Apakah itu Jamsostek?
Jamsostek atau Jaminan Sosial Tenaga Kerja adalah suatu perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian dari penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja berupa kecelakaan kerja, sakit, hamil, bersalin, hari tua dan meninggal dunia (pasal 1 angka 1 UU No 3 tahun 1992).

Siapakah yang berhak untuk mendapatkan Jamsostek?
Hal ini sudah dijawab dalam Pasal 3 angka 2 UU No. 3 tahun 1992, pasal ini menyebutkan bahwa “Setiap Tenaga Kerja berhak atas Jaminan Sosial Tenaga Kerja”.

Tenaga kerja yang bagaimana yang berhak atas JAMSOSTEK, Apakah semua tenaga kerja atau ada kualifikasi dari tenaga kerja yang berhak mendapatkan JAMSOSTEK?
Berdasarkan Pasal 1 angka 3 UU No.3 tahun 1992 yang dimaksud dengan tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu menghasilkan pekerjaan baik di dalam maupun diluar hubungan kerja, guna menghasilkan jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dapat kita tarik kesimpulan bahwa kita sebagai tenaga kerja/pekerja berhak mendapatkan perlindungan JAMSOSTEK, lalu siapa yang mempunyai kewajiban memberikan perlindungan JAMSOSTEK?
Dalam Pasal 4 UU No.3 tahun 1992 disebutkan bahwa Program JAMSOSTEK wajib dilakukan oleh setiap perusahaan bagi tenaga kerja yang melakukan pekerjaan di dalam hubungan kerja.

Apakah setiap perusahaan wajib mengikuti JAMSOSTEK?
PP No. 14 tahun 1993 menyebutkan syarat-syarat bagi perusahaan untuk menyelenggarakan JAMSOSTEK, yaitu :
(i)bagi perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 10 orang atau lebih; atau (ii) membayar upah paling sedikit Rp 1.000.000,- (satu juta Rupiah) per bulan WAJIB mengikutsertakan tenaga kerjanya ke dalam program JAMSOSTEK.

Apakah anda sudah mengikuti program JAMSOSTEK?
Apakah perusahaan anda termasuk Perusahaan yang wajib mengikutkan pekerjanya program JAMSOSTEK?
Sudah saatnya bagi kita untuk memperjuangkan apa yang menjadi HAK kita.

About these ads
Komentar
  1. Nitta mengatakan:

    JAMSOSTEK KEREN<<:)

  2. Dwi Handoko mengatakan:

    Apakah guru swasta di bawah naungan sebuah yayasan dapat menjadi peserta JAMSOSTEK? Mohon informasi. Terima kasih.

  3. mapays mengatakan:

    terima kasih atas apresiasinya,,

    Berdasarkan Pasal 1 angka 3 UU No.3 tahun 1992 yang dimaksud dengan tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu menghasilkan pekerjaan baik di dalam maupun diluar hubungan kerja, guna menghasilkan jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
    Guru swasta juga termasuk tenaga kerja yg menghasilkan jasa. sehingga wajib ikut serta dalam program jamosostek.
    Program Jamsostek bersifat wajib, milik pemerintah sesuai dengan UU ketenagakerjaan. sehingga semua tenaga kerja selain PNS, TNI, POLRI, ABRI harus ikut program Jamsostek.

    sekian atas penjelasan saya,
    apabila ada pertanyaan lagi, mohon di sampaikan.
    terima kasih

  4. mirza mengatakan:

    q udah 6thn kerja sbgai karyawan kontrak,tp sampe saat ini harapan jd karyawan tetap jauh dr harapan,yg paling parah,smw karyawan kontrak ga dikutsertakan dlm program jamsostek.trus kami mesti gmn?

  5. Mapays Expert mengatakan:

    yang pertama yang perlu anda lakukan adalah :datang ke kantor Jamsostek terdekat, meminta agar jamsostek melakukan sosialisasi di perusahaan tempat bapak bekerja.
    minta tolong agar bapak dan teman2 di perjuangkan utk memperoleh hak perlindungan Jamsostek.

  6. reni mengatakan:

    Saya mau tnya..misalnya saya melahirkan &tanpa di duga terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada persalinan tsb & mmbutuhkan Dana di luar batas keuangan saya!!saya punya jamsostek!apakah jamsostek bisa membantu????? Mhon jawaban untuk kejelasannya!!!

  7. Mapays Expert mengatakan:

    saya perlu tahu dulu, kartu jamsostek yg ibu pegang itu kartu KPJ atau KPK?
    kalo ibu hanya punya kartu KPJ kemungkinan kesehatan di tanggung oleh perusahaan tempat ibu / suami ibu bekerja.

    apabila ibu mempunyai kartu KPK/kesehatan jamsostek, maka sebagai berikut penjelasan saya:

    untuk klaim persalinan Normal maksimal 500ribu, utk cesar 100% di tanggung sesuai indikasi medis dan berkas klaim telah diverifikasi oleh petugas JPK.

    utk persalinan yg mempunyai dampak seperti yg ibu ceritakan, itu masuk kedalam kategori emergency.
    biaya klaim disesuaikan dengan standar program JPK.
    krn ada obat2an di luar standart JPK yg tidak ditanggung.
    saran saya, lakukan sesuai prosedur yg ada.
    terima kasih

  8. santi wulanndari mengatakan:

    saya memiliki usaha rumahan warnet dan bimbel dengan beberapa guru les, apakah saya bisa ikut jamsostek? bagaimana syaratnya, selain izin?

    berharap sekali bisa ikut jamsosotek, krn sblumnya saya sudah terdaftar sbgai peserta jamsostek di salah satu tempat kursus.

