilang atau hangus apabila tidak digunakan kembali? Mohon solusinya. Terimakasih.

    • Mapays Expert mengatakan:

      saldo jamsostek bersifat mutlak hak tenaga kerja, pengambilanya tidak bisa diwakilkan atau diambil oleh pihak lain kecuali ahliwaris.
      saldo jamsostek tidak akan hilang/susut/berkurang justru terus berbunga walaupun sudah tidak bekerja.
      semakin lama saldo jamsostek diendapkan semakin banyak pula saldo yang bertambah.

      dapat diambil setelah 5 tahun ya pak.

  • Sari mengatakan:

    Kantor kami ada rencana mau ikut peserta Jamsostek. Mohon diinformasikan prosedur nya seperti apa. Untuk pencatatan di keuangan perusahaan seperti apa?

    • Mapays Expert mengatakan:

      persyaratan dan prosedurnya bisa langsung datang ke PT jamsostek,
      namun bila tidak ada wkt luang ibu bisa minta bantuan kepada AO jamsostek terdekat utk melakukan sosialisasi dan penjelasan ke perusahaan ibu.
      nanti ibu dikunjungi, gratis tanpa biaya.
      namun tidak menutup kemungkinan, ibu bisa minta bantuan ke Pihak ke III seperti bapak Matheus,
      bapak matheus sangat berpengalaman dalam hal Jamsostek.
      ini kontaknya :
      “salam sosial”
      Mateus DPP
      0858 1155 8815
      pin 2A398B0D

      terima kasih

  • pupu mengatakan:

    Selamat sore, terima kasih untuk jawaban sebelumnya.
    ada hal yang ingin saya tanyakan lagi pak.
    1). Untuk kasus Klaim JKK yang mengakibatkan meninggal dunia, apa saja berkas yang harus dipersiapkan?
    2). Kalau untuk JKK dg hasil karyawan dinyatakan sembuh, form yang dilaporkan ke Disnaker yakni Form 3a dan 3b. dan untuk yang meninggal dunia yang dilaporkan ke Disnaker apa saja?
    3). Karyawan yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja, untuk biaya berobatnya apakah masih bisa ditanggung oleh Jamsostek?

    Saya tunggu jawaban dari bapak, terima kasih untuk bantuannya.

  • Yohanis DK mengatakan:

    Saya mau tanya Pak/Ibu, Sya menjadi anggota Jamsostek Makassar 2011, selama sy m’jadi agt sy manfaatkn JPK sy -+ 2x, Sejak itu jg sy selalu m’perhtkan ms b’laku KPK sy tp akhir2 ini sy lupa akhirnya masa b’laku KPK sy lewat 4 bln tp pembayaran sya tiap bln lancar, pd 9-10-2013 sy krg sht jd sy ke dokter Jamsostek tp tdk bs dilayani dgn alasan KPK sy sdh lwt ms berlakunya… mhn penjelasan,… trims…

    • Mapays Expert mengatakan:

      masa berlaku kartu KPK memang harus diperpanjang apabila mas telah habis, dokter PPK Jamsostek tidak berhubungan langsung dengan jamsostek.
      jadi sebaiknya bapak bisa selalu mengupdate kartu kpk tersebut.
      apabila telah dilakukan pembayaran dan tidak pernah terlambat, bapak bisa lakukan proses klaim reimburs. ajukan ke jamsostek tempat bapak terdaftar dengan membawa Kartu KPK, kuitansi pembayaran berobat, dan dokumen dokter lainya.

      sekian semoga membantu,salam

  • freemouse mengatakan:

    mau tanya..sy br saja didaftarkan sbg peserta jamsostek di perusahaan tmpt sy bkrja, dan telah mndapat kartu peserta jamsostek..paket layanan apa saja yg sy dapatkan?..apakah bisa digunakan utk pelayanan kesehatan kluarga sy,krn sblmnya telah wkt mengisi form pendaftaran sudah dimasukkan nama anggota kluarga..mohon penjelasannya..thx

    • Mapays Expert mengatakan:

      Di jamsostek terdapat program wajib : JHT, JK, JKK, dan JPK.
      JPK / kesehatan adalah program pilihan yang dpat diikuti oleh perusahaan.

      jika mengisi form daftar keluarga itu berguna utk menentukan ahli waris, dan mencetak kartu berobat.

      kalo yang diterima adalah kartu peserta jamsostek dan kartu KPK jamsostek, maka bisa berobat.
      jika yang diterima hanya 1 kartu warna hijau tua dan abu2, maka itu kepesertaan yg menyangkut program JKK, JHT, dan JK tidak bisa digunakan utk berobat.

      saran saya, lakukan konsultasi dengan pihak personalia perusahaan, apakah bapak diikutkan program kesehatan jamsostek atau tidak.
      sekian semoga membantu,salam

  • debi mengatakan:

    maf ni.mw nanya kalau di wakilkan bisa tidak mengambil dana jamsos karna ortu saya sakit dan saya sebagai anak nya di suruh mewakili ortu saya dan saya pun sudah membikin surat kuasa dan document yg lengkap mohon jawabanya ya di tunggu

  • santi mengatakan:

    saya tidak pernah bosan mengunjungi blog ini (mas mapays mungkin bosan,,hee) sekedar untuk tahu info terbaru jamsostek dan bersilaturohim… semoga mas mapays dan klg selalu sehat.. aminnn

    • Mapays Expert mengatakan:

      maaf karena aktivitas yg lebih banyak, saya baru bisa balas pertanyaan mbak.

      terima kasih banyak atas doa yang mbak santi panjatkan,
      semoga mbak santi dan keluarga mendapat faedah yang sama dengan doa yang dipanjatkan kepada saya.
      terima kasih, salam kembali
      regards

  • puspa mengatakan:

    Ass,pagi pak, saya mau tanya teman saya skrg sdh berumur di atas 55 tahun tetapi masih aktif bekerja di perusahaan,apakah dia boleh tidak mengambil simpannanya di jamsostek, krena dia masih mau jadi anggota dan bisa memanfaatkan program jamsostek sampai dia berhenti di perusahaan?

    • Mapays Expert mengatakan:

      bisa, namanya klaim JHT sebagian. klaim sebagian berlaku 1x, klaim selanjutnya menunggu berhenti bekerja.
      klaim sebagian berlaku utk usia 55 tahun, jadi yang diambil adalah saldo JHT sebpenuhnya, namun kepesertaan masih aktif karena ada perlindungan kematian dan kecelakaan kerja.
      terima kasih.
      sekian semoga membantu,salam

      • Debi Nazha mengatakan:

        Tapi saya udah coba ke kantor jamsos..ttp ga bisa di wakil kan aapa lagi saya udah pake surat kuasa ttp.saja tidak bisa bagaimana Bisa seperti itu berbelit belit banget sih pengambilan JHT juga..di saat ortu saya sdng mmbutuhkan tp ttp tidk.ada kebijakasanaan.dr kantor. Aneh suprr rivet

        Deby NazHa Meysya

        • Mapays Expert mengatakan:

          Jamsostek itu perusahaan yang punya aturan mbak,
          Sebaiknya anda tanyakan langsung kepada cso nya, kenapa tidak bisa dan sebaiknya bagaimana.

          • Pujiati mengatakan:

            Selamat siang bapak,

            Untuk BPJS kesehatan yg akan bertransformasi per 1 Januari 2014, 1. Apakah memang diwajibkan seluruh perusahaan untuk ikut serta ke BPJS Kesehatan ini? 2. Hal apa yang harus dipersiapkan oleh perusahaan jika memang diwajibkan untuk ikut serta? 3. Bagaiman prosedur keikutsertaan ke BPJS Kesehatan?

            Saya tunggu jawaban dari bapak.

            Terima kasih. Salam

            • Mapays Expert mengatakan:

              selamat sore, maaf karena kesibukan rutinitas saya baru bisa balas.
              semuanya sudah tertuang di dalam
              saya coba bantu utk pertanyaan nomor :undang-undang no 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial.
              1. BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sifatnya wajib utk seluruh peserta, sesuai undang-undang no 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial pasal 13.
              2. KEPESERTAAN DAN IURAN
              Pasal 13
              (1) Pemberi kerja secara bertahap wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjaannya sebagai peserta kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, sesuai dengan program jaminan sosial yang diikuti.
              (2) Pentahapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), diatur lebih lanjut dengan Peraturan Presiden.