  9. Mapays Expert mengatakan:

    di jamsostek terdapat 2 program,
    program khusus dan program paket.

    program khusus pesertanya yaitu tenaga kerja lepas, harian, atau kontrak. misal : perseorangan, tenaga harian, dll.
    program paket pesertanya yaitu tenaga kerja yg bekerja pada satu badan hukum tertentu, misal cv, pt, perum, yayasan, dll.

    kalo ibu mendaftar saja di program paket,
    syaratnya : copykan SIUP, atau SITU, copy npwp, copy KTP pimpinan.

    kemudian, nanti masing2 tenaga kerja mengisi Formulir pendaftaran TK.

    saran saya: ibu telepon saja ke kantor jamsostek terdekat dan minta kepada petugas jamsostek agar dapat melakukan sosialisasi kpd perusahaan ibu.
    itu gratis ibu, tidak di pungut biaya sedikitpun.

    salam.

    • santi mengatakan:

      maaf mas, sya dan teman2 yg hanya guru freelance apakah bisa mendftar program khusus perorangan? bgmn cra n premi nya?

      • Mapays Expert mengatakan:

        bisa bu,

        saran saya ibu datang ke kantor jamsostek saja, atau via telp saja.
        tentang premi dan manfaatnya biar di jelaskan langsung sama petugas AO jamsostek.

        premi Program khusus/tenaga kerja:
        Kecelakaan kerja : 1% x upah
        kematian : 0,3% x upah
        Hari Tua : 2% x upah
        kesehatan :
        lajang : 30ribu
        menikah:60ribu

        jadi ada 4 program, tinggal ibu tambahkan saja berapa iuranya.
        utk manfaatnya sama dengan program paket.

        saya sarankan ibu datang langsung ke kantor jamsostek,
        konsultasi dengan saya seputar penjelasan singkat.
        terima kasih banyak telah berkunjung.

        • santi mengatakan:

          mas saya sudah ke Jamsostek cabang bogor dan katanya harus ke Gatot Subroto karena saya terdaftar disana untuk pergantian status menikah,(saya sudah keluar dari tempat kerja) saya sudah menghubungi petugas Jamsostek tidak begitu mendapat penjelasan yang detail, dia hanya meminta saya membayar premi dulu tanpa menjelaskan ttg pergantian kartu saya. jamsostek saya preminya 145.000 single, sudah 3 bulan tidak dibayar dan sudah 5 bulan sejak saya masih bekerja belum ada proses kartu baru padahal saya sudah menyerahkan prsyaratannya (akte nikah, ktp, foto suami istri),
          JPK saya yang bisa untuk pinjaman rumah, tabungan hari tua dan pmliharaan ksehatan dan asuransi jiwa. menurut mas apakah saya membuat jamsostek baru saja atau megurus perpindahan?
          lalu kalau saya buat program khusus perorangan apa saja yang saya dapat? dan berpa lama kartu saya jadi dan dapat digunakan?
          trimaksih banyak mas dan maaf merepotkan karena saya sangat bingung. ;-(

  10. Mapays Expert mengatakan:

    sudah menyerahkan persyaratan tapi belum bayar premi iuran, sampai kapanpun tidak akan tercetak kartunya.
    contoh : ibu membuat buku tabungan Mandiri/bca, syarat udah diserahkan tapi belum bayar?

    jika ibu sudah serahkan syarat2nya, kemudian ibu bayar iuranya sesuai dengan jumlah tagihanya. maksimal 1 minggu kartu ibu sudah tercetak.dan siap digunakan.

    Kartu Jamsostek bersifat Unique, maksudnya nomor/kartu Jamsostek tidak ada yg sama seluruh indonesia.
    kartu jamsostek hanya bisa aktif satu kali tempo di satu tempat.
    jadi bila kartu tersebut aktif dikantor cabang A, tidak bisa aktif ditempat B sebelum dikantor cabang A di nonaktifkan terlebih dahulu.
    jadi kalo ibu mau menggunakan kartu yg sama (yg terdaftar di Gatsu) yg mau ibu aktifkan di Bogor, maka kartu yg terdaftar di Gatsu harus Non-aktif dahulu. ibu keluar kepesertaan Gatsu.

    kemudian mendaftar kembali di cabang bogor dengan kartu yang sama, utk menyambung saldo yang sudah ada di gatsu.

    untuk manfaat program perorangan dengan program paket sama saja, tidak ada yg beda.
    utnuk manfaaatnya sudah saya tulis dan saya sertakan di tulisan dan komentar saya sebelumnya. (mohon dibaca baca terlebih dahulu).

    trims

    • santi mengatakan:

      terimaksih mas atas perhatiannya, karena hanya guru freelance petugasnya seelalu menunda2 memproses sejak saya masih bekerja hingga sekarang sudah keluar dan petugasnya pun sudah meninggal jadi rumit ngurusnya kecuali harus ke gatsu, mungkin saya akan membuat baru saja di cabang Bogor atau Cileungsi program JPK perorangan. bagaimana menurut mas?
      mas bilang maksimal 1 minggu dan sudah bisa digunakan? walaupun nanti saya melahirkan?

      salam..

      • Mapays Expert mengatakan:

        maaf, mbak santi kalo bertanya jangan muter2, pertanyaan anda sudah saya jawab di sesion :
        “kutipan-tanya-jawab-peserta-jamsostek”..
        kalo disini sesion :”apakah-itu-jamsostek”

        mohon ibu baca lagi, dan bertanya ibu jangan pindah2 kamar.
        supaya saya dan ibu tidak bingung.

        terima kasih