              3. Pasal 20
              (1) Peserta jaminan kesehatan adalah setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh Pemerintah.

              jadi pada prinsipnya penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan tata cara pendaftaran dan iuran mirip dengan bapak/ibu mendaftar kepesertaan di jamsostek / askes.
              terima kasih semoga membantu

  • dian permatasari mengatakan:

    maaf saya ingin bertanya, klo untuk jaminan kecelakaan / meninggal , diberikan juga untuk anggota keluarga yg terdaftar di pemeliharaan kesehatan jamsosteknya?
    atau hanya peserta anggota saja yg terima jaminan tersebut ?
    terimakasih

  • prayogo mengatakan:

    mapay, saya bekerja juga di pelayanan pelanggan, anda hebat, saluutttt………

  • atang mengatakan:

    Mohon Penjelasannya dung. kan gni kemarin tanggal 8 nov 2013 saya berniat mencairkan dana JHT JPK saya yang sudah 6 tahun (di 3 perusahaan yang berbeda dengan hanya 1 kartu jamsostek), saya finish kontrak diperusaahn terakhir tanggal 2 oktober. berarti hampir 1 bulan 8 hari lah saya finish da ingin mencairkan dana JHT JPK nya. nah setelah persyaratannya lengkap saya pergi lah kekeantor jamsostek, di cek security, dapet no antrian, ngantri lagi, dan pas giliran saya di panggil oleh petugasnya, Beliau mengatakan kalau kartu jamsostek saya ststusnya masih aktif, dia meminta saya untuk menghubungi perusahaan terakhir tempat saya bekerja untuk di non aktifkan kartunya, sayapun menghubungi perusahaan, orang HR nya mengatakan kalau masih ada pembayaran yang yang masih dalam peroses antara PT dengan Jamsosteknya, saya bertanya “pembayaran apa, kan saya udah finish 1 bulan lewat”?
    namun orang HR nya pun tidak memberikan penjelasan yang rinci,
    Saya ingin bertanya Bagai mana seh sistem yang benarnya, kartu jamsosteknya tersebut non aktif bisa di non aktifkan oleh perusaaah terakhir tempat bekerja setelah berapa lama dari selang waktu kita finish bekerja?
    dan bukanya kartu nya sudah tidak aktif kalo sudah tidak diisi lagi?
    Mohon penjelasannya..
    lagi butuh dana buat bayar uang kuliah.. maf jadi curhat deh..

    • Mapays Expert mengatakan:

      Pak atang, yang dimaksud dengan aktif atau tidak aktif peserta jamsostek itu bukan dari sisi bapak sudah bekerja atau tidak.
      namun dari sisi administrasi pelaporan dari perusahaan tempat bapak bekerja.

      jamsostek hanya operator yang menjalankan UU NO 392, yaitu tentang jaminan sosial tenaga kerja.
      jadi sesuai dengan persyaratan pencairan JHT salah satunya adalah TK sudah Non Aktif Bekerja dari perusahaan. ketika bapak mau klaim semua syarat sudah memenuhi namun bapak dianggap masih aktif/blm berhenti bekerja, berarti bapak masih ditanggung dan dibayarkan jamsosteknya.
      dari sisi administratif, pelaporan Tenaga Kerja oleh pihak HRD?personalia perusahaan tempat bapak bekerja, bapak belum dilaporkan keluar dari jamsostek dan masih dibayarkan iuranya.
      positifnya: iuran bapak masih dibayarkan dan saldo JHT masih ada peningkatan.

      solusinya : bapak minta perusahaan mengeluarkan bapak dari kepesertaan jamsostek, supaya lebih tegas bapak membawa FORM 2a (TK Keluar) yang berisi nama bapak di tanda tangan dan distempel perusahaan. bapak datang lagi ke jamsostek terdekat membawa semua persyaratan dan FORM 2a (TK Keluar) dari perusahaan bapak.

      sekian penjelasan dari saya,
      semoga membantu.

  • Doggy 1928 mengatakan:

    Perusahaan saya kerja kurang 4hari lg habis masa kontrak.yg saya tanyakan,bisakah saya mengurus santunan pemakaman istri saya??dg waktu 4hari.maturnuwun

    • Mapays Expert mengatakan:

      Sangat bisa pak, karena santunan kematian tidak berhubungan dengan tutupnya perusahaan bapak.
      Segera pak ajukan santunan jaminan kematianya.
      Semoga bermanfaat, terima kasih

  • van mengatakan:

    saya akan pindah kerja, pertanyaan saya, apakah perusahaan saya yg baru nanti bisa melihat potongan serta saldo saya di perusahaan sebelumnya..?? terima kasih

    • Mapays Expert mengatakan:

      perusahaan baru biasanya mendaftarkan kepesertaan jamsostek dengan upah yang sesuai dengan kenyataan yang ada,
      saldo dan upah perusahaan bersifat confidential / rahasia, perusahaan baru tidak diperkenankan utk melihat saldo dan potongan jamsostek di perusahaan.

      sekian, semoga membantu

  • abee Yunuz mengatakan:

    assalamu alaikum….!!!
    pak saya ingin tanya , apakah dana JHT di cairkan sebelum waktunya ( masih aktif sebagai karyawan ) termasuk pelanggaran berat…!!! dan apakah perusahaan bisa memberikan sangsi terhadap pekerja yang melakukan perbuatan tersebut. terima kasih sebelumnya
    wassalam

    • Mapays Expert mengatakan:

      walaikumsalam..

      saldo JHT tidak bisa dicairkan sebelum waktunya (kepesertaan 5 th), kecuali : meninggal dunia, usia TK mencapai 55th, menjadi WNA, tekena kasus narapidana.
      pencairan JHT diluar prosesdur termasuk pelanggaran berat, bapak bisa sampaikan laporan melalui layanan telpon 08001392392 (bebaspulsa).
      purusahaan dapat memberikan sanki kepada tenaga kerja sesuai dengan uu no 3 tahun 1992 rev PERMEN NOMOR 20 TAHUN 2012 REV PERMEN 12.

      terima kasih, salam.

  • Dwi mengatakan:

    Kalau saya mau mencairkan jamsostek tpi tidak punya surat pengalaman kerja itu gimana ya?mau minta di perusahaan tpi tidak dikasih dan dipersulit trus saya harus gimana ya?

    • Mapays Expert mengatakan:

      minta bantuan ke Disnakertrans dikota perusahaan ibu.infokan saja mohon dibantu utk minta surat packlaring/pengalaman kerja dari perusahaan tersebut utk syarat pencairan dana JHT.
      sekian semoga membantu.

  • Lili mengatakan:

    Siang mas, saya langsung nanya ja ya mas.saya menjadi peserta Jamsostek di perusahaan yg lama sejak maret 2011-juni 2013. Saya sudah resign dan saat ini di tempat saya yg baru tdk menggunakan Jamsostek. Pertanyaannya, apakah saya masih bisa mencairkan dana JHT pada April 2016 walaupun saya sdh tdk aktif lagi? Dan bagaimana prosedurnya, mengingat Jamsostek bertransformasi menjadi BPJS? Terima kasih mas atas penjelasannya.

    • Mapays Expert mengatakan:

      Sampai kapanpun saldo jamsostek menjadi hak mutlak tenaga kerja.
      Mau diambil kapan saja dimana saja walau sudah BPJS tdk masalah.
      Semoga membantu

    • Mapays Expert mengatakan:

      siang, transformasi dari jamsostek ke bpjs ketenagakerjaan tidak mempengaruhi saldo maupun program jamsostek yang ada didalamnya, kecuali Jamina kesehatan yg diserahkan ke bpjs kesehatan.
      saldo JHT bersifat mutlak milik tenaga kerja sampai kapanpun. misalnya JHT mau diklaim 20th kedepan, tidak ada masalah.
      prosedur tetap sama sesuai dengan prosedur yg ada sekarang ini, tata cara dna prosedur klaim jht bisa baca di blog ini.
      meskipun sudha tidak aktif, saldo tidak akan berkurang, hilang susut, justru semakin lama semakin bertambah.

      sekian semoga membantu,
      salam

      • dian mengatakan:

        Maaf pak,sy mw tanya ?? Sy peserta Jamsostek sejk 2007,sy mw cairkan dana jamsostek sy bulan ini…dri syarat2 yg bpk sebutkan,sy punya. Masalah dg KTP dan KK saya Kalimantan. Sedangkan. Saya sdh dijawa,,,apa bisa pak sy mengurus JHT. Sy di Jawa dg KTP dan KK Kalimantan..tks

        • Mapays Expert mengatakan:

          selamat siang,
          bisa dilakukan,
          karena JHT Jamsostek bersifat online. seluruh indonesia bisa dicairkan,
          tapi kantor cabang minta surat domisili setempat, KTP sementara atau surat keterangan kelurahan.
          terima kasih

    • Debi Nazha mengatakan:

      saya Mau.Nanya lagi ni berhubung di wakili ga bisa…Sampai sampai mamah saya Datang pun ttp tdk bs di cairkan Degan Alasan KK dengan KTP Beda tahun…Kenapa sulit Banget sih bikin kesel aja..cara yang tepat buat Pengambilan Daerah Tangerang Srlain di Citra raya bundaran 3Ada lagi ga Yang cepet di cairkan…

      Deby NazHa Meysya

      • Mapays Expert mengatakan:

        sebetulnya tidak ada yang sulit ibu,
        coba sebaiknya ditanyakan kembali kepada CSO nya bu Debi, kalo memang ada perbedaan antara KK dan KTP terus bagaimana solusinya dari CSO tersebut?
        jadi cairkan JHT anda ke Kantor Cabang terdekat, rekomendasi kantor cabang sesuai KTP.
        terima kasih,
        semoga cepat cair.

  • rofik mengatakan:

    mohon maaf,numpang nanya,saya sudah menjadi peserta jamsostek disebuah peusahaan selama 4th…dan sekarang sy mendapat tawaran dr perusahaan laen yg perupakan peserta jamsostek juga. Intinya sy bekeja di dua perusahaan yg berbeda sekaligus…Bisakan saya memilki dua kartu jamsostek….??Pasalnya kalo saya berterus terang pada perusahaan bisa-bisa saya dikeluarkan dari slah satu peusahaan trsbt…!!!karena sy bekeja di dua perusahaan ini secara diam2 tanpa ada yang tau..Masalahnya peusahaan yg baru ini akan segera mendaftrkn karyawan baru ke jamsosek….!!!gmn solusinya….!!

    • Mapays Expert mengatakan:

      Memiliki 2 Kartu jamsostek aktif di dua perusahaan aktif tdk ada masalah. Karena memang masing2 perusahaan harus melindungi karyawanya.
      Trims,
      Semoga membantu

  • willa mengatakan:

    sore pak,maaf saya mau tanya jika mengklaim jamsostek tp blm sampai 5thn bisa apa tidak dgn alasan urgent? saya tau memang persyaratan hrs 5thn.

    • Mapays Expert mengatakan:

      selamat siang,
      mohon maaf …
      kita menggunakan system komputer.
      jadi klaim JHT yang belum 5 tahun hanya bisa dicairkan karena : usia sudah mencapai 55tahun, meninggal dunia, terkena Pidana, menjadi WNA. selain itu harus menunggu 5th, karena system tidak bisa dirubah.
      terima kasih.
      semoga membantu

  • ari juanda mengatakan:

    Saya mau tanya jika saya mendaftarkan no kpj ke perusahan baru tpi data identitas saya yang saya ajukan ke perusahaan baru tidak sama dengan data indentitas pda saat saya pertama mendaptar dikarnakan KTP saya hilang dan saya mebuat ktp baru di daerah yang beda….? Mohon penjelaasannya

  • cherryl mengatakan:

    selamat malam.. saya mau tanya, bagaimana tatacara perusahaan yang ingin berhenti menjadi anggota Jamsostek?mohon penjelasannya.
    terimakasih :-)

  • Supardi mengatakan:

    Apakah penerima beasiswa jamsostek bisa mendapat beasiswa untuk tahun beriktnya?

    • Mapays Expert mengatakan:

      bisa saja,
      namun dahulu PT jamsostek(Persero) adalah BUMN,
      utk kebijakan sekarang blm ada peraturan tentang beasiswa di BPJS Ketenagakerjaan.
      ajukan saja, barangkali rejeki anak.
      terima kasih

  • nugroho budhi santoso mengatakan:

    selamat siang bapak , kalau ada perbedaan data tanggal lahir antara KTP sama di data kepesertaan gimana ya ?? di KTP 03/06/1978 dan di data 06/03/1978 , dan kepesertaan saya pada bulan juni 2009 saya resign bulan 12 desember 2012 ,, apakah sudah bisa di claim dananya, kepesertaan saya untuk JHT, JKK , JMM dan JPK ? mohon info nya, terimakasih sebelumnya

  • masrofun mengatakan:

    maaf mau tanya kebetulan orang tua saya meninggal pada saat habis masa kontrak
    habis kontrak tgl 31 des 2012 meninggal 05 juni 2013
    apakah masi bisa mendapatkan jaminan kematian.,
    tolong di bls

  • Didick mengatakan:

    Slmt siang P.M.Kurnianto, mohon info mengenai : Apakah bisa saat kecelakaan, Biaya perawatan dan Operasi di Rumah sakit diajukan Claim kecelakaan pada Asuransi di PT.Jasa Raharja dan juga di PT.Jamsostek, sedangkan Data pendukung dan bukti-bukti dari Rumah Sakit dan Keterangan Dokter dllnya semuanya harus dilampirkan dengan yang Asli, apakah kita harus memilih Claim ke salah satu Pihak Asuransi saja atau bisa keduanya, tolong penjelasan dan share utk kami, Trims atas informasinya..

  • fanny mengatakan:

    malam,mau tanya kalau kita dipecat karna suatu hal dari perusahaan,,apa masih bisa di ambil dana jamsostek kita?terima kasih

  • rudi mengatakan:

    mau nanya misalkan saya sudah berhrnti dari perusahaan lama,untuk kartu jamsosteknya tidak hangus kan ?

  • aangkunaepi mengatakan:

    aslkm.saya mau tanya,tanggal lahir di kartu bpjs sama ktp beda,apakah nanti jadi masalahh?ketika saya berobat,terimakasiih

  • nurdhin84 mengatakan:

    mau tanya syarat untuk daftar jamsostek TK LHK apa saja ya
    terimakasih
    daftar sendiri apa saya syaratnya
    kalo pake wadah/kelompok apa syaratnya

  • benny b ilmi mengatakan:

    Saya mau ajukan klaim jht, saya sudah jadi peserta jamsostek sejak bln april 2009, dan saya resign dari tempat kerja april juga tgl 25 april 2014, setelah datang ke jamsostek dengan persyaratan komplit dan asli juga copy ternyata masih belum bisa klaim jht. Kata pihak jamsostek keanggotaan saya masih aktif, padahal jelas tertera direkom pada bulan mei 2014 premi sudah tidak terbayar, mohon bantuan infonya, trim

  • benny b ilmi mengatakan:

    Oh ya ada yang lupa, jelasnya keanggotaan jamsostek saya bulan april 2009, saya resign 25 april 2014, mei 2014 premi tidak terbayar dari perusahaan ke jamsostek, 5 juni 2014 saya klaim JHT. Alhasil masih belum bisa, katanya masih aktif keanggotaan

  • muji mengatakan:

    assmlkuum
    mau nanya ni pak..,dlu saya kerja dsuatu perusahaan,tp karna ada masalah keluarga saya keluar tanpa pamit ke perusahaan saya,sehingga saya tdk punya surat keterangan berhenti kerja.
    kalau saya mau klaim jht tp surat keterangan berhenti kerjadari perusahaan tdak ada apa bisa dgunakan untuk mengambil jht,karna saya tinggal di solo sedangkan perusahaan saya dulu ada di jakarta.
    mohon saran dan informasinya,trimakasih,

    • Mapays Expert mengatakan:

      walaikumsalam…
      bikin surat keterangan kehilangan kepolisian dengan membawa bukti Kartu Jamsostek dan slip gaji .

      jika pertanyaan berlanjut, mohon menghubungi Call Center BPJS Ketenagakerjaan 500910, online 24 jam. tarif telepon lokal.

      sekian dan terima kasih,
      semoga membantu.

      • Mapays Expert mengatakan:

        Assalamualaikum Wr. Wb

        Kepada semua pengunjung blog Mapays.Wordpress.Com yang budiman,

        mulai hari ini , Selasa 22 Juli 2014 , admin mapays.wordpress.com sudah tidak lagi melayani pertanyaan mengenai Jamsostek maupun BPJS ketenagakerjaan karena kesibukan aktivitas, dan tidak sempat menjawab pertanyaan yang lama berlarut-larut.

        untuk itu,

        pada pengunjung yang budiman bisa meminta informasi resmi / mengajukan pertanyaan melalui ::

        WEBSITE ::: http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/

        CONTACT CENTER : 500910 ( Online 24jam, tarif pulsa lokal)

        FACEBOOK FANSPAGE : https://www.facebook.com/BPJSTKinfo

        TWITTER : https://twitter.com/bpjstkinfo

        atau mengunjungi Kantor Cabang Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

        mohon maaf atas kekeliruan dan salah-salah kata dari saya, selaku admin manusia biasa.

        Minal Aidzin Wal Faidzin,

        Maaf Lahir Bathin,,

        salam Hormat,

        Mardi Kurnianto

  • riki kusnandar mengatakan:

    nma sya riki,bkerja di pt binder indonesia.sya mngalami kcelakan krj hngga jari sya hilang tpi sudah 3 blan blm da informasi dr jmsostek.sya hrus gmna pak.

    • Mapays Expert mengatakan:

      sudah lapor ke HRD atau belum?

      saran saya, Pak RIki tanyakan ke HRD,
      kalo tidak ada jawaban dari HRD perusahaan bapak,
      maka bapak bisa langsung data ke Kantor BPJS ketenagakerjaan terdekat.
      dengan membawa KPJ dan surat keterangan Kecelakaan kerja.

      biaya santunan kecelakaan kerja cacat total tetap adalah 56x Gaji bapak yg dilaporkan.

      jika pertanyaan berlanjut, mohon menghubungi Call Center BPJS Ketenagakerjaan 500910, online 24 jam. tarif telepon lokal.

      sekian dan terima kasih,
      semoga membantu.

      • Mapays Expert mengatakan:

        Assalamualaikum Wr. Wb

        Kepada semua pengunjung blog Mapays.Wordpress.Com yang budiman,

        mulai hari ini , Selasa 22 Juli 2014 , admin mapays.wordpress.com sudah tidak lagi melayani pertanyaan mengenai Jamsostek maupun BPJS ketenagakerjaan karena kesibukan aktivitas, dan tidak sempat menjawab pertanyaan yang lama berlarut-larut.

        untuk itu,

        pada pengunjung yang budiman bisa meminta informasi resmi / mengajukan pertanyaan melalui ::

        WEBSITE ::: http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/

        CONTACT CENTER : 500910 ( Online 24jam, tarif pulsa lokal)

        FACEBOOK FANSPAGE : https://www.facebook.com/BPJSTKinfo

        TWITTER : https://twitter.com/bpjstkinfo

        atau mengunjungi Kantor Cabang Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

        mohon maaf atas kekeliruan dan salah-salah kata dari saya, selaku admin manusia biasa.

        Minal Aidzin Wal Faidzin,

        Maaf Lahir Bathin,,

        salam Hormat,

        Mardi Kurnianto

  • toni setiawan mengatakan:

    malam pak.
    mohon maaf sebelumnya.
    saya mohon bantuan atas permasalahan saya.
    saya berkerja di PT.A dengan saldo terakhir 15juta.kemudian perusahaan PT.A tersebut membentuk anak usaha namanya PT.B kemudian tahun berikutnya saya menerima slip jamsotek dengan nama perusahaa baru (PT.B) dengan jumlah saldo hanya 2juta.saya pernah menanyakan kepada HRD tempat sya berkerja itu tidak masalah karena perusahaan saya masih satu induk dengan PT.A dan saldo saya sewaktu di PT.A tidak hilang.
    sekarang saya sudah keluar dari perusahaan tersebut dan akan mencairkan dana saya.iseng iseng saya cek saldo saya mealui online website jamsostek,diisitu tertera perusahaan terakhir (PT.B) dan saldo hanya 2juta.kemana saldo saya di PT.A yang belum pernah saya cairkan.
    mohon sekali bapak dapat memberikan penjelasan.
    dan apa bila tidak merepotkan mohon selain dibalas disini tapi juga mohon dikirim ke email saya toni858@gmail.com.
    terima kasih.salam

    • Mapays Expert mengatakan:

      pagi,
      saldo bapak tidak hilang,
      bapak dapat KPJ baru atau pakai KPJ di PT A?

      jika menggunakan kartu KPJ lama, berarti saldo bapak di PT A belum tergabung.

      itu akan tetap dikembangkan,
      tidak akan hilang, susut, atau berkurang.

      besok jika akan diklaim , maka akan keluar semua saldo di PT B maupun di PT A yg belum tergabung.

      jika pertanyaan berlanjut, mohon menghubungi Call Center BPJS Ketenagakerjaan 500910, online 24 jam. tarif telepon lokal.

      sekian dan terima kasih,
      semoga membantu.

      • Mapays Expert mengatakan:

        Assalamualaikum Wr. Wb

        Kepada semua pengunjung blog Mapays.Wordpress.Com yang budiman,

        mulai hari ini , Selasa 22 Juli 2014 , admin mapays.wordpress.com sudah tidak lagi melayani pertanyaan mengenai Jamsostek maupun BPJS ketenagakerjaan karena kesibukan aktivitas, dan tidak sempat menjawab pertanyaan yang lama berlarut-larut.

        untuk itu,

        pada pengunjung yang budiman bisa meminta informasi resmi / mengajukan pertanyaan melalui ::

        WEBSITE ::: http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/

        CONTACT CENTER : 500910 ( Online 24jam, tarif pulsa lokal)

        FACEBOOK FANSPAGE : https://www.facebook.com/BPJSTKinfo

        TWITTER : https://twitter.com/bpjstkinfo

        atau mengunjungi Kantor Cabang Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

        mohon maaf atas kekeliruan dan salah-salah kata dari saya, selaku admin manusia biasa.

        Minal Aidzin Wal Faidzin,

        Maaf Lahir Bathin,,

        salam Hormat,

        Mardi Kurnianto

    • Mapays Expert mengatakan:

      Assalamualaikum Wr. Wb

      Kepada semua pengunjung blog Mapays.Wordpress.Com yang budiman,

      mulai hari ini , Selasa 22 Juli 2014 , admin mapays.wordpress.com sudah tidak lagi melayani pertanyaan mengenai Jamsostek maupun BPJS ketenagakerjaan karena kesibukan aktivitas, dan tidak sempat menjawab pertanyaan yang lama berlarut-larut.

      untuk itu,

      pada pengunjung yang budiman bisa meminta informasi resmi / mengajukan pertanyaan melalui ::

      WEBSITE ::: http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/

      CONTACT CENTER : 500910 ( Online 24jam, tarif pulsa lokal)

      FACEBOOK FANSPAGE : https://www.facebook.com/BPJSTKinfo

      TWITTER : https://twitter.com/bpjstkinfo

      atau mengunjungi Kantor Cabang Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

      mohon maaf atas kekeliruan dan salah-salah kata dari saya, selaku admin manusia biasa.

      Minal Aidzin Wal Faidzin,

      Maaf Lahir Bathin,,

      salam Hormat,

      Mardi Kurnianto

  • riyan natolis mengatakan:

    malam pak.,. rencana mau pakai ambil perumahan kpr dan memakai dp dri jamsostek.apakah setelah lunas dri pembayaran kredit rumah dan jamsostek saya masih bisa mengkleim dari jamsostek nya

    • Mapays Expert mengatakan:

      pagi,
      bisa pak.
      saldo JHT Jamsostek yg dulu pernah ada tidak berkurang.
      itu dana PUMP adalah dana kesejahteraan utk peserta jamsostek (bpjs ketenagakerjaan).

      jika pertanyaan berlanjut, mohon menghubungi Call Center BPJS Ketenagakerjaan 500910, online 24 jam. tarif telepon lokal.

      sekian dan terima kasih,
      semoga membantu